Teilen

Bab 2995

Rexa Pariaman
"Lukamu sangat parah. Kamu harus cepat diobati," kata Ewan.

Bella berkata, "Sudah terlambat. Aku akan menahan mereka. Kalau perlu, aku akan mati bersama mereka. Kalian cepat pergi dari sini. Kalau nggak, kalian juga akan mati."

Tanpa ragu sedikit pun, Ewan segera mengambil sehelai daun dari pohon emas dari dalam Kantong Kosmik, lalu menyelipkannya ke dalam mulut kecil Bella.

"Ini obat dewa. Cepat telan," ujar Ewan.

Dewi Kembang yang melihat kejadian itu dari samping mendengus dalam hati. 'Benar-
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2997

    "Mana mungkin?"Krisna tidak bisa memercayainya.Bukan hanya dia, Rajek dan yang lainnya juga tampak terkejut. Meskipun Krisna telah menekan tingkat kultivasinya, keahlian terbesarnya adalah pertarungan tinju. Namun, sekarang dia malah dipukul hingga mundur oleh seorang pemuda yang tiba-tiba muncul. Sungguh sulit dipercaya.Di kejauhan, mata indah Bella dipenuhi keterkejutan saat menyaksikan kejadian itu.Krisna sampai dipojokkan? Bagaimana mungkin!"Jangan-jangan, dia benar-benar mampu membunuh empat ahli tingkat gua surgawi?"Untuk sesaat, Bella mulai menaruh harapan pada Ewan.Di arena pertarungan ....Ewan menatap Krisna dengan sikap angkuh seperti sebelumnya. Dia berkata dengan nada meremehkan, "Putra suci Tanah Suci Arkais? Cuma segini kemampuanmu? Tinju Penguasa Langit dan Bumi? Sampah!""Kamu ...." Krisna menunjuk Ewan, wajahnya merah padam karena marah."Kamu apaan? Nggak terima? Kalau nggak terima, maju lagi!" Ewan berdiri bagaikan dewa perang dengan aura yang tak tertandingi

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2996

    "Bunuh kami?"Mendengar perkataan itu, Krisna dan ketiga orang lainnya sempat tertegun, lalu tertawa terbahak-bahak."Hahaha ...."Ewan mengernyitkan kening. "Memangnya selucu itu?""Cuma di tingkat inti emas saja kamu berani mau bunuh kami? Otakmu sudah rusak ya?" ujar Krisna dengan wajah meremehkan.Ewan menggerakkan telunjuknya ke arah Krisna, memberi isyarat agar dia mendekat. "Kalau nggak percaya, kemarilah dan coba sendiri.""Baik, akan kucoba."Krisna melangkah maju. Tubuh fisiknya yang luar biasa kuat itu memancarkan tekanan yang membuat orang sulit bernapas."Aku nggak membunuh orang sebelum tahu namanya. Siapa namamu?" tanya Ewan."Krisna, putra suci Tanah Suci Arkais."Krisna memasang wajah angkuh. Dia sama sekali tidak menganggap Ewan sebagai ancaman."Meskipun kamu nggak tahu diri, aku nggak akan menindasmu. Aku akan menekan tingkat kultivasiku dan bertarung melawanmu dengan kekuatan tingkat inti emas."Ewan justru sangat mengharapkan hal itu. Kebetulan, dia memang sedang

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2995

    "Lukamu sangat parah. Kamu harus cepat diobati," kata Ewan.Bella berkata, "Sudah terlambat. Aku akan menahan mereka. Kalau perlu, aku akan mati bersama mereka. Kalian cepat pergi dari sini. Kalau nggak, kalian juga akan mati."Tanpa ragu sedikit pun, Ewan segera mengambil sehelai daun dari pohon emas dari dalam Kantong Kosmik, lalu menyelipkannya ke dalam mulut kecil Bella."Ini obat dewa. Cepat telan," ujar Ewan.Dewi Kembang yang melihat kejadian itu dari samping mendengus dalam hati. 'Benar-benar pandai menyayangi wanita cantik!'Setelah Bella memakan daun pohon emas, luka-luka luarnya langsung sembuh. Namun, karena luka dalamnya sangat parah, pemulihannya berlangsung sangat lambat.Ewan menyerahkan Bella kepada Dewi Kembang dan berkata, "Vira, aku serahkan dia padamu. Nanti, kalian bawa Midori dan manfaatkan kesempatan untuk meninggalkan tempat ini.""Bagaimana denganmu?" tanya Dewi Kembang.Ewan melirik Krisna dan yang lainnya, lalu berkata, "Aku akan menghabisi mereka."Mendenga

