Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ivana tidak menyangka, di hari ulang tahunnya, putranya akan memberinya kue kastanye yang membuatnya mengalami reaksi alergi yang fatal. Dalam keadaan linglung, dia mendengar teguran keras Jordi. "Marco, apa kamu nggak tahu ibumu alergi kastanye?" Suara Marco terdengar begitu jelas. "Aku tahu, tapi aku ingin Tante Greta jadi ibuku." "Ayah jelas-jelas juga berpikir seperti itu, 'kan?" "Meski aku…" Rasa sesak seketika menyergap dada Ivana. Dia sudah tidak mendengar jelas jawaban Jordi lagi. Satu detik sebelum dia kehilangan kesadaran sepenuhnya... Ivana hanya punya satu pemikiran. Jika dia masih bisa bangun, dia tidak ingin menjadi istri Jordi atau ibunya Marco lagi.
Cerita Pendek · Romansa
13.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Inggit seorang wanita miskin yang menikah dengan laki-laki untuk memperbaiki kehidupannya. Namun, Inggit justru menikah dengan pria yang salah, dia dianggap sebagai pembantu oleh suami dan mertuanya, bahkan ia diajak pindah ke Jakarta agar tidak bisa lagi bertemu dengan orang tuanya. Terlebih pernikahannya yang menginjak usia lima tahun tak kunjung dikaruniai seorang anak. Alasan inilah yang membuat Inggit diremehkan oleh suami dan mertuanya. 'Ternyata dunia itu cepat sekali berputarnya. Perasaan baru kemarin dada ini sesak dihina olehnya. Kini dia, sudah berada di posisi itu. Apa aku berbalik mencemoohnya bahkan menghardiknya? Tentu tidak. Aku akan mempermainkan hatinya, memporak-porandakan dan mempermalukannya terlebih dahulu. Anggap saja, aku angkat kamu tinggi-tinggi, lalu aku banting dari atas sana,' batin Inggit saat nasibnya telah berubah.
Rumah Tangga
1084.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Ruang tamu rumah itu terasa begitu luas, namun entah mengapa udara di sekitarnya terasa menyempit, menekan paru-paruku. Malam ini adalah awal kehidupan baruku bersama Ibu di rumah suami barunya. "Bella, ayo, jangan malu-malu. Mulai sekarang kita adalah keluarga," ucap Ibu dengan senyum merekah, menarik tanganku agar lebih mendekat. Di hadapanku berdiri dua sosok pria yang kini menjadi bagian dari hidup kami. Arthur, ayah tiriku, duduk dengan wibawa yang mengintimidasi. Usianya memang sudah menyentuh kepala lima, tapi aura maskulinnya justru semakin pekat. Tubuhnya gagah, terbalut kemeja yang sedikit ketat di bagian dada, dan brewok tipis di dagunya memberikan kesan tegas yang sulit diabaikan. Namun, bukan dia yang membuat bulu kuduku meremang. Melainkan sosok yang berdiri di sampingnya. Leonard, atau kerap dipanggil Leo. Abang tiriku. "Halo, Bella," sapanya. Suaranya berat, rendah, dan memiliki getaran yang membuat perutku terasa aneh. Leo mewarisi postur gagah ayahnya, namun dengan vitalitas masa muda yang meledak-ledak. Kaos hitam polos yang ia kenakan menempel pas di tubuhnya, mencetak jelas otot-otot dada dan lengannya yang atletis. Sepertinya tidak ada satu inci pun lemak di tubuh itu, hanya otot keras yang siap menerkam. Saat aku mengangkat wajah untuk membalas sapanya, aku menangkap basah tatapannya. Mata itu... tidak sedang menatap wajahku. Mata tajam itu sedang menelusuri lekuk tubuhku, berhenti cukup lama di area dadaku, seolah tatapannya bisa menembus kain blus yang kukenakan. Tatapan itu bukan tatapan seorang kakak, melainkan tatapan seorang pria yang sedang menilai mangsanya.
Young Adult
69 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
2'20

