RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)
Namun, air mata itu kembali luruh juga.
"Maafin aku, Rin. Aku juga enggak pernah ngira bakal seperti ini. Ternyata apa yang kurasakan padamu bukan cinta," balas Reinart dengan sorot penuh penyesalan.
Mendengar itu Rinai tertawa sumbang. Dia menyeka air mata yang berderai jatuh. Semudah itu Reinart mengatakan jika dia keliru mengartikan perasaannya, semudah mengajaknya menikah dulu. Rinai bukan wanita bodoh. Dulu, dia berkali-kali meminta sang pria untuk berpikir ulang untuk menikahinya. Namun, dengan gagah Reinart mengatakan jika dia tak bisa melihat wanita lain selain Rinai karena hanya wanita itu yang selalu hadir dalam proses kehidupan sang pria sejak kanak-kanak hingga dewasa.