author-banner
Mona Cim
Mona Cim
Author

Novels by Mona Cim

Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Vannia rela meninggalkan semua kemewahan yang ia miliki demi bisa bersama dengan Renvier. Namun, setelah menikah keluarga Renvier malah selalu mengucilkannya dan menginjak harga dirinya setiap hari. Tak sampai di situ, Renvier bahkan berselingkuh dengan sahabat Vannia bernama Anya. Di tengah lautan luka tersebut, mampukah Vannia bertahan dan memperjuangkan cintanya? Atau Vannia malah menghancurkan kedua penghianat itu? "Ambil saja suamiku, Anya. Tapi jangan salahkan aku jika merenggut kewarasanmu dengan cara yang menyakitkan!"
Read
Chapter: 144. AKHIR TERBAIK [ENDING]
Setelah semuanya berlalu, Zein membawa anak dan istrinya ke ruang tengah. Mereka meninggalkan Renvier dan Anya di dalam ruang kerja Zein. Mereka perlu bicara, jadi Zein tak ingin menganggunya."Syukurlah kau datang tepat waktu, Sayang. Aku benar-benar sangat takut sekali. Anak-anak juga sama. Ronald benar-benar seperti iblis," ucap Vannia.Zein menggenggam tangan Vannia. "Maafkan aku membuat kalian ketakutan karena tak datang lebih awal. Aku dan Renvier pergi ke hutan tempat Ronald disekap. Di sana kami melihat Sansita dan suami barunya. Tak sengaja kami mendengar Ronald sudah bebas. Kami tak tahu bebasnya Ronald hari ini atau hari sebelumnya. Jadi kami memutuskan untuk menyelidikinya. Ada sebuah toko alat pancing tak jauh dari sana. Ada CCTV yang terpasang dan kebetulan di depannya ada dijual bahan bakar eceran. Renvier mengenali itu mobil Ronald. Tapi ternyata yang keluar dari mobil Ronald adalah Jonan. Dari sana kami menyimpulkan bahwa Jonan yang membebaskan Ronald. Lalu aku dan Re
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 143. MOMENT MENCENGKAM
Jonan terusir dari rumah Vannia. Dia dikeluarkan oleh dua satpam dari sana. Namun, Jonan rupanya sudah mempunyai rencana lain. Tak lama setelah ia terusir, sebuah mobil datang. Dari dalam mobil itu, keluar Ronald dengan pakaian pengantar paket makanan."Aku gagal masuk karena mereka sudah mengetahui tujuanku," ucap Jonan."Baiklah. Berarti giliranku untuk bergerak. Kau bersembunyilah sebentar, Ayah," ucap Ronald. Ia memberikan sebuah pistol pada Jonan tanpa banyak bicara.Ronald menekan bel gerbang rumah dua kali. Tak lama sebuah pintu kecil yang ada di bagian pinggir pagar terbuka. Satpam menilik keluar. Ronald pun mengangkat satu kotak pizza di tengannya. Tanpa rasa curiga, satpam itupun membuka pagarnya. Pada saat satpam ingin menerima pesanan, Ronald membuka lebar gerbangnya. Pada saat yang sama Jonan datang dan menembak satpam itu.Suara tembakan dari luar membuat Vannia dan Anya sungguh sangat terkejut. Mereka berdua mengintip dari jendela. Tampak Ronald datang memegang sebuah p
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 142. TAMU YANG HARUS DIHINDARI
Zein dan Renvier akhirnya menemukan informasi tentang keberadaan Ronald. Dari kamera CCTV yang tak jauh dari hutan. Tepatnya di sebuah toko alat pancing. Mereka menemukan mobil yang biasa dikendarai oleh Ronald singgah di depan toko alat pancing yang juga menjual bahan bakar eceran di depan tokonya. Dari mobil itu keluar Jonan yang berbicara pada pemilik toko untuk mengisikan bahan bakar mobilnya."J-Jonan?" Renvier nyaris tak percaya jikalau yang ia lihat benar-benar adalah Jonan, ayahnya Anya. "Jonan siapa?" tanya Zein yang sedari tadi ikut menatap layar komputer yang memutar video CCTV."Jonan adalah ayah kandung Anya. Anya tak mengakuinya ayahnya karena ayahnya bukan orang kaya. Malah mengakui kekasih baru ibunya sebagai ayahnya. Tapi aku heran. Mengapa Jonan melakukan ini semua? Baru beberapa hari yang lalu aku menghadiri acara pernikahan ibunya Anya dengan kekasihnya. Aku berangkat bersama dengan Jonan. Entah apa yang terjadi pada Jonan dan Sansita waktu itu, karena aku sibuk d
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 141. MAAFKAN AKU, VANNIA
