KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Aku menoleh padanya.
“Kalau kalian bertetangga, berarti kamu kenal Pak Kenz, dong?” tanya Intan.
Aku mengengguk pelan dan tersenyum samar.
“Salamin dong, Va. Ya ampuuun, aku ngefans banget sama dia.” Wajah Intan berbinar. Tiba-tiba aku bergidik sendiri, gimana bisa Intan ngafans sama orang sejutek dan mulut cabe seperti Kenzo. Namun, demi agar tak memakan waktu lebih lama, aku hanya membalasnya dengan anggukan.