分享

BAB 39

作者: Langit Parama
last update publish date: 2026-03-01 07:01:48

Sejenak, Jevier hanya mampu menatap Mahendra tanpa suara. Dadanya bergetar halus, detak jantungnya terasa lebih cepat dari biasanya.

Ia tidak menyangka pertanyaan itu akan datang secepat ini. Dan yang lebih mengejutkan, ia tak benar-benar ingin mengelak.

Melihat raut terkejut di wajah dokter muda itu, Mahendra justru tersenyum tipis.

“Apa … terlalu terlihat, ya, Pak?” tanya Jevier akhirnya, suaranya rendah, hampir seperti pengakua
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 277

    “Mama sakit?” tanya Sherly polos sambil mendongakkan wajah mungilnya ke arah sang ibu. Shiren segera menggeleng dan tersenyum menenangkan. “Nggak, Sayang. Mama baik-baik aja. Tadi cuma agak pusing sedikit, sekarang udah mendingan.” Ia lalu melirik Kaelix sekilas sebelum kembali menatap putrinya. “Om Kael tadi udah kasih Mama obat.” Kaelix mengangkat sebelah alis. “Bukan saya,” ujarnya datar. “Pembantu saya yang mengambilkannya.” Tanpa memperpanjang pembicaraan, pria itu membungkukkan tubuhnya lalu mengulurkan kedua tangan ke arah Sherly. “Sini.” Sherly langsung menyambut dengan antusias. Begitu tubuh mungilnya terangkat ke dalam gendongan Kaelix, kedua lengannya spontan melingkar di leher pria itu. “Hehe ... Om tinggi banget,” seru bocah itu. Sudut bibir Kaelix terangkat tipis. “Karena Om sudah dewasa.” “Iya juga, ya.” Jawaban polos Sherly membuat Sasqia tak kuasa menahan tawa kecil. Kaelix pun membawa bocah itu melangkah menjauh menuju taman belakang, membiarkan Sherly ter

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 276

    “Aduh ....” Tubuhnya sedikit limbung hingga harus berpegangan pada pagar tangga. Tatapan Kaelix melirik singkat ke wajah kakak iparnya itu. “Kamu kenapa?” Shiren mengangkat wajah perlahan. Senyumnya dipaksakan, seolah tak ingin merepotkan. “Nggak apa-apa ...,” ia menggeleng pelan. “Cuma akhir-akhir ini kepala sering pusing. Mungkin kecapekan.” Shiren kembali memegangi pelipisnya. “Ah ....” Kaelix memperhatikannya beberapa detik. Tak ada kepanikan. Tak ada perubahan ekspresi. Pria itu hanya menoleh ke arah salah seorang pelayan yang kebetulan melintas. “Bi.” Pelayan itu segera menghampiri. “Iya, Tuan?” “Tolong ambilkan obat sakit kepala. Siapkan juga air hangat.” “Baik, Tuan.” Pelayan itu langsung bergegas menuju dapur. Shiren sempat terdiam. Ia berharap Kaelix akan menghampirinya, atau setidaknya memegang lengannya. Namun pria itu tetap berdiri di tempatnya. Jarak mereka bahkan tak berubah sedikit pun. “Kalau memang badanmu tidak enak,” ucap Kaelix datar, “setelah minum

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 275

    Shiren berdiri di depan cermin, merapikan rambutnya untuk terakhir kali sebelum mengambil sebuah paper bag yang telah ia siapkan sejak pagi. Di dalamnya tersimpan beberapa botol jamu racikan yang akan ia berikan kepada Sasqia. Senyum tipis terukir di sudut bibirnya. Tak lama kemudian, langkah kaki kecil terdengar mendekat. “Mama ....” panggil Sherly sambil memeluk kaki ibunya. Shiren menoleh dan langsung membelai lembut kepala putrinya. “Iya, sayang?” “Mama cantik.” Shiren terkekeh pelan. “Terima kasih.” “Mama mau ke mana?” Sherly menatap ibunya dengan kepala miring. “Mama mau ajak Sherly jalan-jalan.” Mata Sherly langsung membulat antusias. “Ke mana?” “Ke rumah Tante Qia dan Om Kael.” Seketika wajah mungil itu berbinar. “Serius?” Shiren mengangguk sambil tersenyum. “Iya. Makanya ayo kita berangkat sekarang.” Ia menggenggam tangan kecil putrinya, sementara tangan satunya membawa paper bag tersebut. Sherly yang sedari tadi memperhatikan bungkusan itu tak bisa menahan rasa