Anya benar-benar seperti orang gila. Ia baru saja mendapatkan kabar dari ibunya jikalau Ronald telah kabur dari tempat penyekapan. Anya tak tahu harus bagaimana. Ronald sudah pasti akan mencarinya dan menuntut balas. Ada beberapa kemungkinan yang akan dilakukan Ronald. Pertama dia akan untuk membunuh Anya. Kedua Ronald akan datang untuk merebut Cia. Dan ketika Ronald akan datang untuk membongkar semuanya pada Renvier bahwa dirinya adalah suami dari Anya."Aaaaaaaaarghhh!" teriak Anya di kamar mandi histeris karena kusutnya pikirannya saat ini.Anya menangis sejadi-jadinya di kamar mandi. Di bawah air shower gadis itu bersimpuh dengan kesedihan yang benar-benar kacau. Begitu banuak yang ia khawatirkan hingga bingung harus melakukan hal apa untuk berlindung."Apa yang harus aku lakukan? Ronald telah bebas. Dia pasti sedang memulihkan tenaganya untuk datang menemuiku. C-Cia putriku akan dalam bahaya. Tidak. Aku tidak akan membiarkan putriku dibawa oleh Ronald. Tidak akan," racau Anya."K
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 140. RONALD KABUR
Zein tak langsung mengantar Renvier ke rumah, melainkan mampir ke sebuah kafe untuk minum kopi sambil membicarakan tentang misi mereka untuk menangkap kedua mangsa mereka yaitu Anya dan Ronald. Di sebuah ruangan private itu mereka sedang menunggu kedatangan orang suruhan Renvier yang sedang menyelidiki keberadaan Ronald saat ini.Tak lama yang ditunggu datang. Pria dengan perawakan tinggi besar memasuki ruangan itu, lalu memberikan laporan pada Renvier. Usai ia, Renvier menyuruhnya pergi."Coba aku lihat," ujar Zein.Renvier membuka berkas itu, lalu menyusunnya di meja agar Zein bisa melihat apa isi dari berkas itu. Ternyata potret-potret Ronald yang dibawa oleh dua orang dari kediamannya. Namun, Ronald tampak tak sadarkan diri."Dia diculik?" tanya Zein tak menyangka."Kupikir begitu. Dia diculik dari rumahnya. Lantas, siapa yang merencanakan ini semua?" tanya Renvier juga sama bingungnya.Zein tiba-tiba menunjuk ke arah pintu. "Lihat! Bukankah ini Anya? Ini seperti Anya. Perawakanny
Last Updated: 2025-10-25
Chapter: 139. BEKERJA SAMA DENGAN MUSUH
"Wah, ada Paman Renvier!" seru Gevano yang duduk di kursi depan meja makan.Vannia yang sedang menyajikan sarapan, menoleh ke arah dua pria yang baru saja menghampiri meja makan. Tampak Renvier lebih baik kondisinya dari tadi malam."Duduklah. Aku akan ambil piring tambahan," ucap Vannia."Terima kasih," ucap Renvier.Renvier duduk di samping Geira. Posisinya tepat di hadapan Zein yang menatapnya tajam. Renvier menghela napas jengah, ia terganggu dengan tatapan pria itu."Bisakah kau jangan menatapku dengan mata melotot seperti itu? Aku berjanji tak akan macam-macam," pinta Renvier."Aku tak melotot. Aku hanya memperingatimu.""Aku tahu itu. Setelah ini aku juga pulang," sahut Renvier merengut.Vannia meletakkan satu piring lagi di hadapan Renvier sebelum ia duduk di samping Zein."Sayang, kau mau sop ayam?" tanya Vannia pada Zein."Tentu. Aku ingin banyak wortel dalam piringku," sahut Zein tersenyum."Aku akan ambilkan," sahut Vannia dengan telaten menyediakan makanan dan lauknya unt
Last Updated: 2025-10-25
TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

Kelvin Bintara seorang pemuda tuna rungu yang tak diharapkan oleh ayahnya. Dia dan ibunya diperlakukan buruk, diculik, diracuni dan dibuang ke sungai. Keajaiban terjadi, jatuhnya Kelvin ke sungai ternyata membuka portal seorang pendekar hebat yang terbelenggu selama ratusan tahun. Ayah dari pendekar tersebut—Walan Mung— yang masih hidup hinggap sekarang sangatlah kaya raya. Walan Mung memberikan seluruh kekayaan dirinya untuk Kelvin sebagai balas budi. "Aku akan menuntut balas atas semua yang telah aku dan ibuku alami. Ayah dan wanita yang telah merebut posisi ibu, tidak akan aku biarkan hidup tenang mulai sekarang!" Dengan cara apa Kelvin akan membalas dendam pada ayahnya? Mampukah dia bertahan atau sampai akhir tetap menjadi sampah yang terbuang?
