Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak Kecil di Tengah Magrib

Jejak Kecil di Tengah Magrib

Uri, gadis kecil berusia 8 tahun, terkejut kala menemukan mayat sahabatnya tergeletak di balik semak dan bebatuan. Desa yang awalnya tenang, bahkan langsung terguncang. Namun, penyelidikan justru mengarah pada misteri yang lebih besar dari yang dibayangkan...!
852 viewsOngoingIdinagdag sa Library 28 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Misteri Desa Di tengah Hutan

Misteri Desa Di tengah Hutan

Ratna Dewi, seorang jurnalis muda, tak sengaja menemukan kisah tentang sebuah desa misterius yang tidak tercatat di peta, dikenal sebagai Desa Tanpa Nama. Terpikat oleh rasa penasaran, ia memutuskan untuk menjelajahi desa itu, tanpa menyadari bahaya besar yang menantinya. Setibanya di desa, Dewi menghadapi berbagai kejanggalan: penduduk yang diam seribu bahasa, suara-suara aneh di malam hari, dan sebuah kotak musik kuno dengan melodi menyeramkan. Ketika ia mulai menggali rahasia desa itu, ia menemukan bahwa keluarganya memiliki hubungan gelap dengan tempat tersebut. Desa itu ternyata menjadi gerbang antara dunia manusia dan dunia makhluk gaib, dengan kutukan yang telah berlangsung selama berabad-abad. Dewi harus melawan bayangannya sendiri, yang perlahan berubah menjadi ancaman nyata, serta makhluk-makhluk yang ingin mengorbankannya demi menjaga kekuatan desa. Dalam perjalanan ini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dan membiarkan kutukan terus berlanjut, atau menghadapi kegelapan untuk menghancurkan desa dan menyelamatkan dirinya serta dunia. Namun, keberanian dan cinta pada hidup membuat Dewi berhasil menghancurkan kutukan tersebut. Ia tidak hanya menyelamatkan dirinya, tetapi juga memutus hubungan kelam keluarganya dengan desa itu. Kini, dengan pengalaman luar biasa itu, Dewi memulai hidup baru, mendokumentasikan kisah-kisah mistis Indonesia untuk melestarikan cerita rakyat sekaligus memberi pelajaran pada dunia. Misteri, ketegangan, dan pelajaran hidup berpadu dalam kisah ini, membawa pembaca menjelajahi kegelapan yang menakutkan dan cahaya yang akhirnya menyelamatkan. Desa Tanpa Nama adalah perjalanan tentang keberanian menghadapi ketakutan terdalam dan menemukan harapan di tengah kegelapan.
960 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Tangisan Bayi Di Depan Pintu Rumahku

Tangisan Bayi Di Depan Pintu Rumahku

Irna flo
Usia pernikahanku dengan mas Gibran sudah memasuki usia dua tahun. Namun, aku belum juga dikaruniai seorang anak dan itu membuat mamah mertua yang memang dari awal tidak menyukaiku makin membenci karena tidak bisa memberinya seorang cucu. Berbagai cara sudah mamah mertua lakukan agar aku bercerai dengan suamiku atau paling tidak suamiku mau menikah lagi dengan pilihannya sendiri, tapi jelas saja aku tidak ingin itu terjadi, jadi dengan caraku sendiri semua rencana mamah mertuaku itu gagal. Namun, pada suatu pagi aku tidak sengaja mendengar samar suara tangisan bayi, karena penasaran aku mengikuti sumber suara itu. Selagi langkahku mendekati suara tangisan bayi itu, aku mengingat-ngingat tidak ada rumah tetangga yang mempunyai seorang bayi. Lalu suara tangisan bayi siapa itu? Saat membuka pintu, betapa terkejutnya aku karena menemukan seorang bayi dalam kardus lengkap dengan tali pusarnya yang masih menggantung. Bayi siapa ini? ***
106.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 214 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Saat sedang mandi, tiba-tiba listrik padam. Aku pun terpaksa mengenakan jubah tidur dan kembali ke kamar untuk beristirahat. Tak disangka, dalam gelap gulita, sepasang tangan besar tiba-tiba memelukku erat dari belakang. Celaka! Ternyata aku salah masuk ke kamar keponakanku…
4.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 161 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

Tania, selalu di ganggu dengan bau masakan yang menyengat di tengah malam. kemunculan bau itu di ikuti hadirnya mahluk mengerikan yang selalu mengganggunya.
1013.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 339 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Selama enam tahun, aku diam-diam menjalin hubungan dengan saudara tiriku, Draven, yang juga ahli waris keluarga mafia. Setiap malam, sentuhannya menjelajahi tubuhku, penuh hasrat yang mendesak. Tatapan yang dia berikan padaku di saat-saat intim itu membuatku percaya bahwa akulah satu-satunya perempuan yang mampu menyalakan gairah seperti itu di dalam dirinya. Sampai satu bulan lalu, ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Sehari sebelum Hari Valentine, aku masuk diam-diam ke ruang kerjanya, berniat memberinya kejutan. Dari celah pintu, aku mendengarnya berbicara dengan Rian, penasihat keluarga. "Kamu belum bosan dengan Alana, adik tirimu itu? Pertunanganmu sudah tinggal menunggu waktu. Jangan bilang kamu benar-benar jatuh cinta padanya." Senyum dingin terukir di wajahnya. "Jatuh cinta padanya? Dia hanya target yang terlalu mudah, datang sendiri ke dalam genggamanku. Terlalu sayang jika dilewatkan." "Ibunya telah membuat ibuku mati sebelum waktunya. Enam tahun ini adalah harga yang harus dia bayar. Dan dia pantas menerima semuanya." "Dan seperti yang sudah kukatakan, istriku kelak hanya Sabrina Santoso. Tidak akan ada yang lain." "Pernikahan itu akan mengamankan jalur penyelundupan pelabuhan Keluarga Santoso dan hanya itu yang penting." Jadi, cinta yang selama ini kupercaya hanyalah sandiwara balas dendam yang disusun dengan rapi. Setiap pelukan darinya hanyalah kebohongan yang terencana. Baiklah. Sudah saatnya aku dan anak kami yang belum lahir lenyap sepenuhnya dari hidupnya.
18.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 625 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Cinta Mekar di Tengah Kehampaan