2'20

Kamelzy
Mereka sudah menunjukkan tandanya sejak satu bulan yang lalu. Pemerintah takkan pernah acuh, tak pernah ada yang percaya akan mitos murahan itu. Satu-dua orang takkan cukup untuk mendengungkan sesuatu yang sudah dianggap mati. Hari itu ... Kamis, 20 Februari 2020. Sebuah bencana yang seharusnya tak pernah menginjakkan kaki ke dataran itu akhirnya terjadi. Langit mendadak tak lagi menampakkan birunya, polusi tak bisa lagi mengalahkan awan hitam yang menutupi langit Jakarta. Suara kelakson kendaraan yang saling sahut tak lagi terdengar, udara yang terasa sesak kini tergantikan dengan angin kencang yang membentuk pusaran besar, bercampur petir, bercampur dengan guntur yang menggelegar. Tornado itu ... akhirnya datang juga. Pembuka gerbang dari dunia yang telah lama mati.
Thriller
1011.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
GADIS NAKAL ITU MILIKKU!

GADIS NAKAL ITU MILIKKU!

Content Warning 21++ Kedua lutut Grace terasa lemas, dia pun jatuh berlutut. Tak pernah disangka, dia akan dipermalukan seperti saat ini, tak ada lagi kata-kata konyol, makian, atau ketololan yang biasa Grace lakukan terhadap Edward. Edward berlutut di belakang Grace, kedua tangannya memegang bahu Grace, “Berbaliklah, lihat aku,” ujar Edward, nada suaranya melemah. Grace berbalik, kedua matanya benar-benar sudah merah. Entah mengapa kondisi saat itu berbeda dengan pertama kali dia bertemu Edward, tak ada perasaan malu atau terhina seperti yang dirasakannya sekarang. "Kau sudah puas?” Edward tak banyak bicara, menarik tubuh Grace ke dalam dekapannya, "Maafkan aku, maaf ... kumohon.” "Kenapa?” "Sssht ... diamlah, biarkan aku memelukmu, bukan seperti ini yang kuinginkan, kenapa kau selalu membuatku kesal dengan semua tingkah lakumu?!” "Kau tak menginginkannya, Ed?” "Apa maksudmu?” Edward memejamkan kedua matanya, menarik kepala dan mencium kening Grace. "Tidak, bukan ini yang aku mau, aku terbawa emosi. Grace, entah kenapa setiap aku melihat Kevin menyentuhmu, dadaku terasa sesak, dan kau membuatnya semakin parah. Aku tak mengerti perasaan apa ini.”
Romansa
1056.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bukan Sang Pewaris

Bukan Sang Pewaris

Leon tak perlu mengerahkan kekuatannya untuk menarik tubuh Aleta ke pangkuannya. Selain karena tubuh gadis itu begitu mungil dan ringan, kedua kaki yang lumpuh itu tak bisa diandalkan untuk memberontak. "Kau bilang tak akan tertarik dengan gadis cacat sepertiku." Aleta menahan kedua tangannya di depan dada Leon. Mencegah wajah pria itu semakin dekat. Bahkan dengan jarak hanya beberapa senti saja, napas berat pria itu terasa begitu jelas menerpa wajahnya. Ujung bibir Leon membentuk seringai tajam. Satu tangan di punggung Aleta bergerak menurunkan resleting baji gadis itu. "Tapi aku belum pernah menyicipi gadiz cacat."
Romansa
104.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kembalinya Duchess Muda

