Compartilhar

Bab 35

Autor: Gita Putri
last update Data de publicação: 2026-10-22 23:18:54

Setelah urusan di menara suar tua selesai dan pesan kepatuhan mutlak Siska dipancarkan ke seluruh jaringan komunikasi internasional, Arga membimbing Siska kembali ke kendaraan taktis.

Perjalanan kembali menuju vila utama berlangsung dalam keheningan yang sarat akan dominasi. Angin laut membawa aroma garam dan asap sisa bentrokan yang perlahan menghilang ditiup badai yang makin menjauh.

​Setibanya di vila, Arga membawa Siska langsung menuju ruangan perpustakaan pribadi, sebuah ruangan luas berd
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 35

    Setelah urusan di menara suar tua selesai dan pesan kepatuhan mutlak Siska dipancarkan ke seluruh jaringan komunikasi internasional, Arga membimbing Siska kembali ke kendaraan taktis. Perjalanan kembali menuju vila utama berlangsung dalam keheningan yang sarat akan dominasi. Angin laut membawa aroma garam dan asap sisa bentrokan yang perlahan menghilang ditiup badai yang makin menjauh.​Setibanya di vila, Arga membawa Siska langsung menuju ruangan perpustakaan pribadi, sebuah ruangan luas berdinding kayu mahoni tua yang dilengkapi dengan jendela melengkung besar menghadap langsung ke arah tebing karang dan samudra luas. Di tengah ruangan, terdapat sebuah meja kerja besar berukir dan beberapa kursi kulit mewah.​Arga mendudukkan Siska di kursi kulit di balik meja utama, sementara ia sendiri berdiri di sampingnya, bersandar pada tepi meja dengan kedua tangan terlipat di dada. Matanya memperhatikan setiap perubahan ekspresi pada wajah Siska.​"Bagaimana rasanya, Siska?" tanya Arga, sua

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 34

    Keheningan di ruang kerja Arga pecah ketika alarm darurat berbunyi pelan dengan nada frekuensi rendah. Indikator lampu merah berkedip di sudut panel utama desk kendali.​Arga tidak terkejut. Ia perlahan melepaskan dekapannya pada Siska, lalu berdiri anggun dan berjalan menuju layar monitor pengawas internal. Di layar, terlihat sebuah kapal kargo tua tak bertanda melintas pelan di luar batas perairan teritorial pulau, tetapi yang memicu alarm bukan kapal itu, melainkan sebuah sinyal transmisi satelit jarak pendek yang baru saja diaktifkan dari dalam pulau itu sendiri.​Siska ikut berdiri, merapatkan jubah sutra yang membungkus tubuhnya. "Arga... ada apa lagi? Bukankah panggilan tadi sudah memutus akses mereka?"​Arga menatap layar tanpa ekspresi, lalu menoleh ke arah Siska dengan tatapan yang sangat tajam, seolah sedang membedah isi pikiran wanita itu. "Transmisi itu tidak berasal dari luar, Siska. Sinyal itu datang dari menara suar lama di ujung utara pantai. Seseorang menggunakan p

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 33

    Fajar telah sepenuhnya menyingsing di atas pulau pribadi yang kini sunyi. Sisa-sisa asap dari helikopter yang jatuh di pantai bawah perlahan memudar ditiup angin laut pagi. Di dalam menara pengawas utama yang megah, keheningan merayap kembali, menyisakan ketegangan pekat yang belum benar-benar menghilang.​Arga perlahan melepaskan dekapannya, lalu mengangkat tubuh Siska dari atas meja kontrol utama. Ia membungkus tubuh Siska yang lemas dengan jubah sutra tebal yang ada di sudut ruangan, kemudian membawanya melangkah menuju area ruang santai vila utama di lantai atas.​Siska menyandarkan kepalanya di dada Arga yang keras. Sisa-sisa hembusan angin pagi yang dingin menembus celah ventilasi membuat tubuhnya bergetar kecil. Matanya yang sayu menatap pemandangan pantai dari balik dinding kaca saat Arga mendudukkannya di atas sofa kulit hitam yang luas.​Arga berdiri di hadapannya, menatap wanita itu dengan pandangan dingin yang sarat akan kemenangan. Ia meraih sebuah cangkir perak berisi