Cinta Mekar di Tengah Kehampaan

Setelah diculik dan menghilang selama lima tahun, Elara Khansa akhirnya kembali. Dia sempat membayangkan suaminya akan meneteskan air mata bahagia dan menyambutnya dengan penuh haru. Namun siapa sangka, sang suami justru sudah melaporkannya sebagai orang hilang dengan alasan kecelakaan, bahkan mengurus surat kematian atas namanya, lalu menikah lagi dengan seorang putri keluarga kaya untuk membangun keluarga baru. Di sebuah pesta, wanita kaya itu mempermalukan Elara di depan banyak orang, membuka kembali luka lamanya, menyebarkan fitnah, menghina, bahkan mengutuknya agar mati di luar sana. Sementara itu, mantan suaminya tetap bungkam, tidak mau membela satu kata pun untuknya. Saat Elara merasa putus asa dan ingin pergi, pewaris tunggal keluarga nomor satu di Kota Hadata menariknya ke dalam pelukan, dengan tatapan penuh goda dan ejekan. "Elara, kalau dia tidak mau kamu, aku yang mau."
9.538.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 880 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Di sebuah desa di Jawa Tengah, tersembunyi sebuah curug (air terjun) kembar yang indah, menjadi surga wisata bagi warga sekitar. Airnya jernih, kolamnya dalam dan tenang, dikelilingi oleh perkebunan karet dan hutan kecil yang lebat. Setiap hari Minggu dan hari libur, tempat ini selalu ramai. Anak-anak berenang, keluarga piknik, remaja nongkrong sambil selfie. Namun di balik keindahan itu, Curug Kembar menyimpan misteri tua: sebuah pohon karet yang mengeluarkan darah jika disadap, dan pohon dadap besar yang diyakini menjadi tempat bersemayam pusaka gaib: besi kuning. Warga percaya, pusaka itu adalah penjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia gaib di sekitar Curug Kembar. Tapi ketenangan itu hancur saat seseorang, demi pesugihan, nekat mengambil besi kuning dari akar pohon dadap. Setelah pusaka itu diambil, kejadian-kejadian mengerikan mulai terjadi: orang kerasukan, penampakan sosok wajah merah, suara gamelan saat hujan turun, bahkan ada yang menghilang setelah masuk hutan. Puncaknya, saat hujan deras turun selama berhari-hari, tanah di atas curug longsor, menimbun kolam di bawahnya dan menyapu habis tempat rekreasi tersebut. Kini, Curug Kembar ditinggalkan. Tak ada lagi yang berani datang. Warga percaya gerbang dunia lain telah terbuka. Dan sesuatu... telah lepas dari dalamnya.
934 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Teror rumah Eyang di Siliwangi terus menghantui siapa saja yang menginjakkan kaki di rumah itu. Cerita bermula saat salah satu cucu Eyang yang bernama Imel datang mengisi waktu senggangnya selama cuti. Selama enam tahun ia menguak tragedi memilukan melalui teror mengerikan dan mimpi beruntun dari hantu bermukenah putih. Apa yang sebenarnya terjadi? Mampukah Imelda memecahkan misteri di rumah Eyang?
1022.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 810 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Setelah berhasil mendaftar program Dokter Lintas Batas, aku menyerahkan jabatan direktur rumah sakit kepada Jihan. Sahabatku merasa kasihan padaku dan berkata, "Kalau kamu pergi, kamu sendiri yang sepenuhnya memutuskan hubunganmu dengan Ardha." Aku tersenyum lembut. "Aku cuma mengembalikannya kepada orang yang dia dambakan." Di kehidupan sebelumnya, Ardha dan aku adalah pasangan yang terkenal sering berselisih. Dia membenciku karena aku menolak menggantikan posisi Jihan menjadi Dokter Lintas Batas, yang mengakibatkan Jihan terinfeksi virus di tengah perang dan meninggal. Aku benci kemunafikan dan kekonyolannya. Kalau memang dia mencintai Jihan, kenapa dia berjanji kepada orang tuaku bahwa dia akan menjagaku seumur hidupku? Selama tujuh tahun pernikahan kami, doa terindah yang kami ucapkan kepada satu sama lain adalah, "Semoga kamu mati sengsara." Tapi, di tengah hujan peluru medan perang, dia tertembak di jantung, menggunakan napas terakhirnya untuk melindungiku dengan tubuhnya. "Aku sudah mengatur seseorang untuk menjemputmu. Begitu serangan udara ini selesai, cepat pergi. Kamu harus selamat ...." Di tengah kesadarannya yang kabur, dia bergumam. "Aku akan melindungimu di kehidupan ini. Semoga kita nggak ketemu lagi di kehidupan selanjutnya." "Jihan, aku datang." Sayangnya, serangan bom yang dijatuhkan dari langit tidak memberiku kesempatan untuk melarikan diri dan akhirnya menelan kami berdua. Saat aku membuka mata lagi, aku mendapati diriku kembali ke malam sebelum pernikahan kami. Ardha, di kehidupan ini, aku akan mengabulkan keinginanmu.
7.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 291 Beses bilang tirai pintu tengah
Read
+Library
PREV
123456
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status