DI BALIK SENYUM SANG CEO
Syena memberanikan diri untuk mengucapkan kata-kata tersebut meskipun ia sendiri geli dengan panggilan itu, karena ia tidak bisa memanggil seseorang yang tidak ia cintai dengan panggilan demikian.
"Kalau tidak boleh suamiku, apa, cintaku, sayangku, kasihku, kakanda atau mas?"
"Cukup!!"
Kazumi berseru gusar, kepalanya terasa meledak mendengar serentetan alternatif yang diucapkan oleh Syena untuknya.
"Panggil Kazumi saja, kalau di rumah, kalau di luar, apalagi di depan publik baru panggilan yang menyuarakan perasaan sayangmu padaku, kau gunakan!" ucap Kazumi pada akhirnya.
Bab Populer