MISTERI TUSUK KONDE
Perintah Mbah Waci dengan suara yang tegas.
"Di mana, Mbah?"
"Di kelopak yang ada darahku, Nak."
Segera Nayla mengoleskan darahnya pada setiap kelopak bunga. Sekilas aroma darah segar bercampur dengan wangi bunga memenuhi ruangan itu.
"Ini masing-masing bunga ada tiga. Gunakan saat mengembalikan jiwa Ibu kamu." Mbah Waci memberikan bunga kantil, melati, dan kenanga yang dimasukkan ke dalam plastik pada Nayla.