Read
Chapter: BAB 108. CINCIN PERMATA [ENDING]
Bintara dan Viona melanjutkan makan malam mereka yang tertunda, membiarkan Rusmini dan David entah langsung pulang atau mengunjungi tempat lain. Setelah sekian lama Viona sudah tak melihat wajah bahagia yang polos kekasihnya. Terakhir ia lihat ketika zaman sekolah SMA dulu.“Kau ingat hari pertama kali kita menjadi sepasang kekasih? Aku yang menyatakan cinta lebih dulu,” sindir Viona tersenyum geli.Tentu saja Bintara merasa terlukai harga dirinya. Ia menatap malas Viona yang sedang menertawakannya. “Itu karena aku sadar diri. Dulu aku tak setampan ini dan memiliki banyak kekurangan. Aku tuli dan penyakitan. Aku juga bukan anak yang diharapkan oleh ayahku. Jadi kepercayaan diriku lenyap karena itu. Aku sungguh tak menduga bagaimana bisa kau menyukaiku yang dulu? Jika aku yang dulu adalah aku yang sekarang, sangat wajar kau menyukai pria tampan, hebat, dan mapan ini,” tutur Bintara yang awalnya merendahkan diri berakhir membanggakan diri. Viona berdecih mendengarnya.“Itu karena kau or
Last Updated: 2025-02-18
Chapter: BAB 107. MAUKAH KAU?
Bintara berdesis saking gemasnya dengan kelakuan Viona yang ternyata hadir ke kampus. Siang ini Bintara menjemput kekasihnya itu sekalian meminta penjelasan mengapa kekasihnya itu tak mendengarkan saran darinya.“Halo, Sayang aku!” Viona langsung memeluk Bintara yang tak membalas pelukannya.“Mengapa kau tak menurutiku?” Pertanyaan dingin dari Bintara membuat Viona melepaskan pelukan itu dengan tampang cemberut.“Hari ini ada test penting. Aku harus hadir ke kampus, Bin. Lagipula aku sudah tak apa. Kau jangan terlalu khawatir seperti ini. Yang harus kau khawatirkan adalah keadaan perutku, aku sangat lapar,” ucap Viona sedikit merengek.“Merengek memang andalanmu,” sahut Bintara berjalan lebih dulu ke arah mobilnya. Ia tetap membukakan pintu untuk Viona walau tak menunggu gadis itu masuk langsung berjalan ke arah pintu mobil bagian kemudi.Bintara menjelankan mobil meninggalkan kampus Viona. Tujuan mereka adalah sebuah restaurant ala Korea yang tak jauh dari kampus Viona. Bintara memes
Last Updated: 2025-02-17
Chapter: BAB 106. PERMINTAAN BINTARA
Rusmini telah pulang ke rumahnya, begitu pun dengan David. Sore ini Viona sudah diperbolehkan pulang, hanya saja ia menunggu infus habis. Bintara dengan setiap menungguinya.“Vi, apa menurutmu baiknya Ibu kembali pada ayah? Mendengar ayah akan pergi ke Paris dan memutuskan untuk menyendiri, rasanya aku juga merasakan kesepian yang ayahku rasakan. Ketulusan ayah juga tampak ketika ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah bercerai dengan ibumu,” lontar Bintara sembari mengupas buah apel.“Kalau menurutku … lebih baik persatukan mereka lagi, Bin. Walau aku tak begitu dekat dengan ibumu, tapi entah mengapa aku bisa melihat bahwa ibumu masih menyimpan perasaaan pada ayahmu. Hanya saja ibumu mempertimbangkan banyak hal hingga tak ingin menuruti kemauan hatinya. Salah satunya juga trauma yang ibumu miliki, Bin. Ibumu pasti takut jikalau ayahmu kembali seperti yang dulu dan menyakiti kalian lagi. Maka jalan satu-satunya yang bisa kau ambil adalah menyakinkan ibumu bahwa pemikiran buruk
Last Updated: 2025-02-16
Chapter: BAB 105. SINDIRAN SOAL PERNIKAHAN
