Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Dia memutar kenop itu perlahan dan mendorong pintu hingga terbuka dengan ketegangan yang membayangi wajahnya. Begitu pintu terbuka, udara di dalam ruangan seolah langsung menyergapnya dengan aroma kenangan yang samar. Cahaya di ruangan itu berpendar redup, karena lampu utama memang tidak dinyalakan. Hanya cahaya lampu tidur di sudut ruangan yang menerangi dengan lembut. Dia pernah meminta agar kamar ini selalu dibersihkan dan lampu selalu dinyalakan meski sekadar penerangan remang. Seolah dengan melakukan itu, dia bisa membohongi dirinya sendiri bahwa pemilik kamar ini masih ada.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai watt lampu untuk kamar
Baca
+Pustaka
Wiro sang Penakluk

Wiro sang Penakluk

“Aku udah pesen champagne. Dingin.” Wiro melangkah masuk. Pintu tertutup otomatis di belakangnya dengan suara klik pelan. Kamar itu luas, jendela kaca dari lantai ke plafon memamerkan pemandangan kota malam yang berkilauan. Lampu-lampu redup, hanya beberapa lampu dinding yang menyala hangat, dan aroma lilin vanila samar memenuhi ruangan.
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai watt lampu untuk kamar
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Sementara

Terjebak Pernikahan Sementara

“Sekali lagi makasih ya, Mas. Untuk air di kamar mandi yang sekarang udah lancar, juga untuk lampunya.” “Lampunya memang udah bermasalah sejak kamu belum pindah, tapi aku mengabaikannya karena merasa nggak terlalu penting. Toh nggak pernah dinyalakan. Baru kemarin saat masuk ke kamarmu, aku sadar kalau sebaiknya aku segera memperbaikinya,” jelas Rivan. “Untungnya aku selalu punya persediaan lampu, jadi tinggal pasang.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai watt lampu untuk kamar
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Setelah selesai Alfan memberikan beberapa lembar kepada mereka dan langsung pamit pergi. Alfan mengajak Bulan masuk ke dalam rumah. “Ayo aku antar ke kamar.” Bulan mengangguk dan mengikuti langkah Alfan yang telah melangkah lebih dulu. “Rumah ini punya lampu otomatis. Saat sensor menunjukkan bahwa ada orang di sekitar maka lampu akan tetap menyala,” jelas Alfan. Bulan mengagumi desain rumah ini. Keduanya sampai di lantai dua. Ada beberapa kamar di lantai dua yaitu kamar tamu dan kamar utama. Sedangkan di lantai dasar hanya kamar khusus pekerja rumah.
9.9178.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai watt lampu untuk kamar
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Di sana sudah terpasang sebuah papan seperti rakit sebagai lantai tempat mandi dan mencuci, setelah siang ibu-ibunya juga mencuci di sana. Aku yang mencuci di kamar mandi merasa sedikit menyesal, karena lampu hanya hidup dari jam setengah tujuh sampai jam sebelas malam dan hidup lagi setelah ketika salat subuh selama satu jam. Selebihnya menyambung lampu minyak tanah untuk menemani tidur.
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai watt lampu untuk kamar
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status