Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

ujar Emi. End Sampai jumpa di DARAH SEPASANG 2. Terima kasih telah membaca novel ini sampai akhir.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as novel 21 end pdf
Read
+Library
Book 1 : INDERALAYA (Beside This World)

Book 1 : INDERALAYA (Beside This World)

“Kulonuwun." “Monggo” “Kulo Karyo Ki, tasek emut?” “Yo ileng Le wong bagus, ono opo?” “Rencang kulo, Mbah." “Ono opo?” “Begini Ki, anak saya hilang, namanya Sarah." “Sarah yo.. kok bisa nyampe sana dia?” “Ke mana Ki?!" “Dia pacaran sama jin ya, Le?" “Iya, Ki” “Loh loh.. kowe pengen sugeh ya le? Anakmu kok olehne jin?”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as novel 21 end pdf
Read
+Library
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Bagaimana bisa ia mengejar wanita yang tengah mengalami depresi hebat. Noted, Dear my lovely reader, ada kesalahan penulisan nama Bab dari Bab 211. Bab 212 terlewat. Jadi ini sebetulnya Bab 216 bukan Bab 217. Satu lagi pengumuman penting, novel ini sedang mengikuti event #merdeka menulis di Goodnovel. InsyaAllah jadwal update teratur pukul 07.30 & 17.00 dengan ketentuan panjang Bab 800-900 kata perbabnya. Terima kasih atas perhatiannya dan support dari kalian semua. Dukungan kalian sangat berarti buat Pie sebagai author. Info novel @ pie_mar2024
1042.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as novel 21 end pdf
Read
+Library
Good Novel

Good Novel

Froze me; and as the war grew older The noise of some one else's gun Left me considerably colder. When the War is over and the battle has been won I'm going to buy a barnacle and take it for a run; When the War is over and the German fleet we sink I'm going to keep a silkworm's egg and listen to it think. The Captains and the Kings depart - It may be so, but not lieutenants; Dawn after weary dawn I start The never ending round of penance; One rock amid the welter stands
7.922.4K viewsOngoingAdded to Library 603 Times as novel 21 end pdf
Read
+Library
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

kata Bu Endah menyodorkan bukunya. "Baik, Bu. Terima kasih banyak," balas Ivy tulus, menerima buku itu lalu melangkah keluar dari ruangan dosen dengan sejuta tanya yang kian menumpuk. Di dalam ruangan, Bu Endah hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan. Baginya, kehidupan kedua adalah salah satu rahasia Tuhan yang paling misterius dan sulit untuk ditebak oleh logika manusia.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as novel 21 end pdf
Read
+Library
Kembalinya Istri Sah sang CEO

Kembalinya Istri Sah sang CEO

tanya Rachel sambil tersenyum canggung. “Mama, diam-diam kemarin Michelle baca sebuah novel. Judulnya itu Diktator Yang Mencintaiku,” ujar Darren dengan wajah kesal. Ronald dan Rachel sangat terkejut dengan perkataan Darren. Apa pantas seorang anak kecil membaca buku dewasa seperti itu? Michelle menjulurkan lidahnya lalu berkata dengan nada menyesal, “Aku bukan baca novel itu. Tapi aku kan sedang belajar membaca, Mah. Belajar membaca.”
9.61.5M viewsCompletedAdded to Library 40.5K Times as novel 21 end pdf
Show Reviews (203)
Read
+Library
Yanti Sin
Thor, cepetan deh Shania itu ketauan sebenernya bukan ibu kandung darren.. jangan kelamaan, nanti kita bisa bosen nunggu nya. kan bs cari konflik lain, setelah ketauan, misalny si Rachel ragu kalo Ronald ngajak nikah. trs, Shania tetap berusaha trs utk misahin atau gagalkan pernikahan mereka, dll.
Jaya Bistara Hn
klo begini ceritanya bakal meluas konfliknya akan bertambah.seharusnya Eddy juga cari tahu siapa ibu die sendiri dgn tes DNA sama halnya di lakukan michael.secara die anak yg pinter hackers melihat Shania sebagai ibunya seperti itu seorang anak pasti bertanya mana ibu kandung sikapnya sperti itu,
Read All Reviews
DIVERGENT

DIVERGENT

ujar Reza menenangkan Arra Arra akhirnya diam, menatap wajah Reza membuatnya tidak bisa berkata apa-apa. Rasanya ia sama-sekali tidak bisa mengerti apa yang terjadi saat ini. Arra lalu mulai melangkah, dan berjalan menuju jendela. Sekarang Arra benar-benar tidak bisa berkata apa-apa. Pemandangan di depannya sekarang ini benar-benar membungkam mulutnya. Hutan luas yang membentang sepanjang penglihatan Arra, lalu di sebelah nya terdapat danau yang membuat Arra semakin takjub. Namun Arra menaikkan alis nya ketika melihat ada salju yang turun dari sebelah Utara di sebelah hutan itu. "Sebenarnya ini di mana Reza?? Mengapa rasanya ini bukan di bumi??" Ujar Arra kembali menatap lelaki yang berdiri
3.1K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as novel 21 end pdf
Read
+Library
PREV
12

Frequently Asked Questions

Gila, ending '21' menghajar perasaan aku lebih dari yang kukira—bukan karena twist besar semata, tapi karena penutupnya terasa sangat manusiawi dan berlapis.

Di bagian akhir '21', tokoh utama akhirnya menghadapi kebenaran yang selama ini dia buru: bukan sekadar rahasia masa lalu yang kelam, tapi konsekuensi pilihan-pilihan kecil yang menumpuk jadi luka. Ada adegan konfrontasi yang intens di mana dia menghadapi sosok yang selama ini dianggap musuh—tetapi yang di sana justru mengungkap alasan-alasan manusiawi di balik tindakan yang terlihat kejam. Itu momen yang bikin aku susah napas, karena penulis nggak cuma ngasih jawaban hitam-putih; mereka menaruh empati di tengah konflik. Satu karakter pendukung yang kusukai memilih buat mundur, bukan dari pengecut, tapi karena sadar dia lebih bisa menolong dengan pergi, dan itu bikin ending terasa pahit-manis.

Finalnya sendiri terasa seperti pintu yang dibuka lebar: ada resolusi untuk beberapa konflik utama—kebenaran terungkap, kekerasan yang menjerat diberi konsekuensi—tapi nasib beberapa tokoh dibiarkan samar. Penulis menyuguhkan adegan penutup yang tenang: tokoh utama duduk di tempat yang pernah penuh kenangan, memikirkan apa yang hilang dan apa yang masih bisa dibangun lagi. Ada catatan kecil tentang harapan, bukan harapan instan, melainkan harapan yang rapuh dan harus dirawat. Satu hal yang selalu kupikirkan setelah tamat adalah bagaimana penulis memberi ruang bagi pembaca untuk menebak masa depan tokoh-tokohnya—dan itu justru bikin ceritanya terus hidup di kepala setelah halaman terakhir ditutup.

Pokoknya, kalau kamu pengin jawaban singkatnya: '21' tamatnya nggak sacrificial atau muluk-muluk; dia memilih realisme emosional. Menyakitkan, tapi jujur, dan cukup berani buat nggak menutup semua lubang kenyataan. Aku masih suka merenungkan adegan terakhir tiap kali ingat betapa kecilnya keputusan yang bisa merombak hidup seseorang—dan itu bikin aku kagum sama keberanian penulis.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status