Laras tertangkap saat mencoba melarikan diri ke luar kota bersama dengan anak buahnya. Berita tentang penangkapan itupun masuk berita pada pagi hari ini. Viona dan Bintara menatap layar televisi di rumah sakit. Tampak Laras dengan tampilan berantakan diborgol polisi. Tatapan wanita itu sangat kosong dan tubuhnya sangat lesu. Viona sudah mengetahui hal itu sejak ia bersama dengan ibunya di mobil.“Ibu pasti sangat tertekan hingga mentalnya terguncang. Ibu sangat mengerikan ketika membentakku di mobil waktu itu. Sorot matanya tak wajar, antara takut dan juga marah yang membumbung tinggi.” ungkap Viona.Bintara mengusap pundak kekasihnya dengan lembut dan memeluknya dari samping. “Mungkin kau sedih melihat ibuku seperti itu, Sayang. Tapi itulah yang terbaik untuk ibumu. Tak ada yang bisa mengendalikan ibumu selama ini. Dia terus saja membuat rencana-rencana jahat yang merugikan keluargaku, aku, dan juga dirimu. Aku tak ingin menyaksikan dan merasakan kesakitan keluargaku lagi karena dia,
Last Updated: 2025-02-15
Chapter: BAB 104. MENGANCAM NYAWA
Viona tak tahu kemana ia akan dibawa, tetapi ibunya terlihat sangat tenang. Walau bersama sang Ibu, tetapi Viona merasakan kekhawatiran yang luar biasa. Apakah ini normal? Mengapa ia justru merasa tak akan ketika bersama dengan ibunya sendiri? Viona menoleh ke belakang, tampak sebuah mobil mengikuti mereka. Bukan mobil Bintara, tetapi mobil anak buahnya.“Bu, sepertinya kita diikuti,” ucap Viona.“Tenang, Viona. Anak buah ibu adalah mantan pembalap dulunya. Dia lihai untuk menghindari kejaran itu. Kau tenang saja, mereka tak akan menemukan kita setelah ini,” sahut Laras tersenyum penuh arti.“Memangnya kita akan ke mana, Bu?”“Tentu saja ke tempat yang tenang dan tak ada siapapun yang dapat menemukan kita,” sahut Laras.“Mengapa tak ke kantor polisi saja? Mereka tak akan macam-macam kalau kita ke kantor polisi, Bu,” ucap Viona memberi saran.“Diam kau, Viona! Jangan sekali-sekali kau sebut nama tempat itu! Ibu tak ingin mendengar tempat terkutuk itu!” Hardik Laras dengan tatapan tajam
Last Updated: 2025-02-14
Chapter: BAB 103. HASUTAN LARAS
Usai membayar ganti rugi, Laras pun dibebaskan oleh polisi. Ia keluar dari kantor polisi dengan keadaan yang berantakan. Tatapannya kosong, eyeliner-nya luntur, dan rambutnya berantakan. Laras tak peduli dengan tatapan orang-orang padanya. Sesaat dirinya seperti tak memikirkan apa-apa, lalu tiba-tiba ia teringat kembali dengan kejadian yang baru saja menimpanya. Bagaimana bahagianya ia berselfi dengan David, kedatangan Hendrik yang tiba-tiba merusak suasana, dan hadirnya Bintara yang menjadi akhir dari hubungan dengan suaminya.“Semua ini gara-gara Bintara! Dia pasti telah menyusun rencana ini untuk menghancurkan hidupku! Cih, baiklah. Lihat bagaimana aku bisa menghancurkan hidupmu Bintara! Lihat! Aku bahkan tak peduli meski harus mengorbankan putri Marvin itu!”Laras memesan taksi. Ia menunggu di pinggir jalan dengan berbagai rencana yang saling berlalu lalang di kepalanya. Berbagai kemungkinan buruk pun terbayang-bayang. Apa yang akan dilakukan David setelah ini? Menceraikannya atau
Last Updated: 2025-02-14
Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Murid Buangan : Akulah Sang Pewaris Kekuatan Naga Hitam

Zien Cheng terlahir sebagai anak haram mantan ketua sekte terlemah. Sepeninggalan orang tuanya, Zien menjadi murid yang selalu diremehkan dan dihina. Hingga suatu hari dirinya dibuang ke jurang karena diduga penyebab kegagalan sekte tersebut berkembang. Tak disangka, Zien Cheng yang nyaris sekarat, mencium aroma darah yang sangat unik dari dalam sebuah gua. Ketika Zien Cheng menghampiri sumber aroma itu, Zien Cheng diserbu oleh segumpal cahaya pekat berwarna hitam. Ternyata, di gua itu terdapat darah naga hitam yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Maka dengan kekuatan yang baru, Zien Cheng bangkit menjadi pemuda yang perkasa! Zien Cheng siap menakhlukan sekte mana saja terutama Sekte yang telah menganggap nyawanya tak berharga.
