author-banner
Mona Cim
Mona Cim
Author

Novels by Mona Cim

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

Kelvin Bintara seorang pemuda tuna rungu yang tak diharapkan oleh ayahnya. Dia dan ibunya diperlakukan buruk, diculik, diracuni dan dibuang ke sungai. Keajaiban terjadi, jatuhnya Kelvin ke sungai ternyata membuka portal seorang pendekar hebat yang terbelenggu selama ratusan tahun. Ayah dari pendekar tersebut—Walan Mung— yang masih hidup hinggap sekarang sangatlah kaya raya. Walan Mung memberikan seluruh kekayaan dirinya untuk Kelvin sebagai balas budi. "Aku akan menuntut balas atas semua yang telah aku dan ibuku alami. Ayah dan wanita yang telah merebut posisi ibu, tidak akan aku biarkan hidup tenang mulai sekarang!" Dengan cara apa Kelvin akan membalas dendam pada ayahnya? Mampukah dia bertahan atau sampai akhir tetap menjadi sampah yang terbuang?
Read
Chapter: BAB 108. CINCIN PERMATA [ENDING]
Bintara dan Viona melanjutkan makan malam mereka yang tertunda, membiarkan Rusmini dan David entah langsung pulang atau mengunjungi tempat lain. Setelah sekian lama Viona sudah tak melihat wajah bahagia yang polos kekasihnya. Terakhir ia lihat ketika zaman sekolah SMA dulu.“Kau ingat hari pertama kali kita menjadi sepasang kekasih? Aku yang menyatakan cinta lebih dulu,” sindir Viona tersenyum geli.Tentu saja Bintara merasa terlukai harga dirinya. Ia menatap malas Viona yang sedang menertawakannya. “Itu karena aku sadar diri. Dulu aku tak setampan ini dan memiliki banyak kekurangan. Aku tuli dan penyakitan. Aku juga bukan anak yang diharapkan oleh ayahku. Jadi kepercayaan diriku lenyap karena itu. Aku sungguh tak menduga bagaimana bisa kau menyukaiku yang dulu? Jika aku yang dulu adalah aku yang sekarang, sangat wajar kau menyukai pria tampan, hebat, dan mapan ini,” tutur Bintara yang awalnya merendahkan diri berakhir membanggakan diri. Viona berdecih mendengarnya.“Itu karena kau or
Last Updated: 2025-02-18
Chapter: BAB 107. MAUKAH KAU?
Bintara berdesis saking gemasnya dengan kelakuan Viona yang ternyata hadir ke kampus. Siang ini Bintara menjemput kekasihnya itu sekalian meminta penjelasan mengapa kekasihnya itu tak mendengarkan saran darinya.“Halo, Sayang aku!” Viona langsung memeluk Bintara yang tak membalas pelukannya.“Mengapa kau tak menurutiku?” Pertanyaan dingin dari Bintara membuat Viona melepaskan pelukan itu dengan tampang cemberut.“Hari ini ada test penting. Aku harus hadir ke kampus, Bin. Lagipula aku sudah tak apa. Kau jangan terlalu khawatir seperti ini. Yang harus kau khawatirkan adalah keadaan perutku, aku sangat lapar,” ucap Viona sedikit merengek.“Merengek memang andalanmu,” sahut Bintara berjalan lebih dulu ke arah mobilnya. Ia tetap membukakan pintu untuk Viona walau tak menunggu gadis itu masuk langsung berjalan ke arah pintu mobil bagian kemudi.Bintara menjelankan mobil meninggalkan kampus Viona. Tujuan mereka adalah sebuah restaurant ala Korea yang tak jauh dari kampus Viona. Bintara memes
Last Updated: 2025-02-17
Chapter: BAB 106. PERMINTAAN BINTARA
Rusmini telah pulang ke rumahnya, begitu pun dengan David. Sore ini Viona sudah diperbolehkan pulang, hanya saja ia menunggu infus habis. Bintara dengan setiap menungguinya.“Vi, apa menurutmu baiknya Ibu kembali pada ayah? Mendengar ayah akan pergi ke Paris dan memutuskan untuk menyendiri, rasanya aku juga merasakan kesepian yang ayahku rasakan. Ketulusan ayah juga tampak ketika ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah bercerai dengan ibumu,” lontar Bintara sembari mengupas buah apel.“Kalau menurutku … lebih baik persatukan mereka lagi, Bin. Walau aku tak begitu dekat dengan ibumu, tapi entah mengapa aku bisa melihat bahwa ibumu masih menyimpan perasaaan pada ayahmu. Hanya saja ibumu mempertimbangkan banyak hal hingga tak ingin menuruti kemauan hatinya. Salah satunya juga trauma yang ibumu miliki, Bin. Ibumu pasti takut jikalau ayahmu kembali seperti yang dulu dan menyakiti kalian lagi. Maka jalan satu-satunya yang bisa kau ambil adalah menyakinkan ibumu bahwa pemikiran buruk
Last Updated: 2025-02-16
Chapter: BAB 105. SINDIRAN SOAL PERNIKAHAN
Laras tertangkap saat mencoba melarikan diri ke luar kota bersama dengan anak buahnya. Berita tentang penangkapan itupun masuk berita pada pagi hari ini. Viona dan Bintara menatap layar televisi di rumah sakit. Tampak Laras dengan tampilan berantakan diborgol polisi. Tatapan wanita itu sangat kosong dan tubuhnya sangat lesu. Viona sudah mengetahui hal itu sejak ia bersama dengan ibunya di mobil.“Ibu pasti sangat tertekan hingga mentalnya terguncang. Ibu sangat mengerikan ketika membentakku di mobil waktu itu. Sorot matanya tak wajar, antara takut dan juga marah yang membumbung tinggi.” ungkap Viona.Bintara mengusap pundak kekasihnya dengan lembut dan memeluknya dari samping. “Mungkin kau sedih melihat ibuku seperti itu, Sayang. Tapi itulah yang terbaik untuk ibumu. Tak ada yang bisa mengendalikan ibumu selama ini. Dia terus saja membuat rencana-rencana jahat yang merugikan keluargaku, aku, dan juga dirimu. Aku tak ingin menyaksikan dan merasakan kesakitan keluargaku lagi karena dia,
Last Updated: 2025-02-15
Chapter: BAB 104. MENGANCAM NYAWA
Viona tak tahu kemana ia akan dibawa, tetapi ibunya terlihat sangat tenang. Walau bersama sang Ibu, tetapi Viona merasakan kekhawatiran yang luar biasa. Apakah ini normal? Mengapa ia justru merasa tak akan ketika bersama dengan ibunya sendiri? Viona menoleh ke belakang, tampak sebuah mobil mengikuti mereka. Bukan mobil Bintara, tetapi mobil anak buahnya.“Bu, sepertinya kita diikuti,” ucap Viona.“Tenang, Viona. Anak buah ibu adalah mantan pembalap dulunya. Dia lihai untuk menghindari kejaran itu. Kau tenang saja, mereka tak akan menemukan kita setelah ini,” sahut Laras tersenyum penuh arti.“Memangnya kita akan ke mana, Bu?”“Tentu saja ke tempat yang tenang dan tak ada siapapun yang dapat menemukan kita,” sahut Laras.“Mengapa tak ke kantor polisi saja? Mereka tak akan macam-macam kalau kita ke kantor polisi, Bu,” ucap Viona memberi saran.“Diam kau, Viona! Jangan sekali-sekali kau sebut nama tempat itu! Ibu tak ingin mendengar tempat terkutuk itu!” Hardik Laras dengan tatapan tajam
Last Updated: 2025-02-14
Chapter: BAB 103. HASUTAN LARAS
Usai membayar ganti rugi, Laras pun dibebaskan oleh polisi. Ia keluar dari kantor polisi dengan keadaan yang berantakan. Tatapannya kosong, eyeliner-nya luntur, dan rambutnya berantakan. Laras tak peduli dengan tatapan orang-orang padanya. Sesaat dirinya seperti tak memikirkan apa-apa, lalu tiba-tiba ia teringat kembali dengan kejadian yang baru saja menimpanya. Bagaimana bahagianya ia berselfi dengan David, kedatangan Hendrik yang tiba-tiba merusak suasana, dan hadirnya Bintara yang menjadi akhir dari hubungan dengan suaminya.“Semua ini gara-gara Bintara! Dia pasti telah menyusun rencana ini untuk menghancurkan hidupku! Cih, baiklah. Lihat bagaimana aku bisa menghancurkan hidupmu Bintara! Lihat! Aku bahkan tak peduli meski harus mengorbankan putri Marvin itu!”Laras memesan taksi. Ia menunggu di pinggir jalan dengan berbagai rencana yang saling berlalu lalang di kepalanya. Berbagai kemungkinan buruk pun terbayang-bayang. Apa yang akan dilakukan David setelah ini? Menceraikannya atau
Last Updated: 2025-02-14
Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Zien Cheng terlahir sebagai anak haram mantan ketua sekte terlemah. Sepeninggalan orang tuanya, Zien menjadi murid yang selalu diremehkan dan dihina. Hingga suatu hari dirinya dibuang ke jurang karena diduga penyebab kegagalan sekte tersebut berkembang. Tak disangka, Zien Cheng yang nyaris sekarat, mencium aroma darah yang sangat unik dari dalam sebuah gua. Ketika Zien Cheng menghampiri sumber aroma itu, Zien Cheng diserbu oleh segumpal cahaya pekat berwarna hitam. Ternyata, di gua itu terdapat darah naga hitam yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Maka dengan kekuatan yang baru, Zien Cheng bangkit menjadi pemuda yang perkasa! Zien Cheng siap menakhlukan sekte mana saja terutama Sekte yang telah menganggap nyawanya tak berharga.
Read
Chapter: BAB 77. MENEMUI ORANG ASING
Zien Cheng mendatangi lereng gunung tempat di mana ia akan bertemu dengan murid setia ayahnya Zien Cheng. Setibanya di sana, Zien Cheng tak menemukan siapapun. Meski sudah menelisik sekitar dengan saksama, tetapi tak ada yang bisa ia lihat. "Apakah ini hanya jebakan saja?" gumam Zien Cheng curiga. "Jebakan apa yang kau maksud, Zien Cheng?" Zien Cheng menoleh ke sumber suara. Seorang pria dewasa yang usianya tentu lebih tua dari Zien Cheng mendekat. Pria itu tampak tersenyum ramah tanpa menimbulkan kecurigaan apapun. Hingga ketika keduanya berhadapan, pria itu mengulurkan tangannya lebih dulu. "Perkenalkan aku Ling Fei. Aku adalah salah satu murid setia ayahmu di sekte Kongdang. Setelah bertahun-tahun aku mencari ayahmu, aku malah menemukanmu." Zien Cheng pun menerima uluran tangan itu. "Namaku Zien Cheng. Senang bertemu denganmu," ucapnya meski dengan tampang menyimpan rasa bingung yang mendalam. Ling Fei tertawa pelan sambil melepaskan tangan Zien Cheng. "Kau pasti mempuny
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: BAB 76. MURID SETIA AYAH?
Tian Feng menghadap ayahnya usai kembali dari hutan. Teman-temannya pun terheran-heran melihat tampang pucat Tian Cheng yang datang hanya sendirian saja. Padahal tadi saat berangkat membawa setidaknya lima anak buah."Apa yang terjadi, Tian Feng? Mengapa kau terlihat pucat seperti itu?" tanya Gwen Cheng."Apa terjadi sesuatu?" tanya Fang Xio.Tian Feng membuang napas dengan kasar, ia mendongak menatap ayahnya yang sedari diam sana memperhatikan putranya. Sepertinya Hok tahu apa yang terjadi hingga tak memberikan komentar apapun di awal."Aku gagal. Awalnya aku sangat bersemangat karena berhasil menemukan Zien Cheng. Jadi aku utus lima anak buahku untuk menyerang Zien Cheng dan membawanya ke sini. Itu rencana awalnya. Tapi dalam waktu yang singkat semua anak buahku terbunuh usai berkelahi dengan Zien Cheng. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana hebatnya dia sekarang," tutur Tian Feng menjelaskan.Kedua temannya sama-sama terkejut. Mereka benar-benar iri dengan pencapaian
Last Updated: 2026-09-21
Chapter: BAB 75. PESAN DARI MEI AN
Zien Cheng dan Peng Hao sampai ke dekat pagar samping asrama perguruan Bunga Petir. Zien Cheng melihat dari sana keadaan asrama. Rasanya ia juga merindukan asrama itu. Sudah cukup lama semenjak ia keluar dari sekte untuk mencari kitab ilmu, ia tak pernah masuk ke dalamnya."Kau merindukan asrama?" tanya Peng Hao begitu melihat tatapan sendu Zien Cheng. "Sesekali masuklah. Kau bisa masuk ke kamar kita. Aku masih ada di kamar sebelumnya yang kita tempati. Kamar tiga murid nakal itu sudah diisi dengan murid baru.""Mereka sudah resmi diberhentikan?""Ya tak mungkin tidak. Pimpinan Wang sendiri yang melihat mereka menjadi pengkhianat. Aku dengar-dengar tiga murid nakal itu bahkan melawan Pimpinan Wang, Putri An Ran, dan Senior Bo waktu berusaha mencari kitab ilmu itu. Sudah pasti mereka tak akan diterima lagi di perguruan ini. Mereka dicap sebagai pengkhianat. Jika mereka tertangkap, maka ada kemungkinan disandera oleh sekte Bunga Petir," tutur Peng Hao menjelaskan.Zien Cheng mengangguk
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: BAB 74. PERTEMUAN KEMBALI ZIEN CHANG DAN PENG HAO
