ALKEMIS TERAKHIR
teriak Daren dari tribun, tampak frustasi melihat Zidan hanya bertahan.
Namun, Zidan tidak mengindahkan teriakan itu. Ia tahu bahwa jika ia melawan dengan kekuatan penuh, identitasnya bisa terungkap. Ia memilih untuk fokus pada strategi, menunggu celah yang tepat untuk menyerang balik.
Denvan, yang merasa diremehkan, semakin meningkatkan intensitas serangannya. "Kau hanya bisa menghindar? Tunjukkan sesuatu, pengecut!" teriaknya, membuat suasana semakin memanas.
Hot Chapters