مشاركة

40

مؤلف: Fatmah Azzahra
last update تاريخ النشر: 2026-07-16 21:00:57

Pintu kayu berukir di hadapan Elloist seakan menjadi saksi bisu atas hancurnya harga diri sang Putri Mahkota.

Tubuh gadis itu membeku, sementara tangan yang tadinya terulur manis untuk merayu kini mengepal kuat hingga buku-buku jarinya memutih pucat.

Di kepalanya, suara tangisan virtual Momo dan peringatan sistem yang berkedip merah terang terasa seperti palu godam yang menghantam akal sehatnya berulang kali.

Tingkat kebencian Thomas yan
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (10)
goodnovel comment avatar
putristana
Thomas cuma bisa bikin Ellyn mengamuk(→⁠_⁠→) gak tahu aja, pesona Ellyn. pria mana yang tidak bisa ditundukkannya? Ellyn, saranku pegang saja satu ekornya. tarikkk biar si rubah merasa kesakitan.
goodnovel comment avatar
eany ajjach
hahaha thomas membenci elloist itu karena dia lebih memilih bebas?
goodnovel comment avatar
Muji Lestari
namanya juga rubah ya jd licik dan penuh dengan tipu muslihat
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   57

    Cahaya keemasan yang memancar dari inti jiwa Elloist menerangi ruang singgasana bawah tanah itu dengan pendaran suci yang menyilaukan.Di tengah neraka ketiadaan yang dipenuhi miasma hitam, energi kehidupan murni tersebut terasa begitu kontras, hangat, dan nyata.Elloist menyodorkan nyawanya secara harfiah di atas telapak tangan, membiarkan pertahanan absolutnya terbuka lebar demi meyakinkan sang penguasa kegelapan.Namun, bagi seseorang yang telah dikhianati dan dihancurkan hingga tak bersisa, kebaikan adalah racun yang paling diwaspadai.Sepasang netra biru rubah Liliyana membelalak lebar. Gadis remaja itu menatap kristal jiwa yang berdenyut di depannya dengan napas tertahan.Insting silumannya meronta, merasakan kebenaran dan ketulusan yang memancar dari inti jiwa tersebut. Tidak ada kepalsuan di sana.Akan tetapi, memori kelam tentang tawa arogan sang putri di atas tebing kembali berkelebat, menutupi cahaya kebenara

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   56

    Cekikan ekor-ekor rubah hitam pekat itu terasa seperti jerat kawat baja yang dipanaskan di atas bara api. Tubuh Elloist menggelepar di udara, kakinya menendang-nendang ruang kosong mencari pijakan yang tak pernah ada.Pasokan oksigen ke otaknya terputus total. Wajah sang Putri Mahkota berubah kebiruan, sementara pembuluh darah di pelipisnya menonjol seolah siap meledak.Namun, rasa sakit fisik yang meremukkan lehernya itu sama sekali tidak sebanding dengan siksaan psikologis yang terpancar dari sepasang netra biru rubah milik Liliyana.Di dalam mata gadis remaja itu, terdapat lautan penderitaan, keputusasaan, dan kebencian yang telah mengkristal menjadi racun mematikan."Kau pikir aku tidak mengingatnya, Elloist?" desis Liliyana. Suaranya yang merdu berubah menjadi geraman parau yang menggema memantul di dinding obsidian ruang singgasana.Liliyana melangkah maju, membiarkan tubuh mungilnya tersorot oleh cahaya redup dari pilar a

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   55

    Kegelapan absolut menyambut tubuh Elloist seketika. Sensasi jatuh menembus Jurang Dunia Hampa sama sekali tidak menyerupai rasanya melayang di udara bebas, melainkan seperti dihancurkan perlahan-lahan oleh jutaan ton tekanan air di dasar palung samudera terdalam. Angin menderu memekakkan telinga, membawa jeritan pilu jiwa-jiwa yang telah lama membusuk di dalam ketiadaan. Suhu udara anjlok hingga membekukan darah. Kulit Elloist mulai terkelupas, seolah diiris oleh ribuan belati es tak kasatmata yang terbuat dari energi kegelapan murni. Namun, janji yang ia ukir di dalam hatinya tak mengizinkannya mati semudah itu. Kekuatan Penyembuh Level SSS miliknya bekerja secara otomatis dan brutal. Setiap jaringan sel yang koyak oleh miasma jurang, langsung beregenerasi dalam hitungan milidetik. Pendaran cahaya emas dan hijau menyelimuti tubuhnya, bertarung habis-habisan melawan energi perusak dari dasar neraka tersebut,

