Share

Bab 37. Pecah

Author: RKamila
last update publish date: 2026-07-02 17:11:41

Fajar datang kembali, Ia masuk lewat celah jendela tanpa mengetuk, terasa dingin, jujur tapi kejam.

Kieran terbangun subuh itu, Ia terkejut dengan pakaian yang tidak Ia kenakan. Bahkan Alena masih tertidur pulas di sebelahnya.

Kieran mencoba mengingat semua kejadian semalam, hingga tidak akan membiarkan musuhnya kembali berhasil membiusnya.

Kemudian Ia menyelimuti Alena kali ini dengan pelan, Kieran bahkan mengelus kepala Alena dan menyentuh pipinya yang manis.

Ia lalu duduk di lantai ruang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 245. Nama Baru Di Atas Luka Lama, Tamat

    Namun, kali ini mereka tidak perlu saling mengancam atau menyembunyikan maksud di balik setiap kalimat.“Aku tahu kamu pernah melakukan banyak hal yang tidak bisa dibenarkan,” ujar Richard akhirnya. “Aku juga tahu kamu berusaha meninggalkan semuanya,”Kieran menatap lelaki itu dengan tenang.“Aku tidak meminta Anda melupakan masa laluku! Aku hanya berharap Anda menilai apa yang kulakukan mulai sekarang,”Richard mengangguk pelan. “Jaga Alena dan William, bukan dengan menjadikan mereka tahanan di balik perlindunganmu, melainkan dengan memberi mereka kebebasan untuk hidup,”Kieran terdiam sebelum menjawab. “Itulah yang sedang kupelajari sekarang,”Richard menepuk bahunya singkat. Tidak ada pelukan dramatis, tidak pula janji bahwa semua perbedaan mereka telah lenyap. Namun, untuk pertama kalinya, keduanya dapat duduk bersama tanpa membiarkan masa lalu menentukan setiap gerakan mereka.Malam itu, setelah makan malam selesai dan William tertidur, Alena mengajak Kieran duduk di balkon.Lan

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 244. Berkumpul Kembali

    Mata Alena berkaca-kaca karena selama bertahun-tahun, ia mengira menjadi kuat berarti tidak boleh menangis. Tidak boleh bergantung kepada siapa pun ddan harus sanggup menanggung seluruh penderitaan seorang diri, kini ia mulai memahami bahwa kekuatan juga berarti berani mengakui ketika dirinya lelah.Alena mendekat dan menyandarkan kepala di dada Kieran.“Aku hanya ingin hidup biasa,” bisik Alena. “Mengantar William ke sekolah, menyiapkan makan malam, bertengkar kecil denganmu karena kamu lupa membeli sesuatu, lalu tertawa lagi sebelum tidur,”Kieran terkekeh pelan. “Kalau hanya lupa membeli sesuatu, aku bisa memperbaikinya,”“Kalau lupa ulang tahun pernikahan kita?” tanya Alena. “Aku akan menerima hukuman apa pun itu,” jawab Kieran. Alena akhirnya tertawa, tawa kecil yang sederhana itu terasa begitu berharga, sebab sudah lama ia tidak mendengar suaranya sendiri tanpa dibayangi kesedihan.Kieran mengecup keningnya. “Kalau begitu, mari kita mulai dari hari ini,”Di meja makan, Willia

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 243. Setelah Badai Kita Pulang

    Alena menggenggam tangannya. “Ayah membuat kesalahan! Aku juga pernah salah mengambil keputusan! Kita tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi, tetapi kita masih bisa memilih apa yang akan kita lakukan setelah ini,”Eleanor mengusap air matanya dan Adrian menunduk, menyembunyikan kelegaan yang sejak tadi sulit untuk ia ungkapkan.Mereka tidak kembali menjadi keluarga yang sama seperti sebelum kehancuran itu. Terlalu banyak luka, kehilangan dan tahun-tahun yang tidak mungkin dikembalikan.Namun, mereka akhirnya bisa duduk bersama tanpa ketakutan bahwa seseorang akan datang merenggut mereka lagi.Di luar gedung, Kieran menunggu Alena bersama William. Ketika perempuan itu keluar, William langsung berlari menghampirinya.“Mama! Papa bilang kita boleh pulang!” panggil William. Alena tertawa kecil sambil mengangkat putranya ke dalam pelukan. “Iya, Sayang? Kita pulang,”Kieran menyambut mereka dengan senyum lembut, tidak ada pengawal yang memenuhi halaman, tidak ada ancaman yang harus mer

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 242. Semua Kebohongan Saling Mengunci

