แชร์

Bab 15. Tapi kenapa masih berdarah?

ผู้เขียน: Tetesan air
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-02-06 23:03:17

"Wanita ini mantan tunangan Tuan Alex. Mereka menjalin hubungan sejak duduk di bangku sekolah menengah atas," ucap Hanna.

Iya, wanita cantik yang ada di poto itu adalah Susan, cinta pertama Alex. Keduanya harus berpisah karena ayah dari susan memiliki utang kepada keluarga Eldan.

Untuk melunasi utangnya, Susan harus menikah dengan anak sulung keluarga Eldan, yang memiliki kelainan jiwa. Sedangkan Alex tidak bisa menolong Susan, karena waktu itu Alex masih hidup susah.

Setelah setahun Susan m
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 24. Jangan katakan bahwa aku adalah suamimu.

    "Roy adalah saudara tiri Alex."Mata Mita membulat mendengar kata-kata yang ke luar dari mulut Pamannya. Ia benar-benar terkejut dan tidak percaya."Bagaimana mungkin?" ucap Mita. "Iya, memang sulit untuk dipercaya tapi itulah kenyataannya.""Itu tidak mungkin. Paman pasti salah." Mita masih belum percaya."Ibunya bercerai karena selingkuh dengan Baskoro ayah Roy. Tetapi baru beberapa tahun menikah, Ibunya meninggal dunia." Handoko menceritakan semuanya kepada Mita. Baskoro ayah Roy menikahi Ibunya Alex bukan karena cinta, melainkan karena harta. Perusahaan Roy Eldan sudah 90 persen bangkrut, demi bangkit kembali Baskoro mengambil hati ibunya Alex, sebab ia memiliki kekayaan puluhan triliun dan menguasai 50 persen saham perusahaan Branson Grup. Namun setelah menikah, Baskoro meminta istrinya untuk mengalihkan perusahaan menjadi atas namanya. Demi cinta, ibunya Alex tanpa ragu mengikuti permintaan suaminya. Setelah semuanya atas nama Baskoro, ia pun menikah lagi dengan wanita yang

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 23. Alex, aku sangat merindukanmu.

    Waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam, mata Mita masih terbuka lebar. Kejadian tadi siang menghantui hati dan pikirannya, sehingga membuatnya tidak bisa tidur. Mita merasa malu dengan sikapnya, bisa-bisanya ia agresif seperti itu. Bahkan Mita menghindari Alex saat makan malam. Ia meminta Hanna untuk mengantar makanan ke kamarnya, dengan alasan tidak enak badan. Mita yang resah, lantas turun dari tempat tidur melangkah menuju balkon. Seketika matanya melihat sebuah mobil memasuki gerbang istana Branson. Mita memperhatikan mobil itu hingga berhenti, ia melihat seorang wanita turun dari sana. "Apa dia wanita simpanan Alex yang baru?" Mita bertanya pada dirinya sendiri. Ia berpikir demikian, karena Alex hobi memelihara wanita. Dia laki-laki yang tak bisa hidup tanpa wanita, dan bodohnya lagi! Mita bisa bergairah saat bercumbu dengannya. Mita yang penasaran, bergegas ke luar dari kamar. Ia menuruni anak tangga menuju lantai satu, dan berpura-pura ke dapur untuk mengambil air hangat.

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 22. Aw...hm...

    Suasana pagi menjadi lebih hidup, dengan iringan suara merdu burung dari hutan lindung. Mita yang berdiri di balkon, sengaja membentang kedua tangan untuk merilekskan diri.Rintik-tintik embun membuat suasana semakin sejuk. Mita menarik napas dalam-dalam lalu membuangnya dari mulut dengan lembut. Selama tinggal di kediaman Branson, balkon adalah tempat ternyaman bagi Mita. "Permisi Nyonya."Suara itu mengejutkan Mita, ia refleks membuka mata dan memutar kepala. "Bibi," ucap Mita, setelah melihat Hanna berdiri di pintu balkon. "Maaf Nyonya, tadi saya sudah mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban. Jadi saya terpaksa masuk." "Tidak apa-apa Bi. Oh iya, apa ada yang ingin Bibi sampaikan?" Tentu Mita bertanya, karena tak biasanya Hanna datang ke sana sepagi ini."Tuan, Nyonya."Mita mengerutkan kening, "Tuan, maksud Bibi?"Tuan terluka Nyonya, seseorang kembali menyerang Tuan." Hanna menjelaskan yang sebenarnya kepada Mita.Berapa nyawa yang telah dihabisi oleh Alex, sehingga musuhnya b

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 21. Aku ini adalah istri Alex.