Kembalinya Duchess Muda

Iris lavender itu menatap penuh kecewa. Hati yang sakit seolah diiris belati. Air mata berjatuhan sebagai upaya terakhir penolakan. Meski begitu, pemandangan di depan mata tak berubah sedikitpun. “Kenapa?” kata terakhir sebelum kelopak mata tertutup. Pengkhianatan. Tindakan tercela yang membuat orang-orang jatuh ke lembah penuh dendam. Sebagai orang yang pernah mengalaminya, Kalista tak meragukan kebencian yang diakibatkan oleh sebuah pengkhianatan. Kematian yang datang menjadi akhir. Pertanda dendam di hati tak dapat di balaskan. Namun tidak disangka, kesempatan kedua datang begitu saja. Membuat gejolak di dada terasa gelisah. “Pengkhianat?” “Mari kita lihat, siapa yang kali ini akan menang."
Fantasi
105.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kami Bukan Romeo dan Juliet

Kami Bukan Romeo dan Juliet

Wuri Masruroh
Bagaimana perasaanmu saat mengetahui bahwa selama ini kamu menjalin kasih dengan saudara tirimu sendiri? Walaupun sedikit membuat dada sesak, namun hal tersebut tak membuat Ayu patah semangat untuk bertahan. Kehancuran rumah tangga orang tua Ayu dipicu oleh kehadiran orang ketiga, yaitu ibu Kevin, ibu dari laki-laki yang sangat ia cintai. Hubungan mereka tak direstui oleh ibu mereka yang saling bermusuhan karena masa lalu. Hal tersebut diperparah dengan status mereka sebagai saudara tiri. Namun, itu semua tak membuat Kevin dan Ayu menyerah untuk mempertahankan hubungannya. Mereka pun tak peduli dengan masa lalu orang tua mereka. Lantas, apakah kekuatan cinta Kevin dan Ayu mampu menaklukkan segala rintangan yang ada? Kisah cinta dua sejoli dengan segala kerumitannya tersebut akan dikupas di sini. Novel ini menggambarkan bahwa samudra terluas di dunia pun tak akan mampu memisahkan dua insan yang telah digariskan oleh Tuhan.
Romansa
102.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Surgaku Yang Hilang

Surgaku Yang Hilang

Kebahagiaan yang tujuh tahun ini selalu mengitari dirinya kini telah sirna dalam sekejap mata. Sosok yang selama ini ia banggakan dan agungkan telah menancapkan duri tajam. Menusuk relung hati hatinya yang paling dalam. “Kenapa Mas tega melakukan ini padaku? Apa salah ku, Mas? Apa?!” pertanyaan beruntun keluar dari perempuan beranak satu sembari terisak-isak dalam tangisnya. Jilbab navy menjulur ke dadanya kini telah basah. Ia berusaha mengusap kedua pipinya karena air mata yang terus mengalir deras tanpa henti. Kehidupannya kini terasa begitu suram. Dadanya sangat sesak, matanya sembab dengan lutut yang sudah bergetar hebat hingga tak mampu lagi untuk menopang badannya. Apa perempuan itu masih bisa mengulas senyuman di bibirnya setelah sang suami merenggut segala kemanisan yang selama ini telah mereka bina?
Rumah Tangga
1037.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Perjalanan Cinta dan Harapan

Perjalanan Cinta dan Harapan

Hari pertama sekolah selalu penuh tanda tanya, apakah akan menyenangkan, membosankan, atau justru penuh kejutan? Bagi El dan Tiara, hari pertama MPLS bukan hanya tentang mengenal sekolah baru, guru baru, atau teman baru. Tapi tentang pertemuan yang terasa... berbeda. Dari obrolan ringan di kantin yang penuh sesak, ice cream rasa stroberi yang tak terduga, hingga pulang bersama naik bus kota, semua terasa sederhana. Tapi dalam kesederhanaan itu, ada percikan hangat yang belum bisa mereka definisikan. Apakah ini hanya pertemanan? Atau benih sesuatu yang lebih? Di antara kelas-kelas baru, peraturan sekolah, dan perasaan canggung, El dan Tiara menjalani hari demi hari dengan obrolan yang makin dalam, namun tetap mencoba tetap dalam "jalur pertemanan". Karena kadang, cerita paling manis justru dimulai dari hal-hal paling sederhana.
Romansa
188 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1920212223
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status