Read
Chapter: BAB 74. PERTEMUAN KEMBALI ZIEN CHANG DAN PENG HAO
Zien Cheng memakai pakaian penyamaran serba hitam hingga penutup wajah untuk penghindari perhatian musuh dari pihak manapun. Langkahnya yang lebar, kini terdengar ragu ketika merasa ada seseorang yang mengikutinya dari belakang. Meski begitu, Zien Cheng tetap berjalan dengan santai. Hingga ketika langkah seseorang di belakangnya semakin dekat, Zien Cheng langsung berbalik badan."HAAAAH!" Seorang pemuda yang mengikuti Zien Cheng langsung terjatuh ke tanah begitu saja saking terkejutnya ketika Zien Cheng berpaling."Sudah kuduga itu kau, Peng Hao. Mengapa harus mengendap-endap begitu?" tanya Zien Cheng seraya membantu temannya berdiri."Aku kan ragu itu kau atau bukan. Lagian kau memakai pakaian penyamaran seperti ini. Untung aku masih cukup bisa mengenalimu," keluh Peng Hao."Ini demi keamananku. Sebagai pemilik kitab ilmu itu.""Bukankah kau sekarang sudah menjadi yang terhebat? Untuk apa kau takut pada mereka, Zien Cheng?""Tentu saja tak semudah itu mempelajari semua ilmu yang ada
Last Updated: 2026-08-19
Chapter: BAB 73. DIJADIKAN TAMENG
Zien Cheng berlatih tanpa henti, kitab ilmu yang telah ia pelajari sudah pada halaman lima. Di gua hitam arang itu Zien Cheng melakukan berbagai jurus yang telah ia pelajari dari awal hingga pada halaman terakhir yang ia buka. Gerakannya telah begitu sempurna, ditandai dengan cahaya gemilau hitam yang memancar pada tubuhnya.Keringat membanjiri wajahnya. Zien Cheng berjalan keluar dari gua itu. Lantas mendekati aliran air yang tak jauh dari sana. Zien Cheng meredakan tuntutan dahaganya dengan minum air yang begitu segar."Ah ... ini menyegarkan."Zien Cheng tercenung sebentar begitu terpikir akan sesuatu. "Apa kabar Mei An dan Peng Hao yang menungguku waktu itu? Mereka berdua yang membantuku untuk bisa menembus portal laut saat itu. Aku harus mengunjungi mereka. Tapi, apa mereka sekarang ada di sekte Bunga Petir?"Zien Cheng mendengar suara langkah kaki seseorang walau dengan jarak yang cukup jauh. Bahkan pendengarannya juga mendengar percakapan beberapa orang itu. Zien Cheng memejamk
Last Updated: 2026-07-29
Chapter: BAB 72. DIRESTUI TAPI BERBAHAYA
Mendengar kabar kakaknya kembali, Mei An segera mendatangi kamar kakaknya. Putri bungsu Wang itu menghentikan langkahnya di depan pintu kamar sang kakak sambil menetralkan embusan napasnya. Lalu, tangannya mengetuk pintu. "Kakak, apa kau sedang tidur? Jika tidak, bolehkah aku masuk?" tanya Mei An dengan harapan kakaknya mengizinkannya masuk. "Masuklah." Mei An senang bukan main. Ia masuk ke dalam kamar sang kakak dengan pelan, lalu menutup pintunya. Tampak An Ran sedang duduk di depan meja sambil membaca buku ilmu bela diri. "Kakak sedang sibuk?" "Tidak. Aku hanya membaca buku lama yang belum sempat aku pelajari. Ada apa kau kemari?" Mei An tersenyum tipis. "Mendengar Kakak dan Senior Bo sudah pulang membuatku sangat lega. Berarti urusan kalian di sana sudah selesai, bukan? Bagaimana hasilnya?" An Ran terkekeh mendengar pertanyaan naif sang adik. "Aku tahu ke mana arah pertanyaanmu. Kau pasti tahu bahwa kami tak akan berhasil membawa pulang kitab itu, bukan?" "Kakak mengapa be
Last Updated: 2026-07-24
Chapter: BAB 71. KEADAAN SEKTE BUNGA PETIR
