LOGINTerinspirasi dari sebuah kisah nyata. Riris dan Reza menikah melalui proses ta'aruf dengan perantara Dimas-sepupu Riris. Pernikahan berjalan lancar hingga saat resepsi datanglah tamu undangan, teman-teman pondoknya Riris yang membuat Reza merasa menyesal telah menikahi Riris. Reza menganggap Riris masih kalah cantik dan anggun dari teman-temannya. Dia merasa lebih pantas mendapatkan istri yang jauh lebih cantik dan anggun dari Riris. Akhirnya Reza mentalak Riris seusai resepsi. "Maafkan aku Riris, ternyata Kamu jauh dari ekspektasiku. Aku tidak bisa melanjutkan pernikahan ini. Sebaiknya kita berpisah sejak awal, aku tidak akan menyentuhmu. Ini semua kulakukan demi kebaikanmu. Agar kamu nanti bisa menikah dengan laki-laki yang terbaik untukmu" Perlakuan Reza menghancurkan hati dan impian Riris yang mendambakan kebahagiaan dalam pernikahan, bagaimanakah nasib Riris selanjutnya? Ikuti kisahnya ya teman-teman.
View MoreTepat pukul delapan, semuanya telah lengkap berada di dalam Masjid Kampus nan Agung dan indah itu Bagas dengan balutan tuxedo berwarna putih tulang itu telah duduk bersila di depan meja persegi panjang yang berkaki pendek. Di depannya telah duduk pak penghulu dan pakleknya Riris--adik dari bapaknya-- yang akan menjadi wali nikahnya.Sang pengantin pria yang diapit oleh Pak Bimo dan Pakde Arya, terlihat sedikit tegang. Mungkin karena ini adalah pengalaman pertamanya untuk memulai hidup yang baru. Sedangkan Riris bersama ibunya dan Bu Bimo juga para keluarga dan tamu undangan wanita, telah duduk di balik hijab. Sehingga untuk prosesi akad nikah, hanya para hadirin pria yang bisa melihatnya secara langsung. Riris dan para hadirin wanita hanya bisa melihat di tayangan video siaran langsung yang ada di layar kaca yang terpasang di bagian depan ruangan berhijab itu.Riris duduk bersimpuh diapit oleh sang ibu dan calon ibu mertua. Di belakangnya para keluarga dan tamu wanita dari desanya Ri
"Kalau boleh tau, apa syaratnya, Ris?" tanya Bagas penasaran."Nduk, kok pake syarat toh?" bisik Bu Rohman ke telinga putrinya. Riris kemudian memandang ibunya, lalu tersenyum sembari mengangguk. Sedangkan Bu Rohman justru menunjukkan wajah tegangnya."Syaratnya, pertama ... saya minta akad nikahnya nanti di Masjid Kampus yang ada di Universitas nomor satu di Jogja, karena saya memiliki kenangan yang dalam, saat pertama kali mendatangi masjid itu dan bermunajat di sana. Yang kedua, saya ingin setelah menikah nanti, Mas Bagas harus menerima ibu saya untuk tinggal bersama kita nantinya. Karena ibu sudah tak memiliki siapa-siapa lagi, kecuali putri semata wayangnya," ucap Riris dengan suara bergetar hingga netranya yang berkaca-kaca. Riris dan ibunya kembali saling tatap, di kedua manik mereka telah dipenuhi oleh embun. Bu Rohman merasa terharu dengan permintaan putrinya itu, ternyata meski putrinya mau dinikahi oleh pemuda kaya, Riris masih ingat ibunya, masih amat peduli padanya.Riri
Hari yang dinanti telah tiba, selama dua pekan ini Riris dan ibunya sibuk mempersiapkan acara lamaran untuk menyambut kehadiran Bagas dan keluarganya. Dari pagi, Riris telah merias dirinya, berbekal ilmu yang didapatnya dari terapis kecantikan salon ternama yang dipesan oleh Bagas selama dia menginap di apartemen.Riris mengenakan gaun kebaya panjang selutut, berwarna hijau lumut dengan hiasan payet pada bagian bawah pinggang serta di ujung tangannya, menambah kesan mewah dan anggun. Gaun itu telah dipesan oleh Bagas dan dikirimkan pak Dul dua hari sebelumnya. Untuk bawahannya, Riris mengenakan kain jarik berbordir emas yang diwiru dengan rapih menambah kesan elegan. Rumah Riris juga telah dipasang tenda untuk para tamu undangan, dan bagian dalamnya di dekor sedemikian rupa sehingga nampak indah dengan aneka bunga di setiap sudut rumah. Back drop yang terlihat indah dan mewah terpasang di salah satu sisi dinding dalam ruang tamu untuk momen lamaran dan pengambilan foto.Dari semua o
Tak terasa sudah sepekan Riris dan Bu Rohman menginap di apartemen milik keluarga Bagas. Selama itu pula mereka setiap hari didatangi terapis kecantikan langganan yang dari awal men-treatment Riris.Gadis yang dulunya berwajah manis dan terlihat sederhana itu, kini telah berubah wajahnya semakin cantik cemerlang, meski perawatannya tidak dengan cara yang ekstrim seperti operasi plastik dan sebagainya. Perawatannya hanya membuat kulit dan wajah Riris terlihat semakin glowing. Selain itu, Riris juga belajar cara merias wajah supaya bisa tampil cantik dan lebih percaya diri. Riasan yang mampu menutupi kekurangan di wajah dan bisa menonjolkan kelebihan, sehingga terlihat semakin cantik bersinar. Apalagi Riris juga memiliki kecantikan yang terpancar dari dalam, dari hati yang bersih dan tulus apa adanya."Ris, makin hari Kamu semakin cantik, maasyaa Allah," puji Bagas di suatu sore saat mereka tengah duduk di taman tepi kolam renang yang ada di rooftop apartemen. Angin bertiup agak kencan
Reza Menjelang Maghrib ayah baru pulang dari kampusnya. Membawa beberapa bungkusan di tangannya. "Ayah abis belanja?" tanyaku saat ayah meletakkan bungkusan-bungkusan itu di atas meja makan."Iya, ayah mau nyetok persedian bahan makanan, kan udah ada pembantu, jadi kita bisa makan masakan rumahan lag
Pukul tujuh pagi aku telah tiba di rumah setelah pergantian shift dengan teman sesama sekuriti. Badanku masih terasa demam, kepalaku pusing sebelah. Bagaimana ini, padahal aku harus bergantian dengan ayahku untuk menjaga bunda di rumah sakit. Rasanya aku lemas sekali, tak sanggup untuk ke luar rumah
(PoV Reza)Aku tidak mau jadi pecundang malam ini. Sebaiknya aku menyusul Nelly dan pria itu ke unit apartemen. Aku masih sah sebagai suaminya, apa yang dilakukan oleh Nelly, jika itu suatu dosa, maka suami yang akan ikut menanggungnya. Nelly masih menjadi tanggungjawabku, aku wajib menjaganya.Denga
Sudah empat hari Bu Santi dirawat di rumah sakit. Reza yang tidak mungkin ijin tidak masuk kerja terus-menerus demi menjaga ibunya, akhirnya meminta Pak Adi untuk di pindah ke shift malam saja, selama bundanya dirawat.Jadi dari pagi sampai sore Reza menjaga bundanya di rumah sakit, kemudian pulang k












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews