Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Madeline dan Dua Pewaris Tampan

Madeline dan Dua Pewaris Tampan

Air hangat dari pancuran membantu membersihkan tubuhnya dari bekas-bekas sentuhan Darren dan juga meredakan pikirannya yang kacau. Selesai mandi, Madeline membalut tubuhnya dengan handuk dan berjalan ke lemari pakaiannya. Sean bilang mereka akan berkuda, sepertinya dia harus memilih pakaian yang lebih sesuai. Celana panjang riding warna hitam yang dibelinya sekitar dua bulan lalu, dia rasa ini cocok karena bahannya elastis dan nyaman, dilengkapi dengan padding di bagian dalam. Untuk atasan dia mungkin bisa menggunakan salah satu blus favoritnya. Berlengan panjang berwarna putih dengan kerah tinggi untuk melindungi kulitnya dari sinar matahari.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai windbreaker sepeda
Baca
+Pustaka
Jerat Casanova Insaf

Jerat Casanova Insaf

Hendro berdiri mendekati sepedanya, pelan dia keluarkan sepeda dari sudut ruangan. Sepeda itu memang masih terlihat bagus, hanya saja rantainya putus, gearnya macet, remnya pun putus tapi body sepeda masih terawat. "Ada yang jual onderdil aslinya, Pak?" Sakti menepuk-nepuk jok sepeda lawas itu. "Ada ... agak mahal. Tapi biarlah, Gendis bilang nanti uang tabungan Bapak bakal dia tambahi kalo ada lembur lagi," kekeh Hendro.
1059.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai windbreaker sepeda
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
me_Nanda
Terkadang cinta memang tdk memandang 'status',tapi status tsb yg sering membuat cinta menjadi 'jurang' bagi sebagian pasangan.Semoga Sakti bisa menjadikan 'jurang yg curam' terlihat menjadi 'jurang yg landai' dan bisa meyakinkan sekitarnya kalau Gendis memang yg terbaik utk Sakti
Enisensi Klara
Semoga lancar ya mas jambang niat baiknya untuk melamar Gendis , tapi kok pak satyo sangat mencurigakan ya gerak gerik nya ,jangan sampai dia penghalang terbesar hubungan Sakti dan Gendis #jangan ada konflik besar ya makk Chida ##piss##
Baca Semua Ulasan
Hasrat Terpendam Keponakan Tuan CEO

Hasrat Terpendam Keponakan Tuan CEO

Sekalipun ia kesal, tapi tanpa membuang waktu Amarise melakukan semua permintaan Nic dengan gesit. Tungkai jenjang yang pagi ini membalut tubuh hanya dengan kaus lengan pendek dipadukan legging hitam panjang mendadak menghentikan langkahnya. Amarise terpaku melihat Nic sudah duduk santai di atas sepeda jenis Hybrid warna hitam dengan setelan santai. Kaus abu-abu polos dipadukan celana training dan sandal. Nic menyadari kehadiran Amarise melambai singkat. “Ayo, naik.”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai windbreaker sepeda
Baca
+Pustaka
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pada akhirnya Sera berdiri, mengiyakan kemauan mereka. Mungkin dengan bersepeda di alam terbuka nan sejuk bisa menghilangkan rasa sesak yang terus menguasai dadanya. Mereka keluar dari area resort, mengayuh sepeda masing-masing, melewati jalan aspal hitam yang masih basah sisa-sisa air hujan siang tadi. Kabut tipis yang menyelimuti udara, dan pepohonan di sisi kiri dan kanan jalan membuat suasana sore itu semakin sejuk.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai windbreaker sepeda
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Baca Semua Ulasan
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

ucap Amelia, matanya berbinar. William menunjuk ke arah deretan sepeda yang berjejer rapi. “Di sini semua orang naik sepeda. Ayo, kita ambil dua.” Mereka lalu menyewa dua sepeda dan memulai perjalanan menyusuri pulau. Jalan setapak berkelok lembut di antara semak belukar dan pepohonan khas pantai. Dari kejauhan, air laut tampak biru kehijauan, berkilau diterpa sinar matahari.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai windbreaker sepeda
Baca
+Pustaka
Skandal Sang Ceo

Skandal Sang Ceo

yang satu ditaruh pada tempat khusus bagian bawah sepeda, sedang 1 botol lainnya juga sebatang coklat pabrikan dan kaos ganti, semua itu, dietakkan di tas ransel mini khusus pesepeda. Dewa memang sengaja untuk selalu membawa kaos ganti ketika akan bersepeda, untuk jaga-jaga kalau yang di kenakan sudah tak nyaman sebab kebanyakan nyerap keringat, ditambah cuaca yang mendung, takut kalau-kalau akan turun hujan. Tak lupa Dewa memastikan kedua ban sepeda, titik-titik fital dan rem semua on perform.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai windbreaker sepeda
Baca
+Pustaka
Truly in Love 2

Truly in Love 2

Selain ramah lingkungan, jalur sepeda juga dibuat khusus, sehingga bersepeda sangatlah aman dan nyaman di kota ini. Alva mengajak Alena untuk berziarah ke makam Papanya. Alena meminjam sepeda Tante Jenna, lalu mereka berdua bersepeda dengan santai menyusuri jalan. Mereka masing-masing menyandang ransel, berisi perlengkapan pakaian hangat. Seperti kata Alva, cuaca menjelang musim dingin seperti sekarang ini tak bisa diprediksi, lebih baik berjaga-jaga. Pagi ini suhunya tidak terlalu dingin, sehingga mereka tidak memakai mantel, hanya jaket yang agak tebal.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai windbreaker sepeda
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

"Kalau hanya kita berdua bagaimana jika kita menyewa sepeda, sekitar 40 menit ke sana. Memenuhi target minimal berolahraga setiap hari, bukan?" Joseph tertawa, betapa perempuan ini mengingat semua ucapannya. "Good idea!" Perjalanan menuju Brighton Beach menggunakan sepeda sangatlah nyaman dan aman karena selain tersedianya jalur khusus juga disebabkan separuh perjalanan berada di sepanjang pantai dengan pemandangan yang menyegarkan mata.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai windbreaker sepeda
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Baca Semua Ulasan
Menikahi Ayah Temanku

Menikahi Ayah Temanku

Brian melompat lihai bersama sepedanya dan menjamah lereng tanpa kesulitan berarti. Rean sendiri mendorong sepeda kumbang tanpa beban, menghindari bebatuan dan karang sambil sesekali menahan batang sepeda agar tidak tergelincir. “Apa-apaan itu?” Kening Wira mengerut melihat Rean yang naik ke bukit tanpa menaiki sepedanya sama sekali. Sofia tertawa tanpa sadar. “Oh, tidak ada aturan yang melarang peserta mendorong sepeda, kan?”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai windbreaker sepeda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status