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2994

    Selalu ada banyak hal aneh di dunia ini yang terjadi tanpa alasan dan membuat orang lengah.Seperti sekarang. Entah bagaimana, Bella malah jatuh tepat ke dalam pelukan Ewan.Ewan bahkan mulai curiga jangan-jangan dirinya adalah magnet yang khusus menarik wanita-wanita cantik. Dia masih ingat, ketika Dewi Kembang keluar dari dunia kultivasi dulu, sepertinya dia juga jatuh tepat ke dalam pelukannya ....Ewan menoleh dan melirik Dewi Kembang, yang saat itu memasang ekspresi kebingungan.Dia kemudian kembali melihat Bella. Bella mengalami cedera parah. Tubuhnya dipenuhi luka dan berlumuran darah.Yang terasa begitu licin itu entah rok panjang berwarna biru es yang dikenakannya atau kulitnya. Yang jelas, hanya ada satu kata yang bisa Ewan rasakan dari telapak tangannya. Halus!Tiba-tiba, semilir angin berembus dan mengangkat cadar yang menutupi wajah Bella. Seketika, wajah cantik yang begitu sempurna hingga mampu membuat seluruh negeri terpesona terpampang di hadapan Ewan.Meskipun cadar it

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2993

    Midori segera menutup mulutnya.Ewan agak terkejut. Bella berada di peringkat ketiga dalam Daftar Dewi? Bukankah itu berarti dia lebih cantik daripada Elvira?Melihat Ewan menatap Bella tanpa berkedip, Dewi Kembang merasa cemburu. Dia mencubit pinggang Ewan dan memperingatkannya, "Kamu mikir apa? Jangan-jangan kamu memikirkan Bella?""Aku nggak memikirkan dia. Selain kamu, aku nggak tertarik pada siapa pun," sahut Ewan yang berbohong demi menyenangkannya.Mendengar itu, Dewi Kembang tersenyum puas. Namun, Midori yang berada di sampingnya malah mengerucutkan bibir. 'Apa maksud Tuan Ewan, dia nggak tertarik padaku?'Midori merasa begitu sedih hingga ingin menangis. Dia membatin, 'Meski aku nggak secantik Ketua dan Dewi Bella, aku juga nggak jelek.'Di medan pertempuran, Isla menggunakan payung hitam untuk menahan bayangan-bayangan pedang, lalu dengan cepat mendekati Bella. Setelah itu, dia berputar ke samping Bella dan menghantamkan telapak tangannya.Rajek juga muncul di belakang Bella.

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2992

    Syut, syut, syut. Di dalam kehampaan, bayangan pedang memenuhi segala penjuru. Setiap bayangan pedang sangat tajam, bagaikan hujan pedang, dipenuhi niat membunuh yang mengerikan.Tak jauh dari sana, wajah Rajek dan dua orang lainnya berubah."Teknik Bella benar-benar mengerikan," ujar Widodo dengan suara berat."Kurasa Krisna akan kesulitan menahan jurus Himpunan Pedang milik Bella," kata Rajek."Perempuan sialan ini nggak boleh dibiarkan hidup," ucap Isla dengan penuh kebencian.Di tempat tersembunyi, Ewan memandangi seratus ribu tekad pedang di udara dan merasa bulu kuduknya merinding. Dia tidak menyangka teknik serangan sekuat ini ternyata digunakan oleh seorang wanita.Nazar berkata, "Gadis ini hebat juga!"Dewi Kembang berkata, "Himpunan Pedang adalah salah satu jurus pembunuh terkuat Sekte Pedang Cakrawala. Kalau seorang ahli tingkat mahasuci menggunakannya, mungkin seluruh dataran es akan diratakan."Tepat saat seratus ribu energi pedang memelesat, energi-energi itu tiba-tiba be

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status