Zien Cheng memakai pakaian penyamaran serba hitam hingga penutup wajah untuk penghindari perhatian musuh dari pihak manapun. Langkahnya yang lebar, kini terdengar ragu ketika merasa ada seseorang yang mengikutinya dari belakang. Meski begitu, Zien Cheng tetap berjalan dengan santai. Hingga ketika langkah seseorang di belakangnya semakin dekat, Zien Cheng langsung berbalik badan."HAAAAH!" Seorang pemuda yang mengikuti Zien Cheng langsung terjatuh ke tanah begitu saja saking terkejutnya ketika Zien Cheng berpaling."Sudah kuduga itu kau, Peng Hao. Mengapa harus mengendap-endap begitu?" tanya Zien Cheng seraya membantu temannya berdiri."Aku kan ragu itu kau atau bukan. Lagian kau memakai pakaian penyamaran seperti ini. Untung aku masih cukup bisa mengenalimu," keluh Peng Hao."Ini demi keamananku. Sebagai pemilik kitab ilmu itu.""Bukankah kau sekarang sudah menjadi yang terhebat? Untuk apa kau takut pada mereka, Zien Cheng?""Tentu saja tak semudah itu mempelajari semua ilmu yang ada
Last Updated: 2026-08-19
Chapter: BAB 73. DIJADIKAN TAMENG
Zien Cheng berlatih tanpa henti, kitab ilmu yang telah ia pelajari sudah pada halaman lima. Di gua hitam arang itu Zien Cheng melakukan berbagai jurus yang telah ia pelajari dari awal hingga pada halaman terakhir yang ia buka. Gerakannya telah begitu sempurna, ditandai dengan cahaya gemilau hitam yang memancar pada tubuhnya.Keringat membanjiri wajahnya. Zien Cheng berjalan keluar dari gua itu. Lantas mendekati aliran air yang tak jauh dari sana. Zien Cheng meredakan tuntutan dahaganya dengan minum air yang begitu segar."Ah ... ini menyegarkan."Zien Cheng tercenung sebentar begitu terpikir akan sesuatu. "Apa kabar Mei An dan Peng Hao yang menungguku waktu itu? Mereka berdua yang membantuku untuk bisa menembus portal laut saat itu. Aku harus mengunjungi mereka. Tapi, apa mereka sekarang ada di sekte Bunga Petir?"Zien Cheng mendengar suara langkah kaki seseorang walau dengan jarak yang cukup jauh. Bahkan pendengarannya juga mendengar percakapan beberapa orang itu. Zien Cheng memejamk
Last Updated: 2026-07-29
Chapter: BAB 72. DIRESTUI TAPI BERBAHAYA
Mendengar kabar kakaknya kembali, Mei An segera mendatangi kamar kakaknya. Putri bungsu Wang itu menghentikan langkahnya di depan pintu kamar sang kakak sambil menetralkan embusan napasnya. Lalu, tangannya mengetuk pintu. "Kakak, apa kau sedang tidur? Jika tidak, bolehkah aku masuk?" tanya Mei An dengan harapan kakaknya mengizinkannya masuk. "Masuklah." Mei An senang bukan main. Ia masuk ke dalam kamar sang kakak dengan pelan, lalu menutup pintunya. Tampak An Ran sedang duduk di depan meja sambil membaca buku ilmu bela diri. "Kakak sedang sibuk?" "Tidak. Aku hanya membaca buku lama yang belum sempat aku pelajari. Ada apa kau kemari?" Mei An tersenyum tipis. "Mendengar Kakak dan Senior Bo sudah pulang membuatku sangat lega. Berarti urusan kalian di sana sudah selesai, bukan? Bagaimana hasilnya?" An Ran terkekeh mendengar pertanyaan naif sang adik. "Aku tahu ke mana arah pertanyaanmu. Kau pasti tahu bahwa kami tak akan berhasil membawa pulang kitab itu, bukan?" "Kakak mengapa be
Last Updated: 2026-07-24
KERIS SAKTI PEMBACA TAKDIR

KERIS SAKTI PEMBACA TAKDIR

Sebelum kakeknya meninggal, Darka diberitahu bahwa ada sebuah keris sakti yang tertanam di bawah rumah lama sang kakek. Darka disuruh mencarinya untuk bisa membalaskan dendam pada orang yang menculik ibunya. Namun, ternyata selain memberikan kekuatan super, keris itu juga membawa bahaya bagi Darka. Sebab ada banyak musuh yang mengincar keberadaan keris sakti itu, bahkan orang pada dimensi lain. Dalam perjalanan misinya, Darka ditakdirkan bertemu dengan wanita cantik bernama Jenika yang membutuhkan Darka menjadi kekasih palsunya. Sebagai gantinya, Jenika memberikan fasilitas kemewahan untuk Darka. Bagaimana cara Darka melindungi keris sakti tersebut? Bagaimanakah kisah Darka bersama dengan Jenika yang terlibat hubungan palsu?
