Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Elemen Ganda

Pendekar Elemen Ganda

ucap Mandala, lalu dengan langkah mantap, ia meninggalkan tumpukan kayu pondok reot menuju arah utara, jalan yang belum pernah dia lalui. Di bawah cahaya remang senja, Mandala memasuki tahap baru dalam petualangannya. Dengan hati yang penuh harap, ia bersiap menjelajahi dunia yang luas, siap menulis bab-bab baru dalam buku kehidupannya yang tak terduga. Hutan di bawah kaki Gunung Pendem sangat luas, sehingga membutuhkan waktu dan perjalanan panjang untuk Mandala keluar dari tempat itu.
103.3K viewsOn holdAdded to Library 78 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

“Iya, aku dulu sering ikut eksplorasi bersama teman-teman. Ada satu kejadian yang sampai sekarang nggak pernah aku lupa.” Ia mulai memijat pergelangan kakinya dengan gerakan hati-hati, sambil melanjutkan ceritanya. “Waktu itu, aku dan beberapa teman masuk ke dalam hutan besar di dekat desa kakekku. Kami terlalu asyik menjelajah sampai akhirnya tersesat. Malam mulai turun, dan kami mulai panik.” Naura mendekat sedikit, tertarik dengan ceritanya. “Terus, apa yang terjadi?”
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

"Kau tak usah takut. Ada kami di sini menolongmu. Coba ceritakan pelan-pelan apa yang terjadi” Si anak lalu bercerita. "Aku dan kawan-kawan kesasar dalam hutan di tepi sungai. Kami tadinya mencari kelinci hutan. Aku terpisah dengan kawan-kawan. Lalu Muncul si muka bopeng itu. Dia memberiku sekeranjang mempelam. Padaku dia mengajarkan satu nyanyian. Lalu aku dinaikkannya ke atas pohon. Diikat.
1032.1K viewsCompletedAdded to Library 899 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

Mahargo mengangkat ketel dan menuangkan air ke empat buah muk yang dipegang masing-masing oleh mereka. "Minum kopinya di perahu," kata Mahargo. "Kita dikejar waktu. Aku tahu Raka pasti pergi dari celah besar kalau kita terlambat datang. Dia minta kita menyelamatkan teman perempuannya. Dia sendiri pergi meneruskan petualangan untuk membongkar misteri hutan larangan. Mudah-mudahan dia tidak menemukan kejadian aneh sehingga tidak mengalami peristiwa tragis seperti wisatawan terdahulu." "Memangnya ada apa di hutan itu sampai wajah macan pulau tak bernama demikian kecut?" tanya Sombu.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

"Terima kasih atas semua hal yang kita lakukan bersama. Aku kagum pada sosokmu yang berani menentang atasan, hanya demi mempertaruhkan keadilan untuk orang banyak. Pulanglah dengan tenang, Pahlawan. Pulanglah dengan nyaman ...." Kemudian, aku menghabiskan waktu setengah jam, untuk menyusuri hutan penuh duri. Pepohonan yang tidak bercabang, serta tanah longsor di mana-mana, menyulitkan perjalanan untuk mencari dua gadis itu. Gawaiku kehabisan catu daya, sebelum mencapai lokasi mereka. Hutan itu seperti Blood Forest: banyak binatang aneh seperti, burung hantu tanpa bola mata, kelelawar tanpa sayap, tupai terbang yang bisa mengeluarkan api, dsb.
95.9K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Di dunia manusia, tahun-tahun berjalan, tapi di hutan, waktu hanyalah napas panjang tanpa ujung. Sesekali, ada manusia yang tersesat masuk ke dalam kabut — pemburu, pengembara, atau petani yang mencari ternaknya. Tidak ada yang hilang. Mereka keluar keesokan harinya dengan mata yang basah, tapi bukan karena takut. Mereka mengaku melihat cahaya putih yang menuntun jalan, mendengar suara lembut yang berkata: “Pulanglah. Kau sudah cukup jauh.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

tanya Raka. “Abdi dan beberapa orang saudara adalah petualang. Kami adalah 5 orang pendekar wanita yang baru saja turun gunung bertualang. Baru beberapa minggu berkelana, kami sudah tertangkap Tuan Agung dan dijadikan….,” ia tidak sanggup melanjutkan kata-katanya. Seolah-olah menyesal mengapa ia harus berkelana. Mengapa harus mejadi pendekar. Mengapa harus mengalami kejadian seperti ini.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Mantan Istri CEO Tertindas itu Ternyata Pewaris Kaya!

Mantan Istri CEO Tertindas itu Ternyata Pewaris Kaya!

"Berdirilah di belakangku. Jika mereka mulai menembak, lari ke dalam hutan dan jangan melihat ke belakang." Hutan di belakang mereka menjanjikan perlindungan dan peluang lebih besar untuk bertahan hidup. Dilap, mendengar ini, terkejut atas keberaniannya sendiri. Sebagai seorang petualang, apa jenis bahaya yang belum pernah dia hadapi sebelumnya?
9.729.3K viewsCompletedAdded to Library 731 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Beberapa warga yang sedang melintas memberi pandangan aneh, bahkan salah satu bapak-bapak tua sempat berkata: "Kalau nggak punya urusan penting, jangan bablas ke hutan curug, Nak. Kadang, yang masuk nggak selalu bisa keluar.” Mereka hanya mengangguk singkat. Tapi di hati, mulai muncul keraguan. Sekitar seratus meter masuk ke hutan, tiba-tiba Rino berhenti. “Ga... lo lihat itu?” Di atas tanah berlumut, tampak bekas telapak kaki kecil... tapi panjang seperti dicakar, dan berderet menuju ke tengah hutan. Aneh. Bekas itu tidak seperti jejak manusia biasa. Ujung jejaknya memanjang dan melingkar, seperti kuku yang menyeret.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
Misteri Desa Di tengah Hutan

Misteri Desa Di tengah Hutan

Setelah beberapa saat hening, pria itu akhirnya menghela napas dan mulai bercerita. “Dulu, desa ini adalah tempat yang damai. Kami hidup dari hasil panen dan berburu di hutan. Namun, semuanya berubah ketika sebuah keluarga kaya datang dan menawarkan bantuan. Mereka membawa kekayaan, tetapi juga membawa keserakahan. Mereka memaksa penduduk untuk menggali harta karun yang mereka yakini terkubur di bawah pohon besar di tengah hutan.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as cerpen tentang petualangan ke hutan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status