FREL.
Kulihat tak ada perubahan dari ekspresi wajahnya yang ia tunjukkan, masih kalem dan tenang.
Nih, cowok, kenapa masih bisa santai begini, ya? Jalanan begitu macet, sedari tadi bunyi klakson terdengar dari segala arah, memperebutkan jalan, dan ada juga disebabkan oleh beberapa orang yang asal menyalip. Aku aja yang hanya duduk diam, hampir terbawa emosi dan ingin sekali memukul kepala tuh orang. Itu kan, bahaya. Kalau ada kecelakaan, bagaimana? Dasar nggak pakai otak. Dikira ini jalan milik nenek moyangnya sendiri, apa!
"Kenapa? Kok tegang banget?" tanya Kak Kevan.
Capítulos Populares