Home / Romansa / Dokter Obgyn itu Suamiku / Bab 155 Mood Swing

Share

Bab 155 Mood Swing

Author: Nisa Hikaru
last update publish date: 2026-10-25 23:47:13

Menghadapi istri yang sedang mengandung ternyata tak semudah yang dibayangkan Fahmi. Ia pikir, sepertinya Nabila akan mengalami hal-hal pada umumnya ibu hamil, namun ternyata ia melupakan satu hal. Selain, mual, muntah, dan keluhan lainnya, ada juga suasana hati yang gampang berubah atau mood swing.

Di awal trimester pertama ini, Nabila memang belum merasakan mual dan muntah, biasanya seterusnya akan seperti itu. Fahmi juga memang berdoa, agar kehamilan sang istri diberi kemudahan d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 155 Mood Swing

    Menghadapi istri yang sedang mengandung ternyata tak semudah yang dibayangkan Fahmi. Ia pikir, sepertinya Nabila akan mengalami hal-hal pada umumnya ibu hamil, namun ternyata ia melupakan satu hal. Selain, mual, muntah, dan keluhan lainnya, ada juga suasana hati yang gampang berubah atau mood swing. Di awal trimester pertama ini, Nabila memang belum merasakan mual dan muntah, biasanya seterusnya akan seperti itu. Fahmi juga memang berdoa, agar kehamilan sang istri diberi kemudahan dan kelancaran. Tapi, namanya juga manusia biasa, ada satu hal yang luput dari pengawasannya. Dengan mata yang berkaca-kaca dan terisak, Nabila menyampaikan pertanyaannya itu. “Mas, cinta nggak sama aku?” Pertanyaan itu membuat Fahmi bernapas lega. Pertanyaan yang seharusnya tak perlu diragukan lagi perihal jawabannya, namun akan menjadi masalah jika dijawab asal-asalan dan tidak sungguh-sungguh. “Ana uhibbuki fillah, Istriku,” jawab Fahmi apa adanya perasaannya seperti itu. I

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 154 Cemburu (2)

    “Ada apa Mas sama Dokter Agni?” begitulah pertanyaan yang terlontar dari mulut Nabila saat melihat sang suami berinteraksi dengan perempuan lain. Ia sendiri merasa cemburu mendapati hal itu, apalagi tadi melihat dr. Agni yang mengambil sebuah tas kertas di tangan suaminya. Hadiah apa itu? Jangan-jangan selama ini, suaminya masih menerima pemberian perempuan lain seperti dulu saat mereka sama-sama masih lajang. Entahlah, baru melihat itu saja, perasaan Nabila sudah bercampur aduk. Ia cemburu dan marah. Ia tahu perasaannya ini seperti berlebihan, tapi ia tak mampu menahannya. Rasa cemburu itu meledak-ledak, mendorongnya untuk mengeluarkan air mata yang sudah menumpuk di pelupuk matanya. Hati Fahmi mencelos saat mendengar pertanyaan itu. Istrinya cemburu. Ia tahu itu. Akan tetapi, sebelumnya tak pernah wanitanya itu bersikap seperti demikian. Nabila bersikap biasa dan sewajarnya saja saat Fahmi harus berhadapan dengan perempuan lain. Namu

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 153 Cemburu

    Mobil kesayangan milik Fahmi baru saja masuk ke area parkir di rumah sakit milik keluarganya. Sore ini ia pulang lebih awal dari biasanya, sehingga bisa menjemput sang istri dengan cepat. Biasanya Nabila menunggu suaminya di lobby, tapi kini lelaki itu yang berjalan menuju ruangan tersebut. Setibanya di lobby, belum nampak batang hidung wanitanya itu. Fahmi ingin melanjutkan langkahnya, namun terhenti saat ada yang memanggil dirinya. “Dokter Fahmi,” panggil seorang perempuan yang tidak begitu asing di telinga Fahmi sendiri. Fahmi menoleh ke sumber suara. “Ya?” Perempuan yang memanggil Fahmi ialah dr. Agni—salah satu dokter jantung yang bertugas di rumah sakit ini. Dengan mempercepat langkah, dr. Agni langsung mendekat ke arah Fahmi. “Dok, maaf mengganggu, ada yang mau saya tanyakan,” ucap dr. Agni sopan. “Iya, silakan, mau tanya apa, Dok?” tanya Fahmi sama-sama sopan. Nampak wajah dr. Agni seperti malu-malu, namu

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 152 Bau

    Makan siang ini masih terasa begitu nikmat di lidah Nabila, ia belum merasa mual, muntah, dan pilih-pilih makanan. Menu makan siang yang dibawakan oleh ibu mertuanya habis disantapnya. Selesai makan siang, Nabila kembali ke instalasi kebidanan dan kandungan, sedangkan Fahmi praktik di rumah sakit lain. Siang ini juga, Fahmi ada operasi cito di rumah sakit tersebut. Nabila kini sudah berada di ruang jaga bersama beberapa rekan kerjanya yang sedang bertugas. Ia duduk di tempat biasa yang ia tempati. Sembari mengerjakan pekerjaannya di laptop, hidung Nabila tak sengaja menangkap sesuatu yang mengganggu penciumannya. Ia mengendus, lalu membuang aroma tersebut berulang kali, hingga menggosok hidungnya. Lama kelamaan aroma tersebut terus mengganggunya, sulit sekali menyingkirkannya. Dengan telapak tangan kirinya, Nabila menutupi bagian hidung, berharap dapat mengurangi aroma yang terus menari-nari di sekitar penciumannya. 

