共有

10. Desahan

作者: NARA
last update 公開日: 2026-09-12 21:29:23

Mendengar pertanyaan dari Mattias, Belle segera beranjak dari tempatnya. Lalu menatap pada Mattias yang masih terus menatapnya.

Belle menganggukkan kepala. "Ya, tapi tenang saja. Aku tahu cara bagaimana memuaskan anda, Om."

Belle mengukir senyum paksa, lalu menarik tangan Mattias untuk beranjak dari sofa.

Mattias mengikuti Belle yang menarik tangannya menuju ranjang, senyum tipis terukir dari bibir Mattias Ketika Belle melepas sendiri gaun yang masih menempel di tubuhnya, memperlihatkan tubuhn
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Di Bawah Kendali Sugar Daddy    90. Membuktikan

    Mattias memaksa Belle untuk duduk di atas sofa yang ada di dalam kamar. Pria itu bahkan mengunci pintu, seolah memastikan Belle tidak akan pergi menemui Maudi seperti yang gadis itu inginkan sebelumnya.Belle hanya bisa menghela napas panjang. Ia menautkan kening ketika Mattias kini tiba-tiba berlutut di hadapannya. Kedua tangan Belle digenggam erat oleh pria itu."Maafkan aku, sayang," kata Mattias dengan suara lembut.Belle kembali menautkan kening. Tatapannya tertuju pada wajah Mattias yang terlihat sungguh-sungguh menyesal."Sebenarnya, kamu berada di sini semua karena rencanaku."Mattias akhirnya mengatakan hal yang selama ini ia sembunyikan. Ia tidak ingin Belle mengetahui semuanya dari Maudi, yang sudah lebih dulu mengetahui kebenaran bahwa dirinya telah menjebak Belle agar gadis itu tetap berada di sisinya."Aku tahu," sahut Belle singkat.Mattias langsung mengangkat wajahnya."Kamu tahu?"Belle mengangguk. "Aku tahu semuanya. Foto diriku yang ada di kamar kamu sudah menjelask

  • Di Bawah Kendali Sugar Daddy    89. Penting

    Mattias tersenyum tipis sambil memegangi rahangnya yang baru saja mendapat tinjuan dari Zayn. Rasa sakit akibat pukulan itu masih terasa, tetapi pria itu sama sekali tidak menunjukkan keinginan untuk membalas."Bajingan! Hanya demi cintamu, kamu telah menjebak Belle!" ucap Zayn dengan napas memburu. Emosinya benar-benar sudah berada di puncak.Mattias memilih beranjak dari duduknya. Ia berdiri sambil merapikan pakaiannya, kemudian menatap Zayn dengan tenang."Aku tidak akan membalas pukulanmu." kata Mattias datar. "Karena aku tahu kamu sedang emosi.""Jangan sok bijaksana!" bentak Zayn. "Kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan kepada Belle!"Mattias mengembuskan napas panjang. Ia sebenarnya tidak ingin membahas masalah itu lebih jauh."Kami akan segera menikah," kata Mattias akhirnya, memberitahu rencananya.Zayn mengerutkan kening. "Apa maksudmu?""Nenek Maria yang menyuruh kami untuk segera menikah,"Zayn mengepalkan kedua kedua tangannya. "Apa kamu bangga mendapatkan seseorang dengan

  • Di Bawah Kendali Sugar Daddy    88. Menjebak

    Maudi membuka pintu rumahnya. Namun, baru saja pintu terbuka sedikit, gadis itu langsung terkejut ketika melihat siapa yang berdiri di depan rumahnya.Erlando, asisten Mattias sekaligus pria yang begitu Maudi benci karena hinaannya beberapa waktu lalu.Maudi langsung menatap Erlando dengan tatapan tidak suka. Ia sengaja hanya membuka pintu sedikit, bahkan tubuhnya digunakan untuk menghalangi pandangan Erlando agar pria itu tidak bisa melihat Zayn yang sedang berada di ruang tamu."Ada apa kamu datang ke sini?" tanya Maudi ketus.Erlando tidak menjawab. Ia justru mencoba mendorong pintu agar terbuka lebih lebar.Maudi semakin kuat menahan pintu. "Ngapain kamu ke sini?" tanyanya lagi masih ketus.Erlando menatap Maudi sambil menaikkan sebelah alis."Di bayar berapa sama Zayn sampai kamu mau menyembunyikan dia?"Maudi langsung mengernyitkan kening. "Apa yang kamu katakan?""Jangan pura-pura tidak tahu." Erlando mencibir. "Gadis miskin seperti kamu, semuanya pasti dijadikan uang."Wajah M

