PEMBANTU YANG DIPAKSA MENIKAHIKU ITU TERNYATA....
“Terima kasih, kalian selalu bisa mengerti keinginanku. Entah kalau tanpa kalian, aku tidak tahu hidupku akan seperti apa. Aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikan yang sudah kalian lakukan padaku. Bahkan, aku mungkin tidak bisa menggantikan kebaikan kalian dengan apa pun di dunia ini. Terima kasih.”
Rasa haru menyeruak di dalam hati. Air mata pun luruh lagi ke pipi.
“Sayang, kami melakukan semuanya untukmu bukan meminta diganti. Kami tulus menyayangimu, Sayang. Kamu orang baik, mana mungkin kami akan jahat padamu. Apalagi, sekarang kamu istriku dan menjadi bagian dari keluarga kami. Kamu harus bahagia, Sayang.”