Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

Sinopsis “Buka!” Tanpa ragu, dokter muda itu memberi perintah tegas. Pasien yang duduk di kursi pasien langsung menegang, wajahnya berubah seketika. “Apa maksudmu?” Nada suaranya naik, jelas terkejut. Alicia, yang sudah 24 jam tak tidur dan salah membaca laporan pasien, menjawab santai, “Ini pemeriksaan awal sebelum tindakan. Jadi… buka celananya.” Satu kalimat polos itu cukup untuk membuat dunia Devan jungkir-balik. --- Dokter muda itu bernama Alicia, gadis superpolos yang bicara terlalu jujur untuk ukuran tenaga medis. Dan Devan? Seorang miliarder muda dengan ego setinggi langit dan kesabaran setipis tisu. Pertemuan salah paham itu memicu perang kecil yang kocak sekaligus menegangkan. Alicia tak sadar ucapannya telah menyinggung lelaki paling berpengaruh di kota itu. Sementara Devan, yang merasa kehormatannya diinjak-injak, tidak tahu bahwa dokter mungil itu justru perlahan mencuri perhatiannya. Apakah mungkin cinta terlarang antara dokter dan pasien akan terjadi?
10123.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai ukuran margin a4
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Dwi Rawati
Sukaaa banget...mengalir deras...kebanting...ketendang...tersungkur dan menangis pilu. Novel yg bener" mampu menjungkirbalikkan perasaan aq, smoga lanjutnya g terlalu drama, tetap natural...lugas & logis. Good job Author, sehat & sukses sllu untukmu
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta

Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta

Saat gladi resik pernikahan, rekan kerja perempuan tunanganku tiba-tiba menyerbu dan menghancurkan dekorasi hingga berantakan. "Jared janji mau nikah sama aku, siapa kamu ini sebenarnya?" tanyanya. Dia merebut gaun pengantinku yang bernilai puluhan miliar. Namun karena tubuhnya terlalu gemuk, bahkan kepalanya saja tidak bisa masuk di gaun itu. Aku mengejeknya, "Jangan-jangan kamu terlalu gemuk sampai gaun pengantin ukuran besar ini pun nggak muat di tubuhmu?" Dengan wajah yang memerah karena malu dan marah, Quincy memaksa dirinya masuk ke gaun itu. Dalam sekejap, bagian punggung dan pinggang gaun itu robek hingga terbentuk lubang-lubang besar yang mencolok. Dengan percaya diri, dia berkata, "Memangnya kenapa kalau kurobek gaun ini? Jared cinta sama aku dan bakal beliin aku gaun pengantin yang baru." Namun saat acara pernikahan dimulai, Quincy terkejut bukan main. Pengantin pria yang berjalan mendekat sama sekali bukan Jared, melainkan bos besar mereka. Lagi pula, aku tidak pernah mengatakan bahwa ini adalah pernikahanku.
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai ukuran margin a4
Baca
+Pustaka
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Demi sebuah wasiat terakhir dari sahabatnya yang telah tiada, Andina Julianti terpaksa menikah dengan Evandi Sebastian Gunawan—seorang pria dingin, kejam, dan tak pernah benar-benar melepaskan cintanya pada mendiang istrinya, Zahra. Pernikahan yang seharusnya menjadi jembatan perlindungan bagi Dara, putri kecil yang mereka jaga bersama, justru berubah menjadi ikatan penuh luka yang tak terucap. “Kalau saya nggak bisa dapat bahagia dari Akang, setidaknya saya dapat sesuatu yang bisa menyelamatkan hidup saya. Uang!" Bagi Andina, ini bukan tentang cinta. Ini tentang bertahan hidup. Tentang menukar harga diri dengan masa depan keluarga yang lebih layak. Sementara bagi Evan, Andina hanyalah pengganti—tanpa hati, tanpa arti. "Sudah saya duga kamu memang mata duitan. Tapi untuk ukuran perempuan matre, saya cukup terkejut kamu masih perawan." Namun, di balik hubungan yang dibangun atas dasar kesepakatan dingin dan kebutuhan, perlahan muncul keterikatan yang tak bisa lagi dikendalikan. Di antara hinaan, luka batin, dan transaksi yang tak pernah setara, benih rasa itu tumbuh… memerangkap keduanya dalam jerat nikmat yang menyakitkan. Karena dalam permainan ini, bukan hanya tubuh yang terikat, tapi juga hati yang diam-diam mulai saling mengikat.
191 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai ukuran margin a4
Baca
+Pustaka
Terjebak dalam Fase yang Keliru

