Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

kata Gu Mo, “itu adalah bagian dari formasi kuno, berfungsi untuk menopang energi pelindung di sekeliling kota. Tapi bagaimana cara kerjanya, aku tidak tahu.” “Pelindung ini menghalangi jalan,” ujar Qin Fan lagi. Saat ia berjarak sekitar satu li dari gerbang kota, lapisan cahaya berwarna-warni muncul di hadapannya. Dari jauh, ia kira itu menempel pada dinding, tapi ternyata berdiri terpisah satu li di luar. “Dan tidak ada penjaga di sini?” Qin Fan mengernyit. Tidak ada suara, tidak ada bayangan manusia, hanya keheningan yang aneh.
9.962.3K viewsOn holdAdded to Library 1.9K Times as the gate guardian
Read
+Library
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

"Pertanyaannya, bagaimana? Kita bahkan belum tahu apa makhluk itu!" Raka menatap Isvara dengan serius. "Kau bilang ingatanmu kembali... apakah kau tahu apa itu?" Isvara menatap makhluk raksasa itu dengan ekspresi tegang. "Itu... Guardian Kegelapan." Genta menelan ludah. "Guardian? Kau bercanda, kan?" Isvara menggeleng pelan. "Dia adalah penjaga tempat ini... dan hanya bisa dikendalikan oleh seseorang yang memiliki darah dari garis keturunan tertentu."
4.4K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as the gate guardian
Read
+Library
Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Terjebak Gairah Sang Bodyguard

“Ya, makanya aku kudu pakai apa?” “Gue bakal carikan buat lo!” Ghazi mengangguk, “oke. Nggak ada masalah. Masih ngambek?” “Nggak semudah itu gue luluh, ya!” tegasnya. “Oke.” Ghazi membelok pada sebuah Doorsmeer. Tempat yang sangat luas. Satu lagi gedung terbuka yang di atasnya tertutup layaknya jaring hitam. Tidak hanya itu sistim lahan itu mirip layaknya rumah Ghazi yang bisa terbuka dan tertutup. Banyak sekali mobil dan motor di sana.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as the gate guardian
Read
+Library
Sentuhan Panas Sang Bodyguard

Sentuhan Panas Sang Bodyguard

“Kamu bersumpah untuk melindungi Divya, bukan untuk memilikinya. Saya sudah memintamu sejak awal untuk menjaga jarak. Untuk tidak menyentuhnya kecuali dalam keadaan darurat. Tapi lihat dirimu sekarang—kamu bukan hanya menyentuhnya, kamu malah membiarkan dirimu terikat padanya. Kamu melanggar sumpahmu sendiri, Xavier.” Xavier menutup matanya sesaat, lalu membukanya kembali. Ia tidak menyangkal. Karena Jagar benar. “Lebih dari itu,” Jagar melanjutkan, “kamu bahkan gagal melindunginya.” Xavier mengepalkan tangannya di atas selimut putih rumah sakit. ”Divya memang selamat, tapi itu bukan karena kamu berhasil. Itu karena keberuntungan. Kamu tidak tahu musuh ada di depan matamu sendiri, Xavier.”
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 278 Times as the gate guardian
Read
+Library
Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Wu Xiang menganggap Wu Tian tidak masuk akal dengan sosok penguntit yang dirasakannya selalu mengikutinya sepanjang hutan di pulau misterius ini. "Bagaimana dengan Tian Zhi ya? Aku jadi ikut bersalah mengajakmu ke sini sehingga tidak bisa membantu Tian Zhi!" ujar Wu Tian. "Makhluk mata merah ini tidak berbahaya sepertinya. Kalau tidak dia sudah menyerang Tian Zhi. Sepertinya makhlkuk mata merah ini semacam penjaga atau biasa disebut Guardian," jelas Wu Xiang. "Apa penguntit kita ini juga Guardian ya?" ujar Wu Tian.
10121.2K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as the gate guardian
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status