  • Di Bawah Kendali Sugar Daddy    87. Saling Iri

    Selin benar-benar kesal. Sudah berkali-kali ia menghubungi ponsel Mattias, tetapi pria itu sama sekali tidak mengangkat panggilannya. Bahkan, setelah mencoba menghubungi untuk kesekian kalinya, ponsel suaminya itu justru tidak lagi aktif."Matiias!" seru Selin dengan nada kesal.Wanita itu mengembuskan napas kasar, kemudian mengalihkan tatapannya kepada Erlando yang sejak tadi berdiri tidak jauh dari meja kerja Mattias."Katakan, di mana Mattias?" Kesal Selin.Ia sengaja datang langsung ke kantor suaminya karena tidak berhasil menghubungi pria itu. Namun, sesampainya di sana, ia justru mendapati Mattias tidak berada di ruang kerjanya.Padahal, ada sesuatu yang sangat penting yang ingin Selin sampaikan kepada Mattias.Zayn sudah keluar dari rumah sakit. Namun, putranya itu justru menghilang tanpa memberitahukan ke mana ia pergi. Selin sudah mencoba menghubungi beberapa orang yang mungkin mengetahui keberadaan Zayn, tetapi tidak ada satu pun yang bisa memberikan jawaban pasti.Sebagai s

  • Di Bawah Kendali Sugar Daddy    86. Tidak Terkendalikan

    Belle hanya bisa pasrah, ketika Mattias langsung membawanya ke atas ranjang. Bukan hanya itu, Mattias juga langsung menyalurkan hasratnya yang sejak tadi ia tahan, sampai rasanya sungguh menyiksa.Kini Mattias merasa lega setelah menyalurkan hasratnya pada Belle, bukan hanya sekali, tapi berkali-kali karena efek dari obat perangsang.Belle juga merasa lega, setelah Mattias akhirnya menyudahi aktivitasnya, dan kini sudah terbaring lemah di samping Belle. Dengan nafas tersengal, dan tubuh yang begitu lelah. Belle menoleh pada Matiias, pria itu mulai memejamkan matanya."Dasar." gerutu Belle. "Sudah dapat apa yang dia mau, langsung tidur." Lanjutnya. Karena biasanya Mattias akan mengucapkan terima kasih, lalu membawa Belle ke dalam pelukannya dan memeluknya sampaikan pagi, tapi kini pria itu malah langsung tidur.Belle menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos, tidak peduli dengan tubuh polos Mattias.Namun, ketika Belle ingin memejamkan matanya. Ia merasa tidak tega membiarka

  • Di Bawah Kendali Sugar Daddy    85. Masalah Sudah Teratasi

    Melihat foto yang baru saja Natt kirim, entah mengapa membuat Belle kesal.Belle langsung membalas pesan Natt."Selamat bersenang-senang, Natt." Tidak berselang lama Natt kembali mengirim pesan."Sekarang aku kesayangan om Matiias, bukan kamu. Jadi carilah sugar daddy baru, om Mattias milikku!"Belle tidak membalas pesan Natt, yang ada melempar ponselnya ke atas tempat tidur."Menikah? Untuk apa aku menikah dengan pria seperti dia!" kesal Belle mengingat perintah sang nenek untuk menikah dengan Mattias. "Yang ada makan hati," lanjutnya.Belle langsung melangkah keluar dari dalam kamar Matiias, dan terkejut ketika melihat Erlando berdiri di depan kamar Mattias.Belle menatap asisten Mattias itu dengan tatapan kesal. "Tidak ikut bersenang-senang dengan bos kamu?" tanya Belle masih kesal dengan foto yang Natt kirim."Apa kamu cemburu?"Belle menatap pada Erlando lagi, setelah mendengar apa yang dikatakannya. "Kamu tahu, pria tua itu sedang bersenang-senang?" Belle memicingkan matanya.T

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status