Terjebak dalam Fase yang Keliru

Tiga hari sebelum pernikahan, saat aku merapikan barang-barang lama, aku teringat kapsul waktu yang pernah aku kubur bersama Cedrius sepuluh tahun lalu. Namun setelah mendengarnya, wajah Cedrius langsung menegang. Dia menasihatiku agar tidak pergi, sambil berkata, "Sudah terlalu lama berlalu, mungkin sudah digali orang." Aku tidak terlalu memikirkannya dan pergi sendiri ke almamaterku. Tetapi di lokasi penguburan itu, aku justru menggali lima kotak besi dengan ukuran yang berbeda-beda. Dua di antaranya adalah milik aku dan Cedrius yang kami kubur sepuluh tahun lalu, sudah penuh karat. Tiga sisanya, satu juga dipenuhi karat, sementara dua lainnya masih sangat baru. Pada kotak lama itu, terukir nama Rosaline. Di atasnya tertulis: [Cinta rahasiaku adalah kekacauan batin yang hanya kujalani seorang diri. Cedrius, semoga kamu bahagia.] Aku teringat, dia adalah seorang teman sekelas perempuan yang tidak terlalu menonjol, duduk di bangku belakang kami. Sedangkan pada dua kotak yang masih baru itu, masing-masing terukir nama Cedrius dan Rosaline. Tanggal penguburannya adalah hari ini. Pada kotak milik Cedrius tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa memberimu sebuah pernikahan.] Dan pada kotak milik Rosaline tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa secara terang-terangan mengucapkan kepadamu satu kalimat: Selamat menikah.]
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai ukuran margin a4
Baca
+Pustaka
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Dean Han
Blurb : “Maaf! A-anda s-siapa?” Kanaya tersentak dengan mata membulat menyadari ia kini berada bersama seorang pria dewasa asing dalam sebuah kamar tertutup yang cukup mewah. Ia mengamati punggung kekar lelaki yang menatap ke luar jendela dan membelakanginya itu dengan tubuh dan bibir gemetar. Lalu, mengamati ranjang ukuran king size tempat ia terduduk sambil mengatupkan lutut. Lelaki itu bergeming sambil menghisap sebuah cigarret di jemari. Tak berselang lama, asap pekat mengepul ke udara, menerpa rambut model under cut-nya. Asap pekat itupun pecah di udara. Kanaya semakin gentar. Ia berupaya mencari jalan untuk bisa keluar dari tempat itu, atau lari dari lelaki misterius yang terlihat menyeramkan itu. Jantungnya berdegub kencang, tubuhnya gemetar. Ia sadar, saat ini ia sedang berada di tempat yang salah dan di dekat orang yang salah. Perlahan ia beringsut dan melangkah ke arah pintu. Namun, di saat yang sama, lelaki itu berbalik dan menatap Kanaya tajam dan dingin yang menikam. Dua netra bulat Kanaya makin membulat sempurna. “Om, siapa?” tanyanya gugup. *** Viona tidak menyangka dibalik kebahagiaannya hidup bersama Dion, ternyata memicu sebuah petaka beruntun yang harus ia hadapi. Api dalam sekam dendam seorang anak angkat yang ia cintai sepenuh hati, membawa Viona pada petaka demi petaka yang membuat ia kembali terpuruk. Kasih sayang yang ia berikan pada Kanaya tidak sedikitpun meredam dendam masa lalu Kanaya pada ibu sambungnya tersebut. Gadis itu berupaya keras memberikan hukuman yang ia pikir setimpal untuk Viona, karena baginya, Vionalah penyebab ia kehilangan kesempatan bersama ibu kandungnya. Kasih sayang yang selama ini ia rasakan dari Viona baginya hanya sebuah kepalsuan dan sandiwara. Sehingga, ia tega menggiring Vion pada petaka. Hingga, akhirnya Viona bertemu dengan seorang lelaki yang terobsesi untuk membunuh Viona secara lahir dan bathin. Mampukah Viona bertahan di antara tekanan peristiwa demi peristiwa menyakitkan itu? Siapakah lelaki yang menjadi monster menakutkan bagi Viona tersebut?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai ukuran margin a4
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status