LOGINKhusus Dewasa! Harap bijak saat membaca! "Uuhh! ternyata kamu makin seksi saat berkeringat. Roy Fajrin seorang mahasiswa kere, namun memiliki seorang kekasih seorang mahasiswi cantik, pewaris tunggal perusahaan milik keluarganya. Sudah punya kekasih cantik, tapi Roy masih kepincut dengan seorang Tante muda kesepian. Selamat datang di, "Berondong Kampus"
View MoreKekesalan Roy ia lampiaskan pada Shinta, setelah belakangan ini janda muda tersebut sering menebar ancaman pada Roy. Jika keinginannya tidak dituruti, rekaman video syur mereka akan disebar di media sosial. Roy dengan beringas mencumbu Shinta di atas ranjang, hingga janda muda tersebut beberapa kali terpekik. Entah itu pekikan kenikmatan atau pekikan kesakitan, Roy tak peduli. "Roy, akhhhh! Pelan-pelan dong sayang." Untuk kesekian kalinya Shinta merintih, saat Roy menghisap puting gundukan kembarnya dengan kasar. Bukan hanya menghisap dengan kasar, kadang Roy menggigit titik paling sensitif di dada janda muda tersebut. "Breeett!" "Akhhhh Roy, sakit sayang." Lagi-lagi Shinta menjerit kecil, Roy dengan kasar melepas seluruh pakaian yang melekat di tubuh Shinta. Celana dalam tembus pandang yang menutupi gundukan daging mungil berbulu tipis di antara kedua paha mulus Shinta robek karena ditarik paksa Roy. Ciuman dan kecupan Roy menyusuri perut Shinta, sementara kedua tangannya meremas
"Kalau kamu tidak ingin video ini tersebar, temui aku di hotel!"Roy cuma nyengir, saat membaca pesan chat dari Shinta yang disertai dengan sebuah video. Meskipun Arumi sempat protes, saat Roy pamit untuk kembali meninggalkannya karena ada urusan penting yang harus ia selesaikan, Roy tetap pergi di pagi buta. Setelah memberikan sebuah kecupan di kening Arumi, seperti biasa sang istri hanya bisa menangis.Roy memacu motor sportnya di temaram pagi yang masih remang. Tujuan utamanya cuma satu, menemui Dinda. Kalau perlu Roy harus memohon pada gadis tersebut, asalkan Dinda mau berjanji tutup mulut. Menyimpan rahasianya pada siapapun, terlebih di lingkungan kampus.Sementara itu pesan chat dari Shinta ia abaikan, janda muda seksi tersebut menunggunya di sebuah hotel. "Beruntung Sandra masih bersama suaminya, kalau gak bisa babak belur aku," gumam Roy dalam hati, sembari meliuk di antara kendaraan yang mulai ramai ketika memasuki perkotaan. "Masuk kantor mulai besok sih, tapi nih perut mu
"Oo, mbak Amella itu teman kuliah kamu mas?" Sembari menyiapkan sarapan pagi, Arumi bertanya. Sebagai seorang istri Arumi menjalankan kewajibannya menyiapkan sarapan pagi buat Roy, lagi pula sangat jarang Arumi mengurus keperluan sang suami karena jarang di rumah. Setelah bergumul di atas ranjang semalaman dengan penuh hasrat, Roy memberi kejutan pada Arumi bahwa dalam dua hari kedepan ia bekerja di perusahaan keluarga Amella.Di meja makan Roy menunggu Arumi sambil bermain ponsel, ia tertegun. Seketika ia alihkan pandangan dari layar ponsel, menatap Arumi yang tengah sibuk memasak. Mendengar Arumi menyebut nama Amella, raut wajah Roy seketika berubah."Kamu kenal Amella?" tanya Roy balik, sembari berusaha menyembunyikan raut wajahnya supaya tidak terlihat Arumi. Betapa Roy begitu terkejut, kenapa Arumi bertanya tentang Amella."Enggak sih mas. Kemarin itu ada panggilan tak terjawab dari seseorang di ponselku, saat aku lihat nama kontaknya Amella. Aku kira orang salah sambung, makanya
Lonjakan hormon estrogen dan progesteron saat kehamilan Arumi memasuki trimester kedua membuat hasratnya seakan meledak-ledak, terlebih Arumi sering ditinggal Roy sendirian. Saat Roy pulang, masih dalam keadaan berdiri di ruang tengah rumah sederhananya, Arumi bergelayut manja di leher Roy, seolah hasrat yang sering tertahan minta untuk disalurkan tanpa bisa dibendung lagi."Mas, aku kangen ..." Arumi mendesis lirih, tatapannya sayu, menengadah dengan bibir setengah terbuka. Ia telusuri dada bidang Roy dengan telapak tangannya, meraba dari atas hingga kebawah pusar Roy. Lain lagi yang dirasakan Roy, dalam kondisi terserang sindrom cauvade, ia harus sekuat hati agar tidak muntah karena rasa mual. Morning sicnkness dalam istilah kedokteran tersebut begitu menyiksa bagi Roy."Mas juga kangen, Arumi. Kangen pengen kasih susu kental buat bayi kita," jawab Roy tersenyum balas menatap sang istri kecilnya. Jawaban Roy membuat hasrat Arumi semakin tak tertahankan, istrilah yang diucapkan Roy k
"Brengsek kamu!"Roy melotot, spontan ia mendorong Shinta hingga terlepas dari pelukannya. Wanita yang telah ia gempur habis-habisan dalam pengaruh obat perangsang tersebut kaget, ia tidak menyangka Roy berbuat kasar setelah lepas dari pengaruh obat perangsang."Untuk apa kamu melakukan ini semua,
"Arumi?"Roy bergumam lirih nyaris tanpa suara, ia terpana sesaat. Di saat kesadarannya belum sepenuhnya pulih, setelah napasnya terasa sesak saat wajahnya tertutup dua gundukan kenyal dengan aroma parfum yang khas. Di antara setengah sadar tersebut Roy hanya ingat dan menyebut satu nama, Arumi."H
"Oo, namanya Arumi." Enda bergumam dalam hati, ia tatap layar ponsel Amella dalam genggamannya. Saat menatap sebuah foto profil yang disimpan Amella dalam ponselnya dengan nama pemilik nomor Arumi, angan Enda teringat pada seorang gadis belia bersama Roy di sebuah minimarket. Pada saat itu Roy be
"Apa maksud kamu mengirim pesan ancaman padaku? Aku tidak melakukan apapun, apa yang harus aku pertanggung jawabkan?" Roy mondar-mandir dalam kamar sembari berbicara lewat ponsel, karena tidak tenang terhadap ancaman Shinta melalui pesan singkat ke ponselnya, Roy menghubungi janda muda tersebut yan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews