Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Dalam Novel

Terjebak Dalam Novel

Seorang perempuan tertidur di atas kursi goyang, yang dikelilingi oleh deretan pot bunga yang tertata rapi. Aroma tanah basah dan wangi kelopak memenuhi udara di sekitarnya. Sebuah majalah menutupi wajahnya, yang sebelumnya sempat dia buka dan baca sebelum akhirnya tertidur tanpa sadar. "Untuk bunga lilynya perlu kita warnai? Kelihatannya terlalu polos kalau tetap putih, apalagi untuk edisi hari valentine."
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Dia merasa tak perlu membuka forum, karena mama sudah memberitahukan secara langsung. Dirinya mulai terlelap. Bunga tidur menghantarkannya kembali pada mimpi yang sama seperti kemarin. Berbeda dengan kemarin yang wajahnya samar, wajah sosok lelaki misterius kini tampak jelas terlihat. Yara yang menyadarinya pun segera membuka matanya secara paksa. Napasnya berderu tidak beraturan, keringat memenuhi wajahnya. Dia mengusap wajahnya berulang kali, "I-ini ... Gak mungkin!"
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Spring Roam Sepasang manik itu menatap, pada bunga, pada makhluk Begitu cantik, begitu indah Kelopak warna-warni yang dibentuk sempurna menyerupai wajah Daun yang meliuk lembut selembut gerakan Sedikit juga tidak membuat penat, terlalu indah Aroma menyebar, semerbak Memenuhi luas padang rumput dengan bunganya Gadis yang seperti bunga, terlalu elok untuk dilewatkan Apa dengan kata? Tidak dengan kata? Semesta mengetahuinya, namun pasang mata hanya tahu ia merampasnya Ia rampas cahaya dari bumi Ia rampas hangat dari api Ia rampas kehidupan dari dewi Turun, tenggelam, menghilang Teriakan pecah, gaduh hingga gersang Dimana dewi?
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Di sepanjang jalan, dia mendengar kekaguman orang-orang saat melihat kembang api. "Ada orang yang khusus memesan kembang api ini, ya? Semuanya ada huruf yang sama muncul." "Benar! Ada huruf S di dalam lambang hati. Ada huruf S di bawah kata LOVE, huruf S itu pasti inisial nama seorang gadis!" "Siapa gadis yang beruntung itu? Pacarnya baik sekali mempersiapkan pertunjukan kembang api seperti ini."
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 66 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Broken Flower

Broken Flower

Kening gadis itu berkerut ketika ia melihat merah pada kelopak bunga itu seakan meleleh dan jatuh pada daun sebelum meluncur hingga akhirnya meresap dalam tanah. Apa itu? Tanpa sadar ia mengedipkan matanya berkali-kali kemudian berjalan mendekat untuk memastikan. Dan saat menyentuh kelopak marun itu, yang dia rasakan justru cairan kental hangat yang menyisakan jejak merah pekat di jemari lentiknya. Bau amis mulai menguar di indra menciumannya, lalu spontan ketakutan menyergap.
1011.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 415 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

batin Flower. "Ya maaf kalo lama, abis gimana dong? Mules, aku tuh." Flower tepuk-tepuk pelan paha Jhon seperti sedang empok-empok pantat bayi. "Aku tuh seneng ciumin kamu enak wangi badannya, pake parfum apa sih?" Jhon mencium leher Flower, menghirup dalam-dalam dan memejamkan matanya. "Aku pake Bulgari rose essential, parfum kebangsaan! Aku suka bunga mawar dan wanginya enak banget, waktu sekolah pake parfum Puteri yang mawar juga." terang Flower dengan percaya dirinya.
104.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 180 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Mr. Fragrant and Me

Mr. Fragrant and Me

Ujar seorang panitia perempuan yang tengah berdiri sembari tertawa– diikuti oleh mahasiswa lain. Bibir Kala mencebik, ia menendang pelan kerikil yang ada di depan sepatunya sembari menggerutu pelan. Hari pertama ospek seharusnya seru jika saja ia tidak mempermalukan diri sendiri. Kala masih saja menendang – nendang kerikil sampai akhirnya sebuah suara serta aroma wangi dari seseorang memecah lamunannya. Bau sitrus serta teh bercampur menjadi satu membuat Kala teringat aroma seseorang yang ia kenal. Karena penasaran, Kala mendongak dan mendapati seorang lelaki tampan sedang berdiri selangkah di depannya. Mata Kala membulat sempurna, juga bibirnya yang sedikit terbuka menggumamkan sebuah nama,
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

Mas Daffi dan Friska. Mereka berdiri angkuh sambil memandang rendah ke arahku. Hei, apa-apaan si Friska? Dia itu kan cuma tamu. Ah, tapi apa yang bisa kulakukan? Aroma parfum khas feminin yang berbau vanila, bercampur dengan aroma floral seketika terhidu olehku. Penampilan Friska kali ini juga lagi-lagi mampu membuatku seakan langsung terhujam ke dalam kerak bumi. Kulit seputih pualam yang khas seperti dewi kayangan dan hidung bangir, terpahat begitu cantik di wajahnya.
1048.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Flower Travel

Flower Travel

"Cuma satu bunga aja, nanti juga tumbuh." "Jangan, Nak!" Tidak kupedulikan raungan orang tua tersebut dan aku langsung memetik bunga kutukan ini dengan rasa puas sampai tersenyum lebar. "MEGAN, STOP!" Terdengar teriakan Sherly dan aku sontak menoleh hingga melihatnya yang sedang berlari sembari membawa buku flower travel tengah terbuka. Matanya membulat, seolah sedang panik.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
Fragile Heart

Fragile Heart

Aroma jalanan, aroma bunga, aroma taman, aroma kopi, aroma … vetiver yang maskulin? Jasmine langsung membuka mata, mendapati Xavier berdiri di sampingnya. Aroma vetiver yang Jasmine hirup tadi ternyata berasal dari Xavier—sangat kuat dan kompleks. “Kau tidak lupa apa yang terjadi pada kita sebelumnya, kan?” Xavier mengingatkan. Selain dia ingin melihat bagaimana reaksi Jasmine, dia juga ingin memastikan kalau Jasmine tidak pura-pura lupa.
9.288.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang the fragrant flower blooms with dignity read
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status