Diuber Janda
"Sepuluh kali. Makanya gue lemes, bawaannya pengen mati aja."
Imron memilih merenung di kursi teras rumahnya. Lelaki itu berandai-andai, jika saja saat ini dia menikah dengan Kakak Amin, pastilah malam seperti ini dilalui dengan penuh keringat di ranjang. Namun nasib berkata lain padanya, bukan berkeringat karena lelah bercumbu, tetapi berkeringat karena habis mencuci baju dan juga piring. Imron tidak tahu sampai kapan akan memiliki nasib mengenaskan seperti ini. Semoga saja tidak lama, ia juga ingin mendapatkan haknya sebagai suami, tetapi ia juga takut malah ditendang istrinya.
Bep
Bab Populer