Beranda / Young Adult / Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis / Chapter 82 =Fakta Kejam Akademi Natyadharma=

Share

Chapter 82 =Fakta Kejam Akademi Natyadharma=

Penulis: daydreammm_ms
last update Tanggal publikasi: 2026-10-28 07:37:46

Sebenarnya, Ridhika bukanlah tipe orang yang mudah takut terhadap sesuatu. Akan tetapi, menyaksikan penampilan Althea Darling saat ini membuatnya ingin memikirkan kembali pernyataan tersebut. Pasalnya, bahkan dari jarak yang masih cukup jauh saja, dia sudah tidak mampu memandang wanita itu dengan benar.

"Para suster itu benar. Penampilannya terlalu ganjil untuk hanya disebabkan oleh penyakit medis biasa," pikirnya.

Kulit Althea yang seharusnya masih kencang karena usianya yang baru menginjak a
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 86 =Rencana Pembalasan=

    "Hanya ada ... satu keturunan pria di keluarga Airlangga yang seharusnya menjadi Adhyaksa," gumam Jordan tidak percaya. "Dia anak pria itu?!"Bima mengangguk, tanpa mengalihkan tatapannya dari Ridhika, "Berdasarkan peraturan keluarga Airlangga, ketika pria itu meninggal, yang berhak menggantikan posisinya adalah keturunannya atau jika keturunan tersebut masih belum mampu, maka Adhyaksa yang sedang menjabat akan mengisi jabatannya hingga waktu yang ditentukan. Tapi, karena Ridhika tidak berdarah murni protagonis, banyak anggota keluarga Airlangga menolak kenaikannya dan memilih untuk menunjuk anak lain untuk menjadi Adhyaksa. Meskipun begitu, karena takut suatu hari nanti para tetua akan berubah pikiran terhadap penunjukan ini, Sikha Airlangga berusaha untuk menyingkirkan Ridhika.""Gila!" Jordan Darling berdiri dari duduknya. "Bahkan keluarga Darling saja tidak memperlakukan anak tidak sah sekejam ini!"Mendengar perkataan Bima dan Jordan membuat wajah Ridhika kian memucat. Pada saat

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 85 =Anak Perempuan Keluarga Airlangga=

    "Keluarga kami pertama kali bertemu dengan wanita itu saat aku baru melahirkan," ungkap Nirmala, membuka ceritanya di depan Ridhika, Bagastya dan Jordan Darling. "Adishra ditahan di Rumah Sakit karena kami tidak memiliki cukup uang untuk melunasi biaya perawatannya. Wanita itu datang seperti malaikat yang menawarkan bantuan dan kami menerimanya. Namanya Sikha Airlangga."Penyebutan nama Airlangga membuat Ridhika mengeratkan genggaman tangannya dan Bagastya. Sekarang, sudah terbukti bahwa memang keluarga Ayahnya lah yang selama ini sedang mengincarnya. Adapun, bagaimana perasaannya setelah mengetahui kebenaran tebakannya tersebut? Bingung dan ... anehnya lega. Seolah menemukan sumber cahaya di ujung jalan yang gelap."Untuk membalas budi, kami bersedia untuk membuatkan obat apapun yang dibutuhkannya. Awalnya, semua baik-baik saja, sampai dia meminta kami untuk membuatkannya ramuan yang bisa menjadikannya kembali muda.Ketika kami menolak dan bahkan mengatakan bahwa kami tidak tahu baga

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 84 =Si Wanita=

    "Pasti wanita itu," ujar Nirmala sambil mengusap air matanya yang beruraian. Suaranya teramat lirih, tetapi siapapun bisa dengan mudah mengetahui bahwa dia mengatakannya penuh dengan kemarahan. "Siapa lagi yang memiliki alasan untuk mencoba membunuh Adishra, kalau bukan dia?!""Nirmala! Jangan bicara ngawur!" Si kakek menimpali. Raut wajah pria itu adalah percampuran geram sekaligus cemas. "Tidak mungkin dia melakukan ini semua. Pasti ada orang lain! Siapa yang tahu, mungkin keluarga Darling inilah yang mengirim orang itu.""Apa kau bilang?!" Jordan yang tadinya berdiri diam di samping kembali terpancing emosi karena tuduhan si kakek dan sekali lagi mencoba untuk menyerangnya."Memangnya apa yang salah dengan perkataanku?! Kalian orang kaya yang suka sembarangan memfitnah pasti menyewa orang itu untuk balas dendam demi adikmu itu, kan?!""Martabat keluarga Darling terlalu tinggi untuk berurusan dengan keluarga ini menggunakan cara kotor seperti itu!""Cukup!" Nirmala berteriak. Tangis

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 83 =Keributan di Kediaman Nayanthara=

    Angin malam berembus agak kencang malam itu. Setelah beberapa hari terus-menerus diguyur hujan, akhirnya langit menunjukkan wajahnya yang lebih cerah, ditaburi bintang, tanpa sedikit pun tanda-tanda akan datangnya awan mendung.Seharusnya, Ridhika bisa menikmati suasana yang langka ini dengan senang hati. Akan tetapi, kabar tiba-tiba yang dikirimkan oleh Jordan Darling tentang pertemuan mereka dengan keluarga Nayanthara yang akan dilakukan malam itu justru membuatnya agak resah. Tidak lupa, kepala keluarga Darling tersebut untuk yang kesekian kalinya juga mengagetkannya dengan sebuah informasi yang sangat penting."Puteri keluarga Nayanthara yang biasa kau kunjungi di Rumah Sakit itu hanya kloning. Benda mati yang disulap menyerupai dia, agar yang asli bisa dibawa pulang tanpa sepengetahuan siapa pun." Melalui telepon mereka beberapa saat lalu Jordan menjelaskan demikian.Membuat kepala Ridhika langsung pening karenanya, hingga entah sudah berapa kali dia melampiaskannya dengan merema

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 82 =Fakta Kejam Akademi Natyadharma=

    Sebenarnya, Ridhika bukanlah tipe orang yang mudah takut terhadap sesuatu. Akan tetapi, menyaksikan penampilan Althea Darling saat ini membuatnya ingin memikirkan kembali pernyataan tersebut. Pasalnya, bahkan dari jarak yang masih cukup jauh saja, dia sudah tidak mampu memandang wanita itu dengan benar. "Para suster itu benar. Penampilannya terlalu ganjil untuk hanya disebabkan oleh penyakit medis biasa," pikirnya.Kulit Althea yang seharusnya masih kencang karena usianya yang baru menginjak awal 30-an justru tampak berkerut hingga nyaris menyerupai sisik. Rambutnya putih, kusut dan kering. Kukunya pecah secara tidak wajar. Sedangkan, matanya dilapisi semacam kelenjer aneh berwarna abu-abu, seperti orang yang menderita katarak. Sungguh! Jika Ridhika tidak tahu, maka dia akan dengan mudah mengira bahwa Althea adalah seorang nenek berusia seratus tahun lebih."Kita masih perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di Rumah Sakit," ujar seorang Dokter yang saat ini sedang memerika mat

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 81 =Hal-Hal Yang Diketahui Johan Darling=

    Tim Dokter masih bolak-balik masuk ke kamar Althea Darling dan Ridhika yang memperhatikan dari samping bisa melihat dengan jelas bahwa mereka tampak bingung dengan keadaan wanita itu. Buktinya, dua suster yang baru saja berpapasan karena secara bergantian diminta mengambil obat-obatan masih sempat bergosip, mengatakan bahwa kondisi Althea terlalu tidak biasa untuk hanya disebabkan oleh kelaparan dan dehidrasi.Kalimat yabf mereka gunakan untuk mendeskripsikannya adalah "seolah diserap sampai kering." Yang mana setelah mendengarnya, Ridhika yakin dia tidak akan pernah bisa melupakannya. Belum lagi, banyak pertanyaan kemudian bermunculan, salah satunya tentang bagaimana Althea bisa terjebak di dalam cermin di gudang Akademi Natyadharma dan bagaimana kemudian dia bisa keluar? Untuk menjelaskan peristiwa itulah barangkali Jordan meminta mereka untuk ikut ke kediaman keluarga Darling."Tuan dan Nona sudah ditunggu Tuan Jordan di ruang kerja beliau," seorang wanita paruh baya yang sepertiny

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 4 = Griya Nayika =

    "Hati-hati," ujar pria tersebut. Suaranya rendah dan serak, seperti seseorang yang sudah lama tidak minum. "Maaf." Ridhika mundur beberapa langkah, lalu mengangguk sopan. Intuisinya berkata bahwa dia harus segera menjauh dan memang itulah yang ingin dilakukannya. Namun, keharusan untuk bersikap s

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 3 = Akademi Natyadharma =

    Ridhika diam mematung di depan Akademi Natyadharma yang kubah-kubah runcingnya menjulang seolah siap menembus awan. Napasnya tertahan untuk beberapa saat dan genggamannya pada pegangan koper bertambah erat. Mobil yang mengantarnya sudah lama pergi. Kini, tinggal dia berdiri sendiri di antara perk

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 2 = Keturunan Antagonis Sebagai Protagonis =

    "Kamu tidak akan perlu baju-baju ini, kalau sudah tinggal di Akademi, Ridhi." Ridhika tidak menghiraukan perkataan Ibunya tersebut. Alih-alih, tangannya terus bergerak mengemasi baju-bajunya yang didominasi warna hitam dan merah ke dalam sebuah koper berukuran sedang. Sejak pagi, telinganya sudah

  • Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis   Chapter 1 = Undangan Khusus =

    "Heh! Minggir!" Bisik seorang pria pada sekelompok wanita yang sedang asyik berbincang-bincang di tengah pasar. "Ih! Kenapa, sih?!" "Iya, ganggu saja! Jalannya kan luas." "Ck! Minggir saja," nada si pria meninggi, dari gerak-geriknya tampak kepanikan yang susah payah disembunyikan. "Keturunan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status