Keadaan Sekte Bunga Petir jauh berbeda dari keberangkatan mereka untuk mencari kitab ilmu. Sekarang sekte tersebut tampak kacau. Pagar-pagar yang hancur, dedaunan yang berserakan, bau anyir darah di mana-mana, dan banyak para murid khusus yang siaga di depan sekte tersebut. An Ran dan Senior Bo yang baru saja datang terheran-heran melihat pemandangan itu."Rupanya para penguntit sudah melakukan beberapa penyerangan hingga keadaan sekte seburuk ini, Bo. Kita harus segera mendatangi ayahku untuk mendengarkan kisah lengkapnya. Aku sangat penasaran tentang apa yang terjadi di sini selama kita tidak ada," ujar An-Ran."Aku juga berpikir demikian. Ayo menemui Pimpinan Wang lebih dulu," sahut Senior Bo.Mereka pun pergi ke kediaman Pimpinan Wang. Dari kejauhan mereka melihat Grandmaster sedang melatih sekelompok murid baru sekte itu. Latihan terlihat lebih serius dan intens. Sudah pasti tidak lagi untuk mendapatkan gelar yang terbaik, tetapi untuk melindungi sekte ini dari serangan musuh."S
Last Updated: 2026-07-24
Chapter: BAB 70. MEMPELAJARI KITAB ILMU
An Ran perlahan membuka kedua matanya. Sinar matahari membuatnya menghalau dengan tangan. An Ran perlahan bangkit dari posisinya dengan raut wajah kebingungan. Ia melihat ke sekeliling bagaikan orang linglung. Sekarang ia sudah tak ada pada dimensi laut lagi, melainkan di depan lautan tempat Zien Cheng terakhir kali menemukan sinyal kitab ilmu itu."An Ran.''Panggilan itu membuat An Ran menoleh ke belakang. Tampak Senior Bo baru saja bangkit dari posisinya dalam keadaan yang sama dengannya, kebingungan. An Ran pun lekas berlari menghampiri Senior Bo."Bo, bukankah ini aneh? Kita tiba-tiba saja berada di sini usai guncangan itu. Apa yang kira-kira terjadi di laut pada saat itu?" tanya An Ran.Senior Bo tampak berpikir cukup keras. "Mungkinkah kitab ilmu itu sudah mendapatkan Tuannya yang baru?"An Ran terkejut. "Maksudmu Zien Cheng sudah menemukannya?""Belum tentu, An Ran. Bisa jadi pengincar yang lain menemukannya. Sebab yang mencari kitab ilmu itu bukan hanya Zien Cheng. Tapi ada t
Last Updated: 2026-07-08
Chapter: BAB 69. KITAB ILMU PENDEKAR NAGA HITAM
Zien Cheng dikejutkan oleh banyaknya naga raksasa yang memenuhi jalanan di depan sana. Naga tersebut terlihat sangat menakutnya. Ada yang mengeluarkan api dari mulutnya, mengeluarkan petir dari tubuhnya, memuntahkan lahar panas dari mulutnya, dan naga yang mengibaskan ekornya hingga tanah menjadi retak. "Apa yang harus aku lakukan?" gumam Zien Cheng bingung.Zien Cheng berlutut. Ia lalu menyodorkan pedangnya pada mereka. Bukan untuk menyerang, tetapi untuk menunjukkan bahwa ia pemilik pedang pendekar naga hitam yang sekarang."Lihatlah! Aku pemilik pedang peninggalan Pendekar Naga Hitam sekarang. Aku tidak bermaksud jahat mengunjungi tempat ini. Aku ingin mengambil kitab sesuai dengan perintah pendekar. Tolong izinkan aku melewati kalian. Aku tak akan menyakiti kalian. Tolong izinkan aku lewat," lontar Zien Cheng.Tak ia sangka satu persatu naga itu menghilang dari pandangannya. Hingga tampaklah sesuatu yang bersinar di ujung sana. Sebuah kitab berwarna hitam yang memancarkan cahaya
Last Updated: 2026-06-30
KERIS SAKTI PEMBACA TAKDIR

KERIS SAKTI PEMBACA TAKDIR

Sebelum kakeknya meninggal, Darka diberitahu bahwa ada sebuah keris sakti yang tertanam di bawah rumah lama sang kakek. Darka disuruh mencarinya untuk bisa membalaskan dendam pada orang yang menculik ibunya. Namun, ternyata selain memberikan kekuatan super, keris itu juga membawa bahaya bagi Darka. Sebab ada banyak musuh yang mengincar keberadaan keris sakti itu, bahkan orang pada dimensi lain. Dalam perjalanan misinya, Darka ditakdirkan bertemu dengan wanita cantik bernama Jenika yang membutuhkan Darka menjadi kekasih palsunya. Sebagai gantinya, Jenika memberikan fasilitas kemewahan untuk Darka. Bagaimana cara Darka melindungi keris sakti tersebut? Bagaimanakah kisah Darka bersama dengan Jenika yang terlibat hubungan palsu?
