Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Tanpa Kasih

Pernikahan Tanpa Kasih

Dindingnya dicat putih dengan jendela berterali, menciptakan suasana yang hangat dan mengundang. Di depan rumah, Ayla melihat warung kopi sederhana yang telah diubah dari halaman rumah. Meja kayu tua dan kursi-kursi dari anyaman bambu tersusun rapi di bawah naungan pohon mangga, memberi kesan hangat dan nyaman. Di atas meja, terdapat berbagai pilihan makanan ringan yang menggugah selera, seperti gorengan, kue, dan kopi aromatik yang mengisi udara dengan wangi menggoda.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Chulbuy serahkan satu gelas buat si cantik imut ini, yang langsung di seruput Chika perlahan. Chika senyum manis melihat perhatian Chulbuy padanya. “Enak juga kopi bikinan kamu, eh kos kamu biar kecil, bikin betah, suka aku cowok yang rapi, beda banget dengan kamar si Daeng, mana bau rokok dan berantakan lagi, untung saja ada ART yang bersihin saban hari!” ceplos Chika dan…ambil rokok dari alam tasnya, lalu dengan nikmat merokok jenis menthold.
1050.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Ia mengamati area di sekitarnya, ada segelintir orang berjalan hilir mudik di sekitarnya. "Kopi, kopi, kopi panas. Kopinya, Pak." Seorang wanita pedagang asongan berkeliling menjajakan minuman dan cemilan yang dijualnya. Rindu tersentak mendengar suara perempuan yang sedang menjajakan minuman kopi. Ia pun menoleh ke belakang, matanya langsung berkaca-kaca begitu melihat wanita yang sangat dirindukannya. Bukan 'kah Alfian dan Nurmala mengatakan bahwa wanita itu sedang merantau ke luar negeri, tapi kenapa ia berada di sini dengan keadaan yang lusuh begini.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Dalam hitungan beberapa meter ke depan, aku akhirnya bertemu manusia paling tidak jelas nomor dua setelah Bee. Aku bertanya ke pemilik warung, ibu-ibu muda. Nama warungnya Warung Sulistiani, jadi kuyakin sepenuhnya untuk menyapa dan meminta, “Bi Sulis, tadi ada perempuan cantik pakai jilbab .... makan lontong sayur di sini, gak?”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN YANG TERNODA

PERNIKAHAN YANG TERNODA

Wanita cantik dengan batik warna merah itu duduk di depanku. "Pagi-pagi itu sarapan nasi, bukan kopi!" sungutnya melihat kopi di genggamanku. "Biar pahitnya hidup bisa tersamar dengan pahitnya kopi," ucapku asal. "Jeileee, palingan juga kopinya manis. Pake ngomong pahitnya kopi segala."
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 986 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

tanya pria itu seraya mengambil gelas kopi dan meminumnya. "Tentu saja sengaja dong, karena tempat ini cukup menarik dan sangat asri sehingga otakku yang panas ini bisa langsung di teduhkan dengan seduhan kopi yang menurutku paling pas dari rasa dan aromanya, Haha" Balas gadis itu sambil melirik kearah pramusaji, tampaknya gadis tersebut sudah tidak sabar menunggu pesanannya datang. "Permisi kak, pesanan atas nama Lintang (sambil menaruh kopi dan beberapa kudapan) ada yang bisa saya bantu lagi kak?" tanya pramusaji tersebut.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

tanya Bang Parlin yang mendengar pembicaraan kami. "Entah lah, Bang, kita ikuti saja," kataku seraya turun ke bawah sambil bawa si Butet. Bang Parlin dan Ucok nyusul ke bawah. Di loby hotel sudah menunggu Cut Ana dan suaminya. Aku memperhatikan orang yang buat kopi sanger ini, unik juga, kopi disaring dengan saringan mirip kerucut, setelah terhidang, kopi sanger ini ternyata kopi susu, tapi rasanya lain.
9.8583.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.3K kali sebagai tukang warung kopi cantik
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Aini tersenyum ketika pelayan datang membawa secangkir kopi khas Nanggroe dengan gumpalan asap menawarkan aroma biji kopi pilihan yang dapat menenangkan saraf-sarafnya. Pria keren itu memperhatikan Aini, dan itu dirasakan olehnya. Dia modar-mandir seperti setrikaan di hadapan Aini, sedang melayani pengunjungnya. Lalu, seorang pria paruh baya datang menyapanya, "Dia Akmal, peracik kopi sekaligus barista di kedai ini," suara bapak tua yang ternyata pemilik kedai sederhana tempat Aini singgah datang menjelaskan. Gadis itu mengkerut kening sambil berfikir, aku tidak bertanya, apakah engkau harus menyampaikan, bapak?
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

tanya Max sembari memiringkan badannya melongok wanita itu yang sejak kedatangan Gael jadi super kalem. "Memang kenapa kalau dua? Saya kan lembur, jadi butuh kopi ekstra." Pura-pura santai, Serena menarik boks kopi itu. "Makasih ya, Gael. Lain kali saya traktir kamu kopi juga."
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 784 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Serpihan Hati

Serpihan Hati

Aroma kopi menguar lezat ke indera penciuman. "Aroma yang memabukkan. Warung kopi, aku akan datang setelah urusanku selesai ya." Ucapnya menunjuk warung panggung pinggir sawah yang berbahan ijuk dan bambu. Terpaksa dia menunda keinginan minum kopi dan membelokkan motornya ke pinggir bendungan.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 576 kali sebagai tukang warung kopi cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status