Read
Chapter: BAB 62. KENYATAAN PAHIT
Liburan sehari semalam itu membuat hibungan Darka dan Jenika menjadi semakin dekat. Mereka bukan lagi pasangan palsu, tetapi pasangan yang nyata. Mereka berangkat dengan cinta yang masih setengah dan kembali dengan cinta yang utuh. Rasanya mereka tak rela liburan mereka berakhir begitu saja."Apakah kau bersedia jika liburan bersamaku lagi?" tanya Darka."Tentu saja. Mengapa tidak? Tapi untuk liburan selanjutnya ... pastikan liburan untuk berbulan madu," sahut Jenika menahan malunya mengatakan hal itu.Darka tertawa geli mendengarnya. "Kau tak sabar aku nikahi rupanya. Eumm ... baiklah. Di liburan berikutnya mari pergi setelah kita menikah dan ingin berbulan madu.""Aku pegang janjimu," sahut Jenika."Peganglah yang erat, Sayang. Aku tak akan ingkar janji," sahut Darka mengedipkan matanya.Tawa mereka pecah. Sampai tak terasa ternyata mereka sudah sampai di depan kediaman Jenika. Mobil itu memasuki halaman rumah. Tak ada satupun mobil di sana."Sepertinya orang tuamu belum pulang, ya?
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: BAB 61. SURAT MISTERIUS UNTUK TUAN MARSON
Tuan Marson tengah sibuk dengan berkas-berkasnya. Tiba-tiba pintu ruangan kerjanya diketuk dari luar. Tuan Marson menyuruhnya masuk. Tampak salah satu orang kepercayaannya membawa sebuah kotak tipis berwarna hitam."Maaf mengganggu, Tuan Marson. Ada titipan barang dari seorang pria yang baru saja datang. Aku telah memeriksa isinya. Isinya tidak ada yang berbahaya," ucap pria itu."Baiklah. Kau boleh tunggu di luar," ucap Tuan Marson."Baik, Tuan," sahutnya seraya berjalan menuju ke arah luar.Tuan Marson membuka kotak hitam tersebut. Di dalamnya ada sebuah surat dan beberapa foto. Tuan Marson memilih membuka surat itu terlebih dahulu sebelum membuka foto-foto yang ada di bawah surat tersebut.Untuk Tuan Marson Yang TerhormatApa kau berbahagia karena putrimu akan menikah dengan pria bernama Darka? Apa kau tahu siapa Darka sebenarnya? Jika tidak, akan aku beritahu Anda sekarang juga. Darka adalah orang yang telah membunuh Tuan Hong beserta semua anak buahnya di hari yang sama. Wanita y
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: BAB 60. JANJI CINTA DI PULAU SEBERANG
"Darka, bawalah ini," ucap Karisa datang dari dapur membawa tas bekal untuk ia berikan pada putranya yang ingin pergi berlibur dengan tunangannya. "Ibu membuatkan kalian bekal.""Terima kasih, Bu," sahut Darka menerima tas itu. "Aku mungkin akan pulang besok karena harus menginap di sana untuk melihat sunset. Ibu jangan keluar rumah, ya. Jika menginginkan sesuatu katakan saja pada Bima. Dia akan melakukannya untuk Ibu."Karisa mengangguk walau disertai helaan napas yang terdengar bosan. Darka memeluk ibunya dengan lembut. "Sebentar lagi Ibu tak akan aku kekang seperti ini. Di tempat yang aman nanti, Ibu bisa pergi keluar sendiri tanpa aku batasi seperti ini. Selama di tempat yang berbahaya ini aku tak akan membiarkan Ibu keluar rumah dengan bebas.""Kapan Ibu akan pindah?" tanya Karisa."Mungkin tiga hari lagi, Bu. Aku sudah menemukan tempat yang bagus dan nyaman untuk Ibu. Di sebuah pedesaan yang asri dan ramai penduduk. Aku yakin Ibu akan betah di sana. Jika di sini sudah aman, aku
Last Updated: 2026-09-03
Chapter: BAB 59. MENDAPATKAN BAHAN UNTUK ADU DOMBA
