Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

“Iya, Tante! Dongengnya lucu-lucu ya!” Sofia mulai bercerita: “Dahulu kala,” Sofia memulai dengan suara lembut, “ada seekor kelinci bernama Kiki. Kiki ini sangat licik… tapi juga agak ceroboh. Suatu hari, dia ingin mencuri wortel milik gajah besar bernama Gomo. Tapi… eh, Kiki lupa kalau dia memakai sepatu terlalu besar! Setiap langkahnya, ‘KREEEEK… KREEEEK…’ bunyinya keras sekali. Gomo pun bangun dan menatap Kiki sambil berkata, ‘Hei, kelinci… sepatu besar itu milik siapa?’
10152.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai the tortoise and the hare story
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Dwi Rawati
Sukaaa banget...mengalir deras...kebanting...ketendang...tersungkur dan menangis pilu. Novel yg bener" mampu menjungkirbalikkan perasaan aq, smoga lanjutnya g terlalu drama, tetap natural...lugas & logis. Good job Author, sehat & sukses sllu untukmu
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Our Story

Our Story

Sementara itu Daffa membuang napas panjang karena pembicaraan ini cukup menyebalkan. "Yang jelas kalo ngomong, Ra. Otak gue nggak secerdas Albert Einstein." "Dih, itu gue juga tau kali. Maksud gue tuh, Kebo kan gue, sedangkan Tai kan, lo. Dan tadi gue bilang, Kebo nggak suka sama Tai. Ya, artinya gue nggak suka sama lo. Bukan kebo asli yang nggak suka sama tai yang itu." Aira menjelaskan panjang lebar, dengan penuh kesabaran dia berusaha untuk tidak membanting cowok di depannya itu.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai the tortoise and the hare story
Baca
+Pustaka
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

ucap Azrael tiba-tiba. "Wah, pasti Bu Guru bangga sama kamu," puji Zevan. "Ceritanya tentang apa tadi?" "Judulnya The Tortoise and the Hare. Aku ceritain bagaimana si kelinci yang sombong, terus si kura-kura yang sabar, akhirnya menang." "Azrael jago banget, ya," puji Zevan sambil menepuk pundaknya. "Besok-besok ceritain ke Om juga, ya?"
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai the tortoise and the hare story
Baca
+Pustaka

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Dongeng klasik ini selalu mengingatkanku bahwa konsistensi jauh lebih penting daripada sekadar mengandalkan bakat alam. Si kura-kura yang lambat tapi tekun justru memenangkan perlombaan melawan kelinci yang terlalu percaya diri sampai tertidur di tengah jalan.

Yang menarik, cerita ini juga mengajarkan bahwa meremehkan lawan bisa berakibat fatal. Kelinci jelas punya kemampuan fisik superior, tapi sikap sombongnya membuatnya kehilangan kemenangan yang seharusnya bisa diraih dengan mudah. Di kehidupan nyata, aku sering melihat pola serupa - orang berbakat yang kurang kerja keras akhirnya dikalahkan oleh mereka yang tekun seperti si kura-kura.

Anda juga akan menyukai
Oleh-oleh dari Mertua
Oleh-oleh dari Mertua
Lainnya · Nyemas Sarifah Riyanto
370.2K Dibaca
BUKAN MENANTU BODOH
BUKAN MENANTU BODOH
Lainnya · Melysa
233.8K Dibaca
Cute Pumpkin & The Badboy
Cute Pumpkin & The Badboy
Lainnya · Ncheet Nca
214.4K Dibaca
Pria Super Kaya
Pria Super Kaya
Lainnya · Megumi
209.1K Dibaca
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status