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   54

    Pintu ganda ruang pengadilan yang tertutup berdebam seolah menjadi pembatas absolut antara dirinya dan kepingan hati Thomas yang hancur lebur.Elloist berdiri mematung di tengah ruangan yang perlahan kosong. Hawa dingin dari lantai pualam menjalar naik ke ujung kakinya, namun rasa dingin yang sesungguhnya bersarang tepat di ulu hatinya.Penolakan Thomas yang begitu dingin dan sarat akan kebencian terus terngiang di telinganya."Jangan dekati aku."Kalimat itu lebih menyakitkan daripada tusukan belati obsidian mana pun."Jangan buang air matamu untuk rubah tak tahu diuntung itu, Elloist." Sebuah suara bariton yang berat dan posesif memecah lamunan sang putri.Pangeran Alexander melangkah mendekat, mengikis jarak di antara mereka. Tangan besar Sang Jenderal Naga terulur, menarik bahu Elloist hingga punggung gadis itu bersandar pada dada bidangnya yang hangat."Tugasnya sebagai Penasehat Hukum telah selesai. Jika

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   53

    Pancaran sinar matahari pagi yang menembus kaca patri megah di Ruang Pengadilan Tinggi Kerajaan Moon sama sekali tidak mampu mengusir hawa dingin yang mencekik.Hari ini adalah batas akhir penangguhan vonis. Ratusan pasang mata bangsawan kembali berkumpul, menatap dengan napas tertahan ke arah tengah ruangan.Di dalam lingkar pesakitan, Putri Mahkota Elloist berdiri tegak. Wajahnya pucat dan tubuhnya masih menyimpan sisa-sisa kelelahan luar biasa akibat demam estrus dan pertarungan mentalnya semalam.Setelah penolakan brutal di alam bawah sadar, amukan monster rubah itu mendadak terhenti. Tubuh raksasa Thomas menyusut dan menghilang ke dalam bayang-bayang, melarikan diri dari istana sebelum Alexander dan Marcus yang panik berhasil mendobrak masuk untuk menyelamatkan istri mereka.Kini, dengan tingkat kebencian yang kembali merosot ke angka minus lima puluh persen. Elloist sempat ragu apakah Sang Penasehat Hukum Utama itu akan muncul untuk membelan

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   52

    Dunia ilusi di dalam alam bawah sadar Thomas perlahan-lahan runtuh. Pecahan-pecahan ruang batin itu berjatuhan layaknya serpihan kaca yang memantulkan memori-memori kelam.Di tengah kehancuran tersebut, Elloist masih berlutut di atas lantai kayu gubuk yang mulai memudar. Angin puyuh energi mental yang tidak stabil menyapu rambut hitamnya, namun gadis itu tidak bergeming.Sepasang netra Elloist yang memancarkan pendar pelangi menatap lurus ke arah siluet pria yang memeluk erat ayunan ilusi di dadanya.Air mata masih menganak sungai di pipi sang Putri Mahkota, namun isak tangisnya telah berganti menjadi sebuah ketegasan yang tak tergoyahkan."Aku mengerti, Thomas," ucap Elloist, suaranya bergetar namun mengalun jelas menembus gemuruh kehancuran ruang ilusi."Aku akhirnya menyadari betapa dalam luka yang telah digoreskan oleh tangan ini padamu. Tidak ada kata maaf yang sanggup menghapus jeritan adikmu, dan tidak ada air mata yang c

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   6

    'Apa aku benar-benar tidak bisa menyelamatkan suamiku sendiri?' Elloist semakin frustrasi. Ia tanpa ssadar mengacak-acak rambutnya. Sementara itu, Nyonya Celeste justru berjalan ke arah Tabib Anand, meraih ujung rantai yang terhubung pada lehernya, lalu menariknya sedikit kuat hingga pria itu t

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   5

    Nyonya Celeste terpana sebentar, sebelum menyunggingkan senyum culas. "Well! Well! Well! Aku pikir siapa yang datang mengganggu—" Ia perlahan menoleh ke samping, membuat seorang pelayan wanita mendekat dan memberikan sebuah sapu tangan. "Ternyata sang putri buangan," hinanya pedas. Nyonya

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   4

    "Apa?!" pekik Elloist keras. "Benar, Yang Mulia," sahut pengawal itu terbata-bata sambil menatap ke arah Elloist dengan sorot takut. Ia bahkan berusaha keras menahan tangis. Bagaimanapun juga ia merasa berhutang budi pada sang tabib yang telah menyelamatkan nyawa putrinya di masa lalu. "Kok

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   3

    Elloist menangis tersedu-sedu. Penampakan yang ia pikir sebelumnya adalah hantu, ternyata wajahnya sendiri. Bertepatan dengan itu, Momo kembali muncul, terbang berputar-putar mengelilingi kepala Elloist hingga debu perak sekilas terlihat berterbangan mengikutinya. [Tuan rumah jangan bersedih!

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status