Cinta Terlarang
Itu membuat Tara terkejut, ia berpikir, selama ini pak Alex yang temperamen dan angkuh ternyata bisa menangis juga.
Dalam isaknya pak Alex menceritakan tentang rasa cintanya pada mama tirinya. Dari diri mama tirinya ia pertama kali merasakan jatuh cinta, dan selama itu hingga kuliah ia tidak pernah lagi mencintai wanita lain sampai pada kematian mama tirinya. Mendengar ceritanya, Tara yang mempunyai jiwa pengasih hanya mengelus-ngelus punggung pak Alex dan memintanya untuk ikhlas melepasnya dan mencoba mencintai wanita lain. Mendengar penjelasan dari Tara, pak Alex langsung melepas pelukan Tara dan berkata padanya.