LOGINMenjadi menantu keluarga miskin membuatku ikut dihina dan direndahkan oleh semua orang. Mereka belum tahu siapa sebenarnya diriku. Saatnya aku membalas perlakuan mereka pada suami dan ibu mertuaku!
View MoreA girl sat staring out of the window in the sky full of stars. she was holding a photo frame in her hand. Looking at the photo, only one emotion was present in her eyes. LOVE. Automatically her lips curled upwards looking two children playing in the photo frame.
Victoria Pov-
Parking the car infront of my company, i pulled myself out and entered the building. Greeting my guards and Receptionist, i strode towards the elevator. Yes, this is my company, Victoria fashion.
It is all i want, a small company to which i can handle along with my bestfriend, Lucy kate. We are together since college. Coming from a rich background, she is a really down to earth girl.I myself Victoria , my family being the famous one in USA surrounded me with media. But all i want is to be free from these responsiblities. They think that i will take over my father's business which is of automobiles but guess what, i have another plans.
What about my love life, well it's pretty complicated. Everyone has a crush in their lives right, people also love someone secretly And it becomes most important feeling if it's childhood love.Yes I have a crush, and actually it won't be a crush anymore because crush changes within three months. He is my childhood love and I secretly loved him. He is Sammy, Samuel Gilbert he is my childhood friend, Love and everything. We are bestfriend, actually we were befriends when I was 9years old, then his family shifted to another city.
Before he left the city he promised me, he will never forget about me but to my disappointment he never called. Well what destiny holds, we must follow it. "Time changes everyone and everything" yes it happened in my life
He forget me totally, now I am 24 years old, yes approximately 18years completed and he didn't contract me, didn't talked to me at least once. But each and every year, every month, every week, every day and every second I missed him so much.
These distances never let me forget Sammy, my care and love for him has grown every passing second.
I don't know whether I am going to meet him or not but yes I will wait for him. After at all he is my first love I will never let him go."He is really my addiction"..
...A boy pushed a girl into the wall kissing each her lips roughly. he hold her hand and pin her against wall and started sucking her life out. She grabbed his collar with her both hands and pull him more close erasing every distance, after a second he started giving bites on her lips. She moaned his name, her moans were making him more crazy.
"Ahh. Sammy relax man, you are so damn aggresive". She said to Samuel while giggling like a school girl.He chuckled " thank you for your compliment baby and do you know what? You are so hot." He replied huskily, then again kissed her hungrily on her neck.
"You know, we look good together. We should be in relationship what say, trust me I will make you happier" She winked and seductively bit her lips in the process.Samuel know these type of women, who run after men just for their money and luxury they have. He laughed "What relationship, are you serious?" He smirked "Sure you are sleeping baby girl. Nice dream." He strode away leaving her alone with her mouth open in shock. She cursed loudly.Sammy pov-
Damn it man, relationship and love. Like seriously I am really happy being single . I don't want to break someone's heart because i know i won't fall in love with anybody. I don't believe in this shit.
Love. What is the love? It is total bullshit. Love don't exist in real life. It's all money what people want.
I love my life because I can hook up with anyone, I can flirt with anyone i want. This is all i want. My freedom. That's it.