    Satu minggu telah berlalu, selama ini Mita dan Alex jarang bertemu, walaupun tinggal dibawah atap yang sama. "Permisi Nyonya, Tuan menunggu anda di ruang kerja," ucap salah satu ajudan. "Hum, baiklah." Mita yang tadinya sedang menyiapkan makan malam, segera membuka celemek dan mencuci tangan. Ia bergegas menaiki anak tangga menuju lantai tiga, setibanya di depan pintu, Mita refleks menghentikan langkahnya dan mengurungkan niat untuk mengetuk pintu. "Apa keluarga Eldan belum menghubungi?""Belum Tuan, sepertinya mereka sedang berusaha mencari bantuan." "Roy, Roy, aku tidak akan membiarkan hidupmu tenang, dan aku tidak akan membiarkanmu mati terlalu cepat. Aku akan membuatmu paham, sesakit apa yang dirasakan ibuku saat kamu dan ayahmu menyiksanya."Perbincangan itu terdengar jelas di telinga Mita. Ia melihat Alex dari sela pintu yang tidak tertutup rapat, pria tampan itu duduk di atas kursi sambil menatap selembar poto di tangannya. "Mungkinkah Roy dan almarhum ayahnya membunuh ib

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 20. Aku tidak sengaja melakukannya.

    Seperti biasa, setiap pukul 5 pagi Mita sudah bangun dari tidurnya. Ia selalu ke balkon untuk menghirup udara segar dan menikmati rintik-tintik embun.Namun kali ini berbeda, Mita justru ke dapur. Ia membantu Hanna menyiapkan sarapan untuk Alex. Saat Mita menata makanan di atas meja, Alex tiba-tiba muncul. Pria berdarah dingin itu sudah terlihat rapi, ia mengenakan pakaian formal serba hitam."Aku akan mengambilkan air hangat," ucap Mita yang langsung pergi. Iya, setiap pagi sebelum makan, Alex terlebih dahulu minum air hangat. Hal itu sudah kebiasaan Alex sejak kecil. "Silahkan di minum." Mita menaruh gelas berisi air hangat di hadapan Alex. "Tunggu."Kata-kata itu membuat Mita berhenti melangkah, ia kembali memutar tubuh menghadap Alex. "Sejak kapan kamu jadi pelayan di rumah ini?" lanjut Alex dengan bertanya, namun kedua matanya fokus menatap gelas dihadapannya. "Sejak hari ini," jawab singkat Mita. Alex memutar kepala, ditatapnya Mita dengan tatapan yang sulit untuk dimenge

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 19. Iya, aku menggugurkan anakmu.

    "Kau sengaja menggugurkan anakku," ucap Alex. Mata keduanya saling beradu, bahkan ujung hidungnya saling bersentuhan. Sebelum membuka mulut, Mita terlebih dahulu menghela napas, "Aku tidak mengandung anakmu."Alex refleks mengangkat tangan, ia mencekik Mita hingga membuatnya sulit bernapas. Untung saja Nathan tiba-tiba muncul dari balik pintu. "Permisi Tuan," ucap Nathan, ia refleks memutar tubuh karena melihat keduanya dalam posisi intim. Otak Nathan seketika negatif, ia berpikir bosnya itu sedang melakukan hubungan suami istri. "Tuan, Roy ingin bertemu dengan anda." Nathan berbicara dengan posisi memunggungi. Alex tersenyum getir, ia bangkit dari tubuh Mita. Dengan kasar ia melepaskan jarum infus dari tangan wanita malang itu, lalu menariknya dengan kasar. Alex sengaja membawa Mita ke ruang tamu untuk bertemu dengan Roy. Dalam kondisi lemah tak berdaya, akan membuat Roy sakit hati. Momen ini lah yang ditunggu-tunggu oleh Alex selama ini.Saat keduanya menuruni anak tangga menu

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status