Tunanganku Menikah dengan Adikku
"Yenny, entah kenapa, Kak Jun minum lima sampai enam botol bir, dia masih mau minum lagi."
"Cepat datang, kami semua sudah menghentikannya, tapi dia nggak mau dengar."
"Kamu sudah merawat lambungnya selama ini dengan susah payah, kalau terus begini, semua usahamu akan sia-sia."
Dengan nada datar, aku menjawab, "Aku sudah putus dengannya, nggak pantas kalau aku datang."
Dia tampakanya paham maksudku dan mencoba membujuk dengan nada santai, "Oh, soal dia dan adik angkatmu, itu semua hanya main-main! Kenapa kamu begitu serius? Orang yang dia suka hanya kamu!"
Sikat na Kabanata