Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fated

Fated

Aku lalu memegang jari kelingkingnya dan membelainya dengan lembut; Aku ingat sebuah cerita yang pernah dia ceritakan kepadaku. “Vincent... Pernahkah kamu mendengar cerita tentang benang merah takdir?” tanyaku. Dia terdiam sejenak sambil berpikir, lalu dia berkata, “Hm. Aku pernah mendengar cerita itu ketika aku pergi ke Jepang. Masyarakat setempat menyebutnya “Unmei no akai ito”. Menurut legenda, para dewa mengikatkan benang merah tak terlihat ke jari kelingking dua orang yang terikat untuk menemukan satu sama lain dalam kehidupan ini. Mereka akan saling mencintai apa pun yang terjadi dan hanya kematian yang bisa memisahkan mereka.”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Unexpected Marriage

Unexpected Marriage

Namun, ternyata polselnya mati – mungkin karena kehabisan daya. “Argh sial! Lagian ada-ada aja sih? Apa ini azab karena aku kabur-kaburan dari Ibu?” runtuk Raline. Ia mengacak-acak rambutnya kesal. Sampai-sampai ia tidak sadar jika ada seseorang yang sedang memperhatikan tingkah absurdnya itu. “N- Non? Non Raline nggak apa-apa?” tanya Bibi yang bekerja di rumah Gara.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya "Kamu kenapa Rel?" Aku bingung melihat Aurel berlinang air mata membukakan pintu untukku. Dia bilang sakit kepala dan minta dibelikan obat pereda nyeri, makanya dengan cepat segera ke rumahnya setelah pulang kerja, tapi kenapa disambut dengan air mata? Apa sakit kepalanya separah ini? Setahuku dia memang suka vertigo.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Lamaran Tak Terduga

Lamaran Tak Terduga

Dia tidak tahu bagaimana harus merespons ini. “Naik mobilku,” kata Leonard tiba-tiba. Elvira menatapnya dengan curiga. “Apa?” “Udaranya dingin. Kamu bisa sakit.” Elvira mendengus kecil. “Aku bisa pesan ojek online.” “Tapi kamu belum pesan.” Leonard melirik ponselnya yang masih terbuka di aplikasi, tapi belum menekan tombol ‘pesan’. “Dan hujan semakin deras.”
721 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Tidak ada tanda-tanda kehidupan asing yang bisa Arjuna jangkau dengan kekuatan mata batinnya. Ia juga tidak merasakan ada aura negatif di sekitar rumah. Namun, dari sisa ledakan tadi masih tercium bau busuk bangkai manusia. Serta wangi anyir yang tersamarkan oleh harumnya bunga kamboja juga kemenyan dan dupa.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

Byarrr! Sedetik kemudian terdengarlah suara petir yang bergemuruh di iringi dengan gerimis lalu mulai menjadi deras membasahi terpal yang membungkus tenda itu. Suara air yang jatuh mengenai terpal sangat berisik. Tidak terpikirkan bahwa beberapa hari ini cuacanya buruk, apa mereka salah mengatur waktu? Atau tidak becus memeriksa cuaca untuk kedepannya agar rencana berjalan dengan lancar?
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

klakson mobil terdengar dengan kencang tiba-tiba yang mengakibatkan Brandon segera keluar dari lamunannya itu. Nampak di depan mobil yang dikendarai oleh Brandon dan Jarvis, terlihat ada sebuah pohon tumbang berukuran besar yang menghalangi jalan mereka sehingga membuat kemacetan di mana-mana, sampai ada salah seorang pengendara motor yang mencoba untuk menyalip mobil mereka sehingga membuat Jarvis terpaksa harus menekan klakson mobil secara tiba-tiba. "Apa tidak ada jalan lain, bisa putar balik?" tanya Brandon.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Seolah terhipnotis oleh suasana, Asti pun membenamkan kepalanya ke dada dimas mereka menikmati semilir angin sore yang berhembus yang masuk diantara kaca jendela mobil yang terbuka itu. Merekapun larut dalam suasana hingga akhirnya kejadian itu pun kembali terulang, secara tidak sadar Asti telah melanggar sumpahnya yang ia ucapkan terhadap suaminya. Tanda noda berwarna merah terukir di leher kedua sejoli itu. Asti merapihkan rambut ikalnya yang berantakan menyisirnya menggunakan jepit rambut berwarna coklat miliknya. Perjalanan yang penuh kenangan mengesankan mereka kali ini berakhir, masing-masing mereka kembali ke pasangannya. Asti kembali ke Semarang, dan Dimas kembali ke Mahira istrinya
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

Pluk! ****** To be continue
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai unforeseen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status