Read
Chapter: BAB 14. HARTA KARUN
Jenika menatap curiga Darka dari belakang. Pria itu menyuruh mengikutinya ke kamar karena ada yang ingin ia tunjukkan. Oleh sebabnya, wanita itu membawa tongkat golf untuk berjaga-jaga jikalau Darka macam-macam padanya."Kau ini ingin menunjukkan apa sebenarnya? Jangan macam-macam, ya!""Jangan cerewet, Nona. Kau akan terpana melihatnya," sahut Darka menaiki tangga menuju kamarnya.Mereka sudah sampai di depan kamar Darka. Darka pun membuka kamar itu, ia masuk, lalu Jenika mengikutinya dari belakang. Darka pun menggeser tubuhnya agar Jenika melihat apa yang ia ingin tunjukkan."I-ini?" Jenika sangat terkejut melihat kotak besi berisi banyak perniasan dan emas. Benar-benar definisi harta karun yang sebenarnya. "Dari mana kau bisa mendapatkan ini, Darka? Kau merampok?"Darka berdecak kesal mendengar tuduhan wanita itu. "Yang benar saja, Nona. Pria tampan dan berwibawa sepertiku merampok. Kau pikir kau mampu merampok harta sebanyak ini dan bermacam jenis perhiasan ini? Tentu saja tidak.
Last Updated: 2026-09-02
Chapter: BAB 13. DARKA : AKU AKAN BERTANGGUNG JAWAB ATASMU
Seorang pria dengan setelan jas hitam memasuki ruangan direktur utama hingga berdiri di hadapan atasannya dengan tunduk yang hormat ingin melaporkan sesuatu. Pria dengan kemeja putih yang duduk di kursi kebanggaan itu menurunkan jurnal yang menutupi wajahnya, lalu menatap datar ke arah anak buahnya."Kau mendapatkan informasi tentang pria itu?""Aku mendapatkannya, Tuan. Darka Wangsa pria berusia tiga puluh lima tahun yang hidup sebatang kara setelah kakeknya meninggal. Ayahnya sudah tidak ada dan ibunya dilaporkan hilang lima belas tahun yang lalu. Darka menempuh pendidikan hingga sekolah menengah atas. Menurut informasi dari beberapa orang yang mengenalnya, Darka adalah pria cacat pada bagian kaki. Dia pengangguran yang tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Sekarang tidak ada yang tahu Darka tinggal di mana. Rumahnya sudah tidak ia huni lagi," tutur anak buah Kendro.Kendro terdiam mendengar keterangan dari anak buahnya tersebut. Ada beberapa informasi yang menurutnya terdengar janggal
Last Updated: 2026-08-31
Chapter: BAB 12. JANGAN KHAWATIR, NONA
"Apa yang ada di pikiranmu, Darka? Bagaimana bisa kau menggunakan kekuatan itu di hadapan banyak orang. Kau mau dicurigai, hah?!" omel Jenika.Mereka berdua sekarang ada di dalam mobil. Usai perkelahian antara Darka dan Kendro, Jenika memutuskan agar mereka pulang lebih awal saja. Meski pesta masing berlangsung, Jenika memilih menyelamatkan rasa malunya dari kejadian itu."Aku tidak tahu, Nona. Kekuatan itu tiba-tiba saja keluar saat aku membalasnya. Ya wajar aku membalasnya ketika dia memukulku hingga dua kali. Kau tidak melihat luka pada wajahku ini, hah?"Jenika membuang napasnya dengan kasar. "Kendro bukan orang yang mudah menyerah dan dikalahkan. Harga diri adalah yang paling utama di hidupnya. Urusan aku dan dia sudah pasti dianggap belum selesai. Ini akan menjadi masalah berkepanjangan. Ya Tuhan ... masalah apa lagi yang aku dapat.""Memangnya ada apa di antara kalian berdua?" tanya Darka iseng."Kau tak perlu tahu. Jalankan saja mobilnya," titah Jenika."Saat aku berjabatangan
Last Updated: 2026-08-31
Chapter: BAB 11. PERTARUNGAN DI PESTA
Silau lampu sorot begitu mereka masuk ke dalam pesta itu membuat Darka repleks menyipitkan matanya. Ia dan Jenika sekarang berjalan di atas karpet merah sebagai satu-satunya jalur tamu untuk masuk. Setiap tamu yang masuk selalu tersorot lampu agar dapat dikenali dengan baik. Seketika tepuk tangan terdengar meriah."Woah! Lihatlah! Jenika memiliki kekasih baru.""Dia tampan.""Dia lebih tampan dari Ken.""Perhatikan kata-katamu. Pria itu ada di sini."Jenika tak sengaja bertemu tatap dengan tatapan tajam seorang pria yang berdiri di sudut ruangan. Pria itu sedang didekati oleh tiga perempuan yang menggodanya. Jenika langsung mengeratkan pegangannya pada lengan Darka."Kenapa?" bisik Darka."Diamlah. Fokus saja ke depan," sahut Jenika.Mereka sampai di depan wanita cantik dengan gaun merah muda yang sekarang berulang tahun. Jenika memberikan kado terbaiknya sebelum berpelukan dengan temannya itu."Selamat ulang tahun, Aline. Kau sangat cantik malam ini," ucap Jenika."Terima kasih sudah
Last Updated: 2026-08-28
Chapter: BAB 10. CERITA DARI BIBI SARAH
Seorang wanita paruh baya keluar dari gedung Silver Fox. Wanita itu ternyata diantar dengan mobil untuk pulang. Darka dan Bima yang memantau dari mobil mereka, langsung bergerak mengikuti mobil itu. Tentu dengan jarak yang cukup jauh agar tidak ketahuan."Aku heran untuk apa mereka pembantu dan kenapa tidak memilih pembantu yang bisa menginap saja agar tidak repot? Dan lebih aman jika pembantu tidak pulang pergi setiap hari," celoteh Bima."Mungkin ada satu alasan. Ini yang harus kita ketahui dari wanita itu. Jika kita berhasil mengikuti wanita itu sampai rumah, kini akan mendapatkan jawabannya," sahut Darka seraya membelokkan mobilnya sesuai dengan mobil yang di depannya.Lima belas menit kemudian, mobil yang mereka ikuti singgah di depan gang sempit. Mobil itu tak dapat masuk ke dalamnya. Terlihat wanita itu keluar dari mobil dan mengucapkan terima kasih."Dia tinggal di dalam gang sempit itu. Berarti aku harus masuk ke dalamnya dengan berjalan kaki pula. Bima, kau tetaplah di sini
Last Updated: 2026-08-28
Chapter: BAB 9. MEMBACA TAKDIR KERIS
Orang-orang memekik takut begitu melihat Darka yang kembali dari toilet. Bima yang sedang minum pun tersedak melihatnya. Buru-buru Darka menghampiri Bima dengan raut wajah kebingungan yang kentara."Ada apa? Mengapa kau sama seperti orang-orang menatapku seperti itu?" tanya Darka. "Mereka melihatku sudah seperti melihat pembunuh berantai," gerutunya.Bima mencoba menetralkan tenggorokannya yang sempat tersedak. "Ya bagaimana aku dan mereka tak bereaksi sama jika melihat pedang setajam itu di tanganmu! Pedang dari mana itu?"Darka baru menyadari hal itu. Pantas saja orang-orang pada ketakutan. Melihat manager restauant menghampirinya, membuat Darka panik. Ia mengeluarkan kartunya dan menyerahkan pada Bima. "Nanti aku jelaskan semuanya. Kau bayar semua tagihannya. Aku menunggu di luar saja sebelum terusir dari sini.""Eh, tapi--" Bima tak sempat melanjutkan kata-katanya. Ia pun meraih kartu itu. "Dari mana ia mendapatkan pedang itu? Tidak mungkin menemukan punya orang ketinggalan di toi
Last Updated: 2026-08-18
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status