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 32

    Kabut tebal yang menyelimuti perairan luar gua mendadak pecah oleh deru mesin helikopter tempur yang terbang rendah di atas permukaan laut. Suara baling-baling raksasa itu memantul di dinding batu gua bawah tanah, menciptakan getaran hebat yang merambat hingga ke dek kapal tempat Arga dan Siska berada.​Siska, yang baru saja pulih dari gelombang orgasmenya di atas dasbor kokpit, seketika tersentak bangun. Matanya yang sayu melebar karena panik, menatap layar radar sekunder yang mendeteksi sinyal tak dikenal menyusup masuk ke zona larangan udara pulau.​"Arga... suara apa itu? Helikopter?!" pekik Siska, suaranya gemetar ketakutan saat ia menarik jas taktis Arga lebih erat menutupi tubuh polosnya. "Apakah... apakah masih ada pasukan Rendy yang lain?"​Arga mendengus dingin. Ia bangkit dari kursi kendali, memperlihatkan tubuh atletisnya yang basah oleh keringat. Tanpa sedikitpun rasa gentar, ia menyeringai, menatap layar monitor dengan tatapan penuh nafsu darah yang bercampur dengan ga

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 31

    Lampu neon di ruang interogasi bawah tanah itu berkedip perlahan sebelum akhirnya padam sepenuhnya, menyisakan kegelapan yang pekat. Arga melangkah keluar dari ruangan kedap suara itu sambil mendekap tubuh Siska yang sudah tak berdaya. Di belakang mereka, dua pria pengikut Rendy yang telah pingsan akibat gas penenang dibiarkan tergeletak di dalam sel baja.​Arga membawa Siska melewati koridor bawah tanah yang panjang, menuju sebuah area tersembunyi yang belum pernah Siska lihat sebelumnya, docks bawah tanah rahasia, sebuah gua alam yang diubah menjadi dermaga modern berkonektivitas tinggi, tempat beberapa kapal cepat militer dan satu kapal selam taktis bersandar di air laut yang hitam dan tenang.​Suara gema air yang beriak menghantam dinding batu gua menciptakan suasana yang dingin dan mencekam. Arga menurunkan Siska di atas kursi kemudi kulit dari kapal pesiar mini yang berlabuh di sudut gua.​Siska membuka matanya yang sayu, menarik jas taktis Arga yang masih longgar membungkus tu

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 30

    Sinar matahari pagi yang menembus celah-celah tirai sutra vila Arga seolah menjadi ironi bagi kondisi Siska yang masih tergeletak lemas di atas ranjang. Tubuhnya terasa mati rasa, namun jiwanya tetap terikat kuat dalam gravitasi pria yang kini duduk di sisi ranjang, menyesap kopi hitam dengan ketenangan yang menakutkan.​Arga meletakkan cangkir porselen itu dengan bunyi denting pelan yang justru terdengar seperti guntur bagi telinga Siska yang peka. Ia tidak lagi mengenakan pakaiannya, kini, Arga tampil dengan jubah sutra hitam yang longgar, memberikan kesan penguasa yang baru saja menyelesaikan ritual pembantaiannya.​"Bangun, Siska," suara Arga memecah kesunyian kamar. "Hari ini kita punya tamu. Atau lebih tepatnya, sisa-sisa pengikut kakakmu yang masih berniat menantang otoritas kita di pulau ini."​Siska mencoba menggerakkan tubuhnya, namun rasa nyeri yang menyengat di pangkal paha membuatnya meringis. "Tamu? Arga, kau baru saja meledakkan kapal Rendy. Apa lagi yang kau inginkan?

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 6

    **Jumat malam di apartemen barunya menjadi sebuah neraka sekaligus surga bagi Siska. Esok pagi ia harus kembali ke rumah Rendy untuk memenuhi janjinya menghabiskan akhir pekan bersama sang kakak. Namun, Arga seolah memiliki rencana lain. Ia tidak ingin Siska pergi dengan perasaan tenang, ia ingin

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 5

    **Mobil SUV itu masih terparkir di sudut remang-remang basement, mesinnya menderu halus, menciptakan getaran yang seolah menyatu dengan denyut di seluruh tubuh Siska. Di dalam kabin yang kedap suara itu, aroma susu yang manis bercampur dengan aroma maskulin Arga yang tajam, menciptakan atmosfer y

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 4

    **Sinar matahari pagi yang cerah menembus jendela kaca besar di ruang makan kediaman Adijaya, namun bagi Siska, cahaya itu terasa begitu menyilaukan dan menghakimi. Ia duduk di kursi kayu jati yang dingin, jari-jarinya gemetar saat memegang cangkir teh hangat. Ia mengenakan blus sutra berwarna kr

  • Dekapan Hangat Musuh Kakakku   Bab 3

    Arga tidak membiarkan Siska memulihkan napasnya di ruang kerja itu. Dengan gerakan posesif, ia menyampirkan jas mahalnya ke bahu Siska yang polos, lalu membopong tubuh wanita itu keluar menuju sayap pribadi di rumah mewah tersebut. Koridor panjang yang sunyi itu hanya diisi oleh suara langkah sep

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status