Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DERSIK

DERSIK

Terlihat di samping Yuan ada sosok harimau loreng dengan raut wajah tak bersahabat dan sorot mata tajamnya. “Mati kau bodoh!” ucap Yuan dengan nada suara geram dan dengan gerakan penuh tekanan dia mengangkat tangannya ke arah depan. Dan secara naluri, macan loreng tadi mulai menerjang ke arah sosok tadi, bahkan di tempat macan loreng tadi bertumpuh terlihat retak. Sosok tadi yang melihat kecepatan sang macan tak tinggal diam, dengan gesit pula dia menghindarinya.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Akal sehatnya mulai berperang dengan kesimpulan teraneh yang ia pikirkan. "Kau... yang berbicara padaku?" "Uhm. Aku lumba-lumba yang menolongmu." Akal sehat Zahra tertampar jawaban hewan mamalia laut berwarna abu-abu cerah tidak berbentuk wujud manusia jadi-jadian apalagi robot buatan. Lumba-lumba baik hati membawa Zahra ke pesisir pantai. Lembayung pohon kelapa mulai melambai mengajak mereka mendekat. Namun sayang, lumba-lumba itu bukan siluman hewan yang mampu berubah wujud demi menemani perjalanan Zahra.
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Dandelion

Dandelion

Mereka berdua bertengkar memperebutkan bola itu lalu angin meniup hamparan benih-benih dandelion sehingga berterbangan seperti salju mereka berdua sangat takjub melihat hal itu dan perlahan mulai melepaskan bola dari genggamannya lalu Zian pun berkata, "Dandelion sosok yang kuat meskipun tampah rapuh, tapi memiliki semangat yang hebat dalam mencari kehidupan baru di luar sana. Mampu terbang tinggi, menjelajah luas menentang angin, sampai akhirnya mendarat di tempat yang baru kemudian tumbuh menjadi jiwa yang baru. Tujuan hidupnya hanya satu. Setelah dia terbang melintasi jagad raya, meniti kehidupan yang penuh kesulitan, suatu hari nanti, sejauh apapun dia pergi, dia akan kembali ke tem
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

Vanya tidak seperti wanita lain yang suka sekali boneka, karena aku sendiri juga belum pernah coba, kalau nggak dapat-dapat bukannya tambah malu, batin Anthony. Mereka berdua keluar arena permainan dan kembali berjalan menikmati ornamen mall yang setiap bulannya ganti sesuai hari besar yang merayakan. Kali ini nuansa imlek, dimana lampion, barongsai dan hiasan berwarna merah mendominasi hiasan di dalam gedung. “Lihat tu Vanya!! Tempat favoritmu sudah di depan mata!!” seru Anthony.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

MEONG. --- Rate : 21++ 🤣
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Fantazia

Fantazia

Ras manusia yang terlemah di antara ke-tujuh ras sedikit merasakan kelegaan, kerajaan mereka telah diambang kehancuran karena diserang oleh banyak kerajaan lain, dengan di turunkannya perintah ini maka mereka memiliki cukup waktu untuk memperkuat kerajaan mereka. Karena lelah untuk berdebat dengan dewa atas perintah ini, Dragneel pimpinan ras naga berkata, “Aku dan para naga lain akan mengasingkan diri dari dunia ini, aku tidak mau lagi peduli dengan semua omong kosong ini.” Sembari berkata seperti itu para kawanan naga langsung pergi meninggalkan tempat itu. Karena yang terkuat telah pergi, maka semua ras akhirnya menerima perintah itu dengan reaksi yang berbeda.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Dendam Kutukan Sang Penyihir

Dendam Kutukan Sang Penyihir

Belum lagi Axton tidak bisa makan dan minum, Helena khawatir Axton akan mati jika terus begini. “Meong.” Kucing itu melompat ke atas Axton, duduk di atas dada lelaki itu, menggerakkan ekornya. Matanya menatap mata Axton. Tangan kucing itu memegang dahi Axton. Dia bisa mengetahui jika pangeran tertidur itu masih memiliki harapan hidup. Helena menggendong kembali kucing itu, mereka saling bertatapan. Entah apa yang terjadi, seketika Helena bisa melihat bagaimana caranya melepaskan kutukan Axton. Dalam penglihatannya dia melihat hutan kematian Sendero Encantando. Ada bunga foxglove keemasan di sana. Seketika dia mendapatkan pencerahan, jiwa Axton pasti ada kaitannya dengan hutan itu meski dia t
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Perlahan Jordan memompa miliknya, membuat Anara kembali menggelengkan kepala, menikmati sensasi yang dipelorehnya dari penyatuan itu. Semakin lama, Jordan mempercepat ritme gerakannya, membuat Anara mendesis dan berteriak tertahan, sampai gadis itu merasa sesuatu yang hangat mendesak keluar dari tubuhnya, bersamaan dengan lenguhan panjang dari Jordan. “Argghhh!” Jordan menancapkan miliknya kuat, memberi jeda sebentar, kemudian kembali memompanya dengan cepat, dan memuntahkan cairan hangat ke dalam tubuh Anara.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

"Dia kelelahan, shok dengan keadaan kakaknya, dan mungkin banyak beban pikiran." Gelap yang menganiaya sepinya mendadak terlelap. Dalam waktu kesendiriannya mengarungi mimpi, tiba-tiba ada sorot lentera terang yang menuju hatinya. Seorang sahabat menggenggam erat langkahnya, menunjukkan arah yang pernah sesat. Rimbunan semak belukar yang menyeramkan mendadak berubah menjadi ilalang di lembah kala sunrise ingin memeta jejak. Awan pucat yang tadinya menaungi kepala beserta seluruh jagad bumi yang dipijakinya, kini berubah biru terang menyejukkan lensa. Hati yang pernah dilanda ketakutan tajam, kini berubah menjadi kebahagiaan yang tak akan terlupakan. Dengan sendirinya bunga-bunga indah tumbu
9.97.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai void dragon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status