    Ternyata, orang-orang yang menyimpan rahasia itu justru mengetahui setiap kebiasaan, setiap kelemahan dan setiap nama yang mereka cintai.“Jadi, siapa yang sebenarnya berada di balik semuanya?” desak Alena. Richard menatap putrinya dengan mata yang berkaca-kaca, baru lah ia mengungkapkan sebuah kebenarannya. “Ethan memimpin operasi itu, tetapi dia bukan orang yang pertama kali mengusulkan penghancuran Volkov! Ada pihak yang membiayai jaringan Viktor, memanipulasi bukti, dan memanfaatkan perselisihan di antara orang-orang kita! Ethan mengira dia akan mendapatkan kekuasaan penuh setelah Richard jatuh,” jawab Richard dengan rinci. “Siapa pihak itu, Ayah?” tanya Alena. Richard menggeleng perlahan. “Dulu aku tidak memiliki bukti yang cukup! Tetapi berkas yang kamu kirimkan telah mengubah semuanya!”Ia meminta salah satu petugas, untuk mengambil dokumen tambahan dari ruang penyimpanan. Beberapa menit kemudian, sebuah map berisi catatan transaksi, rekaman komunikasi dan surat perintah p

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 241. Akhir Dari Segala Penghianatan

    Pintu lorong kembali terbuka, dua petugas bersenjata memasuki ruangan bersama anak buah Kieran. Ethan kehilangan kesempatan untuk melarikan diri, sementara Selena perlahan menurunkan pistolnya dan menyerahkannya kepada salah satu petugas.William memeluk leher Alena, menyembunyikan wajahnya di bahu sang ibu.“Mama, kita pulang sekarang?”Alena mencium rambut putranya, berusaha menahan air mata yang kembali menggenang.“Iya, Sayang! Kita pulang,”Namun, saat ia melangkah melewati Ethan, lelaki itu tiba-tiba bersuara. “Alena, kalau kamu ingin tahu siapa yang benar-benar menghancurkan keluargamu, jangan berhenti pada diriku!”Alena menoleh.Ethan tersenyum pahit, lalu melirik layar ponsel di tangan Alena. “Orang yang menandatangani dokumen itu masih hidup! Dan dia bukan musuh yang bersembunyi di luar sana,”Ia menatap Alena tepat di mata. “Dia adalah orang yang akan menyambutmu ketika kamu pulang!”Di luar bangunan, hujan mulai mereda. Alena berdiri di samping mobil dengan William dalam

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 240. Dia yang Mengatur Kebohongan

    “Ini bukti bahwa kamu sendiri yang mengesahkan program R-09,” kata Ethan. “Richard ingin menyembunyikanmu dari musuh-musuhnya! Aku yang memastikan kamu tetap hidup! Tetapi ketika seluruh jaringan runtuh, dia membiarkan orang lain menanggung akibatnya!”Alena menatap dokumen itu, lalu kembali menatap Ethan. “Kalau kamu memang melindungiku, mengapa keluargaku dipenjara? Mengapa Ibu harus hidup dalam persembunyian? Mengapa Adrian harus kehilangan masa depannya? Dan mengapa William sekarang berada di ruangan ini dengan tangan terikat?”Ethan tidak langsung menjawab, keheningan itu justru menjadi jawaban yang paling mengerikan.“Karena perlindungan selalu membutuhkan harga,” ujar Ethan akhirnya.“Tidak!” Alena menggeleng, suaranya bergetar oleh amarah. “Itu alasan yang digunakan orang-orang sepertimu untuk membenarkan setiap kejahatan! Kamu menyebutnya perlindungan ketika orang lain kehilangan kebebasan? Kamu menyebutnya pengorbanan ketika orang lain harus membayar kesalahanmu!”Ethan meng

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 2. Percobaan Kabur

    “Ini barangnya bos!” kata tangan kanan Kieran yang ia panggil Jax. Alena masih menunduk, tapi matanya berusaha melirik pandangan yang tertutupi rambutnya. Rupanya Jax masih tersambung dengan Kieran. ‘Tidak, ia tampak sedang video call kearahku!’ kata Alena dalam hati. Ia terus melirik kearah Jax

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 1. Transaksi Berhasil

    "Senyum, Alena! semua ini demi keluarga kita!" bentak Richard volkov, matanya membidik kasar putrinya. Suara itu menusuk lebih dalam dari angin malam yang menyusup lewat celah seng. Alena berdiri kaku di tengah Gudang Tua pinggir Pelabuhan kota Novara City. Alena mendengus geli mendengar ucapan R

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 4. Tidak Ada Jalan Keluar

    “Ayo, aku antar ke kamarmu!” kata Jaxon. Alena hanya menunduk pelan, berjalan tertatih mengikuti arah Jaxon. Sebelum itu Jaxon memotong kabel yang mengikat tangan Alena terlebih dahulu, terlihat tangannya sudah terluka parah akibat ikatan yang terlalu kencang. Jaxon lalu memberinya handuk dengan

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 3. Di Penthouse

    Kriet! Tubuh Alena berjengit kaget, saat pintu mobil terbuka. Ia masih berdiam diri di mobil, takut kalau-kalau melakukan kesalahan. Alena tertegun melihat bangunan Penthouse mewah yang berada di ketinggian 300 meter dari permukaan laut, dengan pemandangan indah kota Novara City. “Sepertinya

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status