"I am not going addict to anyone in my life"Mereka semua benar-benar terkejut, karena ternyata yang berdiri di depan mereka rupanya adalah Pak Firman. Penampilannya telah berubah 180 derajat dari sebelumnya. Dia tampak lebih kurus, dengan setelah baju koko yang dia kenakan."Aisyah ...." Kata pertama yang keluar dari bibirnya, diiringi oleh kedua matanya yang berkaca. Tampak sekali dia merindukan sosok mantan istrinya itu."Ya Allah, Mas. Mas Firman menghilang begitu saja, dan ternyata ... di sini?" ucap Bu Aisyah, belum mampu mengungkapkan perasaannya ketika akhirnya bertemu kembali dengan sang mantan suami.Pak Firman tak langsung menjawab. Dia menatap satu-persatu orang-orang yang amat dia kenal itu. Wajah mereka masih diliputi perasaan kaget, juga penuh tanda tanya. Kemudian pandangannya kembali jatuh pada mantan istrinya itu."Alhamdulillah, aku menemukan kedamaian di tempat ini, Aisyah," jawab Pak Firman kemudian seraya tersenyum simpul."Masyaa Allah, Mas." Bu Aisyah tak bisa menahan rasa haru, melihat Pak Firman yang se
"Astaghfirullah, apa yang terjadi?" Dara ikut khawatir melihat keadaan Bu Sarah."Suster! Tolong, Suster!" Lana akhirnya memanggil Suster dengan panik.Tak berapa lama kemudian, beberapa orang petugas rumah sakit akhirnya datang, dan langsung melakukan pertolongan pada Bu Sarah."Ya Allah, semoga semuanya baik-baik saja," ucap Bu Aisyah kemudian."Pasti berat bagi Bu Sarah melihat kondisi putrinya seperti itu," ucap Lana seraya mengelus pundak ibunya. "Apalagi secara tidak langsung, Bu Sarah sudah memaksakan jalan yang salah pada Nikita.""Semoga setelah ini Mbak Sarah menyadari semua kesalahannya," ucap Bu Aisyah lagi, turut membayangkan apa yang Bu Sarah rasakan."Mereka terlalu menganggap enteng keluarga Heryawan," sahut Bu Laila. "Dan rupanya mereka memang dalang di balik apa yang dialami Dara tiga tahun yang lalu. Tidak bisa dimaafkan!"Dara hanya bisa terdiam. Memang semua yang telah terjadi tidak bisa dikembalikan lagi. Namun setidaknya, Rafka sudah dengan berani membongkar kej
"Siapa, Dek?" tanya Lana ketika melihat ekspresi wajah istrinya yang begitu kaget."Ini ... Rafka, Mas," jawab Dara dengan suara bergetar."Rafka?" Bu Sarah seketika menyahut dalam tangisnya. "Dia pasti tahu sesuatu! Tapi dia tidak mau mengatakannya padaku! Dia pasti bersekongkol dengan Papanya!""Tenanglah, Mbak. Nikita pasti baik-baik saja," ucap Bu Aisyah, berusaha menenangkan Bu Sarah yang dari tadi histeris."Aku tidak bisa tenang, Aisyah. Tolong, aku tidak tahu harus minta tolong pada siapa lagi." Badan Bu Aisyah ambruk, dia duduk berlutut dengan kedua tangan menangkup di dada."Jangan seperti ini, Mbak. Kita akan berusaha membantu." Bu Aisyah membantu Bu Sarah berdiri.Dara seketika mengetik balasan pada Rafka, memintanya untuk memberitahunya di mana lokasinya saat ini."Ayo, Mas, kita pergi sekarang juga," ucap Dara kemudian pada Lana."Ibu ikut ya, Nduk?" sahut Bu Aisyah."Jangan, Bu. Ibu di rumah saja bersama Bu Sarah. Tunggu saja kalau kami sudah mendapatkan kabar baik," ja
"Minumlah, Nduk."Bu Aisyah mengulurkan secangkir teh hangat untuk Dara. Sejak bertemu dengan dengan Rafka dan Nikita di rumah sakit, menantunya itu lebih banyak diam, tidak seperti biasanya. Semua itu membuatnya cemas saja."Terima kasih, Bu." Dara menerima cangkir teh itu, lalu menyeruputnya. Rasa hangat seketika mengalir ke arah tenggorokannya."Nduk Dara baik-baik saja, kan?" tanya Bu Aisyah lagi, seraya menatap menantunya itu dengan tatapan sedih."Aku baik-baik saja, Bu," jawab Dara seraya mencoba tersenyum.Memang dia tak bisa berbohong, jika hatinya tengah kalut, mungkin juga terlalu sakit hati. Bahkan mungkin dia seharusnya merutuki kebo--dohannya sendiri. Dulu dia terlalu naif, menjalin hubungan dengan pria yang jelas-jelas berasal dari keluarga yang menjadi musuh besar keluarganya. Berharap jika suatu saat mereka bisa menyatukan kedua keluarga itu."Dek ...." Lana memegang pundak Dara, membuyarkannya dari lamunan. "Apa tidak sebaiknya kita bicara pada Mama dan Papa mengenai


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.