Terjebak Gairah Siluman
Lidah itu mulai menjelajahi rongga mulut Wulan dengan kasar, menggaruk langit-langit mulutnya, dinding pipinya, gusinya, bahkan lidahnya sendiri.
Rasa sakit yang tajam dan perih menjalari seluruh mulutnya. Wulan yakin mulutnya pasti sudah berdarah-darah. Namun, anehnya, tidak ada rasa anyir darah.
Rasa sakit itu justru berubah menjadi sesuatu yang lain. Setiap goresan, setiap garukan dari duri-duri halus itu mengirimkan gelombang kejut kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, langsung ke pusat tubuhnya.