Kecelakaan dan Penyesalan
Ibu setiap hari di penjara menanggung siksaan batin sebagai seorang Ibu, kadang menangis, kadang tertawa, kadang berlari, kadang mengamuk, bahkan kadang memukul orang, sampai dua atau tiga petugas pun tak mampu menahannya.
Akhirnya polisi tak punya pilihan selain memanggil dokter dari rumah sakit jiwa, Ibu didiagnosis mengalami gangguan mental akibat trauma psikologis dan dibawa ke rumah sakit jiwa.
Seiring waktu, kondisinya makin parah. Setiap bertemu orang, Ibu akan berkata, "Anakku bernama Esmerina, dia diterima sebagai mahasiswa pascasarjana di universitas top dunia, sekarang sedang kuliah di luar negeri."
Bab Populer