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 274

    Sore itu, sebuah mobil sedan putih perlahan memasuki halaman rumah keluarga Valerio. Mesin mobil dimatikan.Seorang wanita berambut panjang bergelombang turun dengan gaun krem sederhana yang membalut tubuh semampainya.Senyum ramah tak pernah lepas dari wajahnya sejak melangkahkan kaki menuju pintu utama.Ding dong.Bel rumah berbunyi. Tak lama kemudian, seorang pelayan membukakan pintu.“Selamat sore, Non.”“Selamat sore.” Yolanda membalas dengan senyum hangat. “Apa Tante Miriam ada di rumah?”“Ada, silakan masuk.”Yolanda mengangguk pelan, lalu mengikuti pelayan menuju ruang tamu.Tak berselang lama, Miriam muncul dari arah ruang keluarga.“Yolanda?” kedua alis wanita paruh baya itu terangkat. “Tumben sekali datang tanpa memberi kabar dulu. Kamu sendirian, di mana Mama kamu?”Yolanda segera bangkit dari duduknya. “Tante. Iya, aku sendirian. Mama lagi sibuk banget jadi gak ikut ke sini.”Miriam tersenyum tipis, lalu meraih kedua tangan gadis itu. “Duduk ... duduk. Gimana kabar kamu,

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 273

    Mobil Kaelix akhirnya memasuki halaman rumah Mahendra. Perjalanan pulang dari mal rupanya begitu melelahkan.Sherly sudah lebih dulu terlelap di pangkuan Kaelix sejak mobil meninggalkan pusat perbelanjaan. Napas bocah itu terdengar teratur, sesekali bibir mungilnya bergerak pelan seperti sedang bermimpi.Di sisi lain, Sasqia pun tak mampu lagi menahan kantuk. Tanpa sadar, kepalanya perlahan bersandar di bahu sang suami.Kaelix menoleh sekilas. Tatapannya jatuh pada wajah istrinya yang terlihat begitu damai dalam tidur. Beberapa helai rambut menutupi pipinya.Tanpa banyak berpikir, pria itu mengangkat tangannya, lalu menyingkirkan anak rambut tersebut dengan gerakan yang nyaris tak terasa.Setelah itu, ia kembali menatap lurus ke depan. “Zidan.”“Iya, Tuan?” Sopir itu segera menoleh melalui kaca spion.“Tolong antar Sherly masuk ke dalam. Saya tidak bisa turun.” Tatapan Kaelix kembali mengarah pada Sasqia yang masih terlelap di bahunya. “Istri saya sedang tidur.”Zidan mengikuti arah p

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 272

    Mobil Kaelix memasuki area parkir sebuah pusat perbelanjaan mewah di kota. Begitu pintu mobil dibuka, Sherly langsung mengulurkan kedua tangannya ke arah Kaelix. “Om, gendong.” Kaelix melirik sebentar. “Kamu capek?” suaranya berat dan tegas. Sherly mengangguk polos. “Capek jalan dari mobil.” Sasqia spontan tertawa kecil. “Padahal baru turun.” Kaelix tidak berkomentar, tidak juga menolak. Ia membungkuk, lalu mengangkat tubuh kecil itu ke dalam gendongannya. “Pegangan yang kuat.” “Iya, Om.” Sherly langsung melingkarkan kedua lengannya di leher Kaelix dengan wajah ceria. Sementara tangan mungilnya sibuk memainkan dasi pria itu. “Om ganteng,” celetuk Sherly, tatapan polos itu terus mengamati wajah tampan di hadapannya. Kaelix menoleh, sudut bibirnya terangkat tipis. “Terima kasih.” “Tapi Papa dulu juga ganteng.” Senyum di bibir Sasqia perlahan memudar. Ia khawatir ucapan polos bocah itu membuat suasana menjadi canggung. Namun Kaelix sama sekali tidak berubah ekspresi. “Setia

  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 14

    Sasqia spontan berbalik. Tanpa berpikir panjang, ia melangkah cepat kembali ke arah mobil. “Sas? Mau ke mana?” Jevier menoleh kaget, lalu segera menyusulnya. “Sas, tunggu!” Namun Sasqia tak menghiraukan panggilan itu. Ia terus berjalan, hampir setengah berlari, seola

    last update最後更新 : 2026-03-18
  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 12

    “Hah?” Sasqia tersenyum kecil sambil meraih tangan ayahnya yang masih menyentuh pipinya, lalu menggenggamnya lembut. “Nggak, Pa. Ini tadi blush on-nya kebanyakan.” “Blush on?” Mahendra mengerutkan kening. “Itu, riasan perona pipi. Biar kelihatan segar,” jelas Sasqia ringan. “Karena Qia buru-buru,

    last update最後更新 : 2026-03-18
  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 13

    “Kamu memecat Jessie, Tristan?” tanya Miriam sambil memiringkan kepala, menatap putranya tajam di tengah makan malam keluarga itu. Meja panjang dipenuhi berbagai hidangan mewah, tetapi suasana terasa jauh dari hangat. Tristan duduk tenang, menopang dagunya dengan sat

    last update最後更新 : 2026-03-18
  • Dekapan Hangat Tiga Pria   BAB 90

    “Mas semalam ke rumah sakit, ya?” tanya Sasqia pelan, membuka percakapan lebih dulu saat mereka makan siang bersama. Sendok di tangan Tristan terhenti di udara. Ia lalu meletakkannya kembali di atas piring, sebelum menatap Sasqia. “Kamu tahu dari mana?” Sasqia tersenyum kecil. “Semalam Tuan Kael

    last update最後更新 : 2026-04-02
更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status