Darka keluar dari ruangannya. Tak sengaja ia melihat ke arah lift, Jenika baru saja keluar dari sana dengan langkah yang lesu. Darka langsung masuk ke dalam lagi dan bersembunyi di balik pintu. Begitu Jenika masuk, niat jahilnya pun terlaksana."WOAH" teriak Darka mengagetkan Jenika yang bahkan tak terkejut. "Apa yang kau lakukan?" tanya Jenika yang baru tersadar dari lamunannya.Darka langsung menurunkan kedua tangannya yang tadi berpose seperti harimau hendak menerkam mangsanya. "Kau tak terkejut?""Kau tadi mengejutkanku?""Wah ... ada apa denganmu hari ini? Kau juga tampak lesu. Ceritakan padaku," tanya Darka seraya mengikuti Jenika yang berjalan ke arah mejanya."Tidak ada. Aku hanya bosan saja," sahutnya seraya duduk di kursi kerjanya.Darka menarik kursinya agar bisa duduk di samping wanita itu. Jenika sama sekali tak protes. Tangan lentiknya mulai menyalakan komputer."Jika aku sedang memiliki pikiran yang runyam, jangan paksakan untuk bekerja. Nanti kau menangis," ucap Darka
Last Updated: 2026-09-03
Chapter: BAB 58. FAKTA DARI AYAH JENIKA
Jenika mendatangi ayahnya di ruang kerja. Ia membawa secangkir kopi dan kue bolu yang ia beli dari toko kue sore tadi. Senyumannya dibalas hangat oleh sang ayah. Tuan Manson langsung melepaskan tangannya dari komputer."Wah ... putri Ayah yang cantik membawakan kopi dan kue untuk Ayahnya?" Jenika tersenyum. "Aku membeli kue bolu di toko kue milik temanku yang baru buka hari ini. Jadi aku ingin Ayah mencicipinya juga. Ibu juga sudah mencobanya dan rasanya enak katanya.""Baiklah, Sayang. Ayah akan mencobanya," sahut Tuan Manson seraya mengambil sepotong kue holu pandan itu. "Ummmm! Ini enak sekali. Temanmu sangat berbakat membuat kue rupanya. Kita bisa memesannya nanti. Ayah menyukainya," puji Manson sebelum menyesap kopi buatan putrinya."Syukurlah kalau Ayah suka," sahut Jenika merasa lega. Ia kemudian memperhatikan ruangan itu dengan tatapan lembut dan berjalan menuju ke dinding kaca yang memberikan pemandangan indah di komplek elit itu. Apalagi langit malam tengah ditaburi oleh bi
Last Updated: 2026-09-03
Chapter: BAB 57. RENCANA MEMINDAHKAN IBU
Darka pulang ke rumahnya. Ia melihat bagian menghitam dari rumahnya. Melihat hal itu membuat Darka menahan rasa geramnya. Berarti seseorang yang melakukan ini ingin membalaskan dendamnya pada Darka dengan cara menghabisi ibunya."Jika ibuku berada di sini terus ada kemungkinan aku akan kecolongan. Ibu dalam mara bahaya selalu. Aku harus memindahkan ibu ke tempat yang lebih aman. Jika di sini, Ibu akan menjadi incaran para musuhku," gumam Darka.Darka masuk ke dalam rumahnya. Ia menemui ibunya di ruang tengah. Ibunya terlihat kaget melihat kedatangan Darka. Lekas ia lepas kain yang sedang ia rajut."Darka, kau pulang lebih awal?""Ya. Ingin mengambil sesuatu yang tertinggal. Tapi apa yang terjadi dengan bagian samping rumah, Bu?"Karisa terlihat gugup dan tak bisa menjawab. "Itu ... itu karena--""Ibu tak seharusnya menyembunyikan sesuatu atau berbohong padaku. Mengapa ibu hanya mengabari Bima tapi tidak mengabariku, Bu? Apa aku tidak bisa Ibu andalkan?" tanya Darka."Tidak. Bukan begi
Last Updated: 2026-09-03
Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Vannia rela meninggalkan semua kemewahan yang ia miliki demi bisa bersama dengan Renvier. Namun, setelah menikah keluarga Renvier malah selalu mengucilkannya dan menginjak harga dirinya setiap hari. Tak sampai di situ, Renvier bahkan berselingkuh dengan sahabat Vannia bernama Anya. Di tengah lautan luka tersebut, mampukah Vannia bertahan dan memperjuangkan cintanya? Atau Vannia malah menghancurkan kedua penghianat itu? "Ambil saja suamiku, Anya. Tapi jangan salahkan aku jika merenggut kewarasanmu dengan cara yang menyakitkan!"
Read
Chapter: 144. AKHIR TERBAIK [ENDING]
Setelah semuanya berlalu, Zein membawa anak dan istrinya ke ruang tengah. Mereka meninggalkan Renvier dan Anya di dalam ruang kerja Zein. Mereka perlu bicara, jadi Zein tak ingin menganggunya."Syukurlah kau datang tepat waktu, Sayang. Aku benar-benar sangat takut sekali. Anak-anak juga sama. Ronald benar-benar seperti iblis," ucap Vannia.Zein menggenggam tangan Vannia. "Maafkan aku membuat kalian ketakutan karena tak datang lebih awal. Aku dan Renvier pergi ke hutan tempat Ronald disekap. Di sana kami melihat Sansita dan suami barunya. Tak sengaja kami mendengar Ronald sudah bebas. Kami tak tahu bebasnya Ronald hari ini atau hari sebelumnya. Jadi kami memutuskan untuk menyelidikinya. Ada sebuah toko alat pancing tak jauh dari sana. Ada CCTV yang terpasang dan kebetulan di depannya ada dijual bahan bakar eceran. Renvier mengenali itu mobil Ronald. Tapi ternyata yang keluar dari mobil Ronald adalah Jonan. Dari sana kami menyimpulkan bahwa Jonan yang membebaskan Ronald. Lalu aku dan Re
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 143. MOMENT MENCENGKAM
Jonan terusir dari rumah Vannia. Dia dikeluarkan oleh dua satpam dari sana. Namun, Jonan rupanya sudah mempunyai rencana lain. Tak lama setelah ia terusir, sebuah mobil datang. Dari dalam mobil itu, keluar Ronald dengan pakaian pengantar paket makanan."Aku gagal masuk karena mereka sudah mengetahui tujuanku," ucap Jonan."Baiklah. Berarti giliranku untuk bergerak. Kau bersembunyilah sebentar, Ayah," ucap Ronald. Ia memberikan sebuah pistol pada Jonan tanpa banyak bicara.Ronald menekan bel gerbang rumah dua kali. Tak lama sebuah pintu kecil yang ada di bagian pinggir pagar terbuka. Satpam menilik keluar. Ronald pun mengangkat satu kotak pizza di tengannya. Tanpa rasa curiga, satpam itupun membuka pagarnya. Pada saat satpam ingin menerima pesanan, Ronald membuka lebar gerbangnya. Pada saat yang sama Jonan datang dan menembak satpam itu.Suara tembakan dari luar membuat Vannia dan Anya sungguh sangat terkejut. Mereka berdua mengintip dari jendela. Tampak Ronald datang memegang sebuah p
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 142. TAMU YANG HARUS DIHINDARI
Zein dan Renvier akhirnya menemukan informasi tentang keberadaan Ronald. Dari kamera CCTV yang tak jauh dari hutan. Tepatnya di sebuah toko alat pancing. Mereka menemukan mobil yang biasa dikendarai oleh Ronald singgah di depan toko alat pancing yang juga menjual bahan bakar eceran di depan tokonya. Dari mobil itu keluar Jonan yang berbicara pada pemilik toko untuk mengisikan bahan bakar mobilnya."J-Jonan?" Renvier nyaris tak percaya jikalau yang ia lihat benar-benar adalah Jonan, ayahnya Anya. "Jonan siapa?" tanya Zein yang sedari tadi ikut menatap layar komputer yang memutar video CCTV."Jonan adalah ayah kandung Anya. Anya tak mengakuinya ayahnya karena ayahnya bukan orang kaya. Malah mengakui kekasih baru ibunya sebagai ayahnya. Tapi aku heran. Mengapa Jonan melakukan ini semua? Baru beberapa hari yang lalu aku menghadiri acara pernikahan ibunya Anya dengan kekasihnya. Aku berangkat bersama dengan Jonan. Entah apa yang terjadi pada Jonan dan Sansita waktu itu, karena aku sibuk d
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 141. MAAFKAN AKU, VANNIA
Anya benar-benar seperti orang gila. Ia baru saja mendapatkan kabar dari ibunya jikalau Ronald telah kabur dari tempat penyekapan. Anya tak tahu harus bagaimana. Ronald sudah pasti akan mencarinya dan menuntut balas. Ada beberapa kemungkinan yang akan dilakukan Ronald. Pertama dia akan untuk membunuh Anya. Kedua Ronald akan datang untuk merebut Cia. Dan ketika Ronald akan datang untuk membongkar semuanya pada Renvier bahwa dirinya adalah suami dari Anya."Aaaaaaaaarghhh!" teriak Anya di kamar mandi histeris karena kusutnya pikirannya saat ini.Anya menangis sejadi-jadinya di kamar mandi. Di bawah air shower gadis itu bersimpuh dengan kesedihan yang benar-benar kacau. Begitu banuak yang ia khawatirkan hingga bingung harus melakukan hal apa untuk berlindung."Apa yang harus aku lakukan? Ronald telah bebas. Dia pasti sedang memulihkan tenaganya untuk datang menemuiku. C-Cia putriku akan dalam bahaya. Tidak. Aku tidak akan membiarkan putriku dibawa oleh Ronald. Tidak akan," racau Anya."K
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 140. RONALD KABUR
Zein tak langsung mengantar Renvier ke rumah, melainkan mampir ke sebuah kafe untuk minum kopi sambil membicarakan tentang misi mereka untuk menangkap kedua mangsa mereka yaitu Anya dan Ronald. Di sebuah ruangan private itu mereka sedang menunggu kedatangan orang suruhan Renvier yang sedang menyelidiki keberadaan Ronald saat ini.Tak lama yang ditunggu datang. Pria dengan perawakan tinggi besar memasuki ruangan itu, lalu memberikan laporan pada Renvier. Usai ia, Renvier menyuruhnya pergi."Coba aku lihat," ujar Zein.Renvier membuka berkas itu, lalu menyusunnya di meja agar Zein bisa melihat apa isi dari berkas itu. Ternyata potret-potret Ronald yang dibawa oleh dua orang dari kediamannya. Namun, Ronald tampak tak sadarkan diri."Dia diculik?" tanya Zein tak menyangka."Kupikir begitu. Dia diculik dari rumahnya. Lantas, siapa yang merencanakan ini semua?" tanya Renvier juga sama bingungnya.Zein tiba-tiba menunjuk ke arah pintu. "Lihat! Bukankah ini Anya? Ini seperti Anya. Perawakanny
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 139. BEKERJA SAMA DENGAN MUSUH
"Wah, ada Paman Renvier!" seru Gevano yang duduk di kursi depan meja makan.Vannia yang sedang menyajikan sarapan, menoleh ke arah dua pria yang baru saja menghampiri meja makan. Tampak Renvier lebih baik kondisinya dari tadi malam."Duduklah. Aku akan ambil piring tambahan," ucap Vannia."Terima kasih," ucap Renvier.Renvier duduk di samping Geira. Posisinya tepat di hadapan Zein yang menatapnya tajam. Renvier menghela napas jengah, ia terganggu dengan tatapan pria itu."Bisakah kau jangan menatapku dengan mata melotot seperti itu? Aku berjanji tak akan macam-macam," pinta Renvier."Aku tak melotot. Aku hanya memperingatimu.""Aku tahu itu. Setelah ini aku juga pulang," sahut Renvier merengut.Vannia meletakkan satu piring lagi di hadapan Renvier sebelum ia duduk di samping Zein."Sayang, kau mau sop ayam?" tanya Vannia pada Zein."Tentu. Aku ingin banyak wortel dalam piringku," sahut Zein tersenyum."Aku akan ambilkan," sahut Vannia dengan telaten menyediakan makanan dan lauknya unt
Last Updated: 2025-10-25
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status