แชร์

74. Fokus pada pernikahan

ผู้เขียน: Kristiana0909
last update วันที่เผยแพร่: 2026-08-03 08:55:00

Bara Nareswara POV

Aku cukup terkejut ketika mendapati Mikha yang tiba-tiba memelukku dari arah belakang tubuhku. Tidak hanya itu saja, lebih membagongkannya lagi, Mikha justru meminta maaf kepadaku. Walau dia tidak mengatakannya secara spesifik, tetapi tetap saja itu membuatku sedikit tersenyum. Karena pada akhirnya aku bukanlah pihak yang harus selalu memi

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Bara di Hati Mikha   165. Mencoba jalan non medis

    Bara Nareswara POVSelama satu bulan ini aku sudah mengurangi jadwal manggungku di saat weekend dan tentunya berusaha pulang tepat waktu dari kantor setiap hari. Itu semua demi suksesnya program memiliki momongan dengan Mikha. Sebenarnya sedikit heran juga, kenapa dulu saat kami tidak merencanakan untuk memiliki momongan, yang ada Tuhan justru dengan mudahnya memberikan garis dua untuk Mikha, sedangkan sekarang? Sudah minum vitamin setiap hari, bercinta dengan posisi yang memungkinkan untuk hamil lebih besar sampai makan makanan yang sehat, tapi Mikha masih kedatangan tamu juga. Mungkin benar kata orang jika setelah menikah, perjuangan memiliki anak bukan hanya sebatas enak-enak di atas ranjang semata."Bar, aku masuk masa subur ini. Kamu pulang on time ya?"

  • Bara di Hati Mikha   164. Meminta doa restu Papa

    Mikhaila Ameera Violetta POV Aku menatap penampilanku di depan cermin malam ini. Dari ujung rambut sampai ujung kaki semua sudah terlihat sempurna. Namun sayangnya karena aku sedikit tidak bahagia melakukan semua ini, rasa malasku bisa terlihat dari aura wajahku. Bara saja bisa melihatnya dengan jelas hingga ia memilih memelukku dari arah belakang tubuhku."Yang, setelah kita ambil hasil tes HSG dan tes analisa sperma kemarin, ini adalah jalan selanjutnya. Kita coba minta doa dari orangtua."Ya, memang beberapa hari yang lalu aku dan Bara mengambil hasil tes kami berdua di rumah sakit. Hasilnya benar-benar memuaskan. Tidak ada sumbatan atau masalah di tuba falopiku. Kualitas benih Bara juga baik. Aku tanyakan kepada dokter Hans apakah ka

  • Bara di Hati Mikha   163. Ruang kerja dan Pantry

    Bara Nareswara POVSepertinya ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Ini terbukti dari hasil rapat yang baru saja aku ikuti bersama Papa dan jajaran petinggi perusahaan. Bisa dibilang omset penjualan menurun meskipun tidak secara signifikan, tapi sejak memasuki bulan September hingga kini ke Oktober benar-benar menunjukkan penurunan. Kata Papa hal ini wajar karena hampir masuk tahun politik. Aku tidak paham hubungannya apa, tapi kata Papa tidak perlu dicemaskan secara berlebihan. Perusahaan ini sudah berhasil melewati masa-masa pandemi yang cukup berat hingga kami harus merumahkan berapa persen karyawan kami. Semoga saja situasi saat ini tak akan seburuk beberapa tahun lalu. Jika mengingat masa itu, aku cukup prihatin melihat apa yang terjadi pada keluargaku. Selain karena kondisi perusahaan yang morat-marit, Papa bahkan sampai masuk ke rumah sakit k

  • Bara di Hati Mikha   162. Karma berbohong pada suami

    Mikhaila Ameera Violetta POVDua hari ini bagian intiku terasa sedikit sakit setelah menjalani tes HSG di rumah sakit. Karena aku sudah mengeluh setelah menjalani tes HSG, maka Bara memutuskan bahwa tes torch untuk kami akan dilakukan lain waktu saja. Padahal aku berharap kami akan bisa langsung melakukannya agar tidak bolak balik ke rumah sakit.Aku juga berharap hasil pemeriksaan kami yang akan kami ambil minggu depan benar-benar baik. Terpaksa aku harus mengundur waktu untuk mengambil hasil tes itu karena Bara tidak mengijinkan aku mengambilnya sendiri. Mungkin dia takut jika kejadian dulu saat aku mengambil tes kehamilan Langit akan terulang lagi."Yang, aku hari ini pulangnya telat, jadi nanti kamu makan malam sendiri aja, ya?"

  • Bara di Hati Mikha   161. Tes Analisa Sperma

    Bara Nareswara POVSetelah lima hari aku di rumah, akhirnya kini aku merasa kondisiku sudah kembali sehat. Ini juga pertanda bahwa aku dan Mikha bisa langsung menuju ke tempat dokter Hans praktek. Karena aku sakit, maka aku tidak menyentuh Mikha selama lima hari. Itu juga bagus karena Mikha bisa langsung melakukan tes HSG kali ini tanpa harus menunggu-nunggu lagi."Kita nanti sekalian aja ya, Bar. Selain aku HSG, kamu tes AS, kita tes torch aja biar enggak bolak balik.""Ngikut deh, Yang. Mau di tes apapun, aku yakin kita sehat.""Okay, kalo begitu, nanti kamu sendirian ya mainin dedeknya sampai keluar benihnya yang mau dites."

  • Bara di Hati Mikha   160. Menunggu Bara

    Mikhaila Ameera Violetta POVBiasanya Bara cukup bisa aku percaya untuk tidak menebarkan benihnya di dalam ladangku terlebih selama satu tahun ini. Apalagi dia juga yang melarang diriku untuk tidak memakai alat kontrasepsi yang ditanamkan di dalam tubuh. Tapi apa yang terjadi saat aku mengatakan bahwa aku sudah siap untuk hamil lagi? Ya, Bara tidak bisa dipercaya. Dia akhirnya membuang benihnya di dalam ladangku sebanyak satu kali diakhir sesi kami bercinta. Ingin protes, tapi bukankah tujuanku menyusulnya memang untuk hal ini?"Lo ngapain sih diam aja di pojokan begini?"Pertanyaan yang datang dari salah satu kru Bara membuatku tersenyum."Enggak pa-pa, Mas. Lagi nungguin Bara seles

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status