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 151 Untuk Menantu Kesayangan

    Respon keluarga Fahmi bersukacita dengan kabar kehamilan Nabila. Ini menjadikan Nabila semakin berbahagia, apalagi anak yang dikandungnya menjadi cucu pertama di keluarga sang suami. Setelah memberi kabar pada keluarga suaminya, Nabila mengirimkan pesan pada sang ibunda soal kehamilannya. Namun, entah kenapa pesan yang sudah dikirimnya sejak semalam, hingga berganti siang ini tak kunjung mendapat respon. “Mama ke mana sih?” gerutu Nabila. Ia sedih dan gusar dengan mamanya yang tak merespon pesannya. Ia pun mencoba melakukan panggilan suara, namun tak tersambung. “Kenapa, Sayang?” tanya Fahmi. Ia melihat sang istri yang nampak murung sembari duduk di depan laptop. Nabila menoleh pada suaminya, kondisi ruang poli hanya mereka berdua, Isti yang hari ini membantu Nabila di poli kebidanan dan kandungan sudah kembali ke instalasi. “Nomor Mama nggak aktif, Mas. Semalem aku kirim pesan, ngabarin soal kehamilan, tapi nggak dibales-bales. Ditelepon juga

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 150 Mengabari Keluarga

    [Assalamu’alaikum, semuanya, alhamdulillah istri saya tercinta sedang mengandung anak kami. Ayah dan Mamah bakalan jadi kakek nenek nih…] Begitulah isi pesan yang dikirimkan Fahmi ke grup keluarganya. Tak perlu menunggu lama, pesan itu langsung mendapat respon dari kedua orang tua dan adik-adiknya. Balasan dari mereka berisikan rasa syukur dan bahagia. Bagi Annisa dan Salma, mereka berdua senang sekali akan memiliki keponakan dan akan dipanggil dengan sebutan ‘tante atau bibi’. Setelah berbalas pesan di grup keluarga, ponsel Fahmi berdering, ada panggilan suara yang masuk dari sang ibunda. Langsung saja Fahmi menerima panggilan tersebut. “Assalamu’alaikum, Mah…” ucap Fahmi. Ia mengeraskan suara panggilannya. “Wa’alaikumussalam, mana nih anak mantu Mamah yang cantik?” langsung saja Halimah menanyai keberadaan Nabila. Nabila tertawa kecil. “Hadir, Mah…” jawabnya. “Wah, Mamah sekarang nggak nanyain Abang dulu, ya,” sela Fahmi

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 4 Pemberian Perempuan Lain

    ‘Ah, apa hanya aku saja terlalu heboh? Atau mungkin dia tidak antusias?’ pikiran Nabila mulai berlebihan, namun cepat-cepat ia mengusirnya. “Gimana, Nabila?” tanya Khairul, ia ingin tahu bagaimana respon anak gadisnya. Nabila menoleh ke arah Khairul, tatapannya bingung, lalu i

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 3 Pertemuan

    Nabila, nanti malam keluarganya Om Abdul mau ke rumah kita, silaturahmi. Sekalian pertemukan kamu sama Fahmi. Begitulah isi pesan dari Khairul yang membuat Nabila kaget. “Malam ini?” Nabila mencoba mencerna apa yang tengah terjadi. Terasa dar der dor sekali.

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 2 Berdebar

    "Dokter Fahmi?!” Nabila berseru, ia tak salah lihat nama yang tertulis di CV tersebut adalah atasannya. Khairul dan Farida saling menatap, lalu melihat ke arah anak gadisnya. “Kamu kenal?” tanya Khairul semakin antusias. Nabila mengangguk. “Iya, beliau ini atasanku di rumah sakit. Aku asist

  • Dokter Obgyn itu Suamiku   Bab 1 Parfum dan Perjodohan

    “Enak ya jadi Nabila, bisa deket-deket terus sama dokter Fahmi,” ujar salah satu perawat di ruang jaga.“Bagi tipsnya dong, Bu Bidan Nabila,” sahut perawat lain.Nabila, gadis yang tengah memakai scrub dan kerudung berwarna merah muda itu hanya menggelengkan kepalanya sambil ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status