Home / Male Adult / Gairah Sopir dan Majikan / Bab 20 Refreshing Semalam

Share

Bab 20 Refreshing Semalam

Author: Irbapiko
last update Petsa ng paglalathala: 2026-01-04 08:05:50

Pulang dari kantor dengan perasaan yang masih terasa tegang setelah rapat evaluasi, Bu Sonya merasa bahwa dirinya dan timnya membutuhkan waktu untuk melepaskan diri sejenak dari rutinitas kerja yang menguras energi. Dia punya ide untuk menginap semalam di Putri Duyung Resort di Ancol, tempat yang menawarkan suasana pantai yang indah dan sejuk.

Akhirnya sesuai janjian sebelumnya malam itu Arya membawa laju mobil sang majikan menuju arah utara Jakarta yaitu kawasan Ancol. Tiba di resort,

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (8)
goodnovel comment avatar
Feri Bat
gas ....arya
goodnovel comment avatar
Hendry Anaada
mantap lanjut
goodnovel comment avatar
Ryno Sukma P
goooooooooooo
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 699 Gairah Malam Kemenangan Kamar Mandi Pangkalan

    "Bilas seluruh sisa minyak solar di punggungmu sekarang, Kang Slamet, sebelum raga supir tuamu ini saya garap sampai lemas malam ini!" jerit Cindy mendesah basah di bawah kucuran air panas kamar mandi pangkalan.Awan uap hangat membumbung pekat menyelimuti dinding keramik putih, membiaskan dua lekuk raga manusia yang sedang dirayapi berahi liar pasca-kemenangan besar.Slamet merengkuh pinggang halus istrinya satset, menempelkan dada berototnya yang basah kuyup ke punggung mulus Cindy yang terguncang gairah."Waduhhh… te-te-tetapi Dek Cindy, badan Kang Slamet beneran masih berbau solar banter bekas bensin fuso!" sahut Slamet agak gagap terpana."Bau solar jantanmu itu beneran yang bikin tempat basah saya makin meleleh, Kang!" potong Cindy memutar badan seraya meremas paha kekar Slamet.'Sialan, melihat Dek Cindy bertelanjang bulat di bawah pancuran air panas begini beneran membakar otak supir tua saya, batin saya wajib menghantamnya sekarang!

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 698 Pembersihan Total Pangkalan Marunda

    Gooorrrngg…! Gooorrrngg…!Raungan klakson angin tiga puluh truk Fuso raksasa meledak bersahut-sahutan, membelah langit cerah pelataran Marunda Fast sore hari ini.Juna berdiri di atas bemper depan Fuso nomor sembilan, mengibaskan bendera merah putih kecil dengan wajah berbinar-binar kegirangan.Slamet dan Arya Baswira berdiri tegap di pintu gerbang ekspor, menyalami para supir senior yang mulai memberangkatkan muatan peti kemas."Waduhhh… te-te-tetapi Kang Slamet, deru klakson Fuso ini beneran merdu sekali seperti musik dangdut pangkalan!" seru Juna agak gagap girang dari atas bemper."Goyangkan benderamu lebih tinggi, Juna! Pangkalan kita resmi seratus persen bersih dari bajingan luar!" bentak Slamet kaku melembut seraya tertawa bangga.'Waduhhh… deru klakson Fuso ini beneran merdu sekali! Bonus bemper dan uang jalan saya resmi cair sore ini!' jerit Juna komikal dalam batinnya yang dipenuhi euforia punca

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 697 Penagkapan Hendra Baskoro

    "Injak bahu baju basahnya itu, Slamet, jangan biarkan bajingan ini bergerak satu milimeter pun di atas lumpur dermaga!" bentak Arya Baswira menggelegar dari atas pinggiran kayu tua.Aroma bau lumpur asin dan sisa tembaga terbakar menyengat tajam fajar hari ini, menyelimuti raga Hendra Baskoro yang tertelungkup lemas.Slamet menekankan telapak sepatu taktisnya tepat di bahu kanan Hendra, mengunci pergerakan sang pengkhianat keluarga di depan rombongan jaksa."Waduhhh… te-te-tetapi Mas Arya, celana jas mewahnya beneran sudah belepotan lumpur kotor pelabuhan!" seru Juna agak gagap panik dari balik pilar."Jas mewah begitu dilarang akan bisa menyelamatkan dia dari sel penjara, Juna!" potong Slamet kaku melembut seraya menyeka peluh.'Keserakahanmu menjual tanah pangkalan ke pengusaha asing resmi berakhir di dalam lumpur dermaga ini, Hendra!' batin Sonya Baskoro dingin membumi.Keringat dingin membasahi pelipis dan leher cantiknya satset,

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 696 Pengejaran Dermaga Tikus

    "Kejar Hendra menembus barikade dermaga kayu tua itu sekarang, Slamet, jangan biarkan bajingan itu menginjakkan kaki di kapal motor cepat!" bentak Arya Baswira menggelegar dari atas pilar beton.Dua pasang kaki kekar berbalut sepatu taktis menerjang lumpur dan genangan air laut fajar ini, menyebarkan cipratan air asin ke dinding kapal.Slamet mengayunkan pipa besi besarnya seraya melompati tumpukan jaring nelayan yang melapuk di pinggir pelabuhan."Waduhhh… te-te-tetapi Mas Arya, laju kapal motor cepat Hendra beneran sudah menyalakan mesin ganda!" jerit Slamet agak gagap panik."Mesin ganda itu dilarang akan pernah sanggup meloloskan pengkhianat keluarga dari kejaran supir pangkalan!" potong Arya tegap menghunus.'Langkah supir tua ini dilarang akan berhenti sebelum membawa bajingan ini kembali ke meja hijau!' tekad Slamet tegap membumi dalam batinnya.Keringat dingin bercucuran deras membasahi dahi kasarnya, bercampur uap garam laut

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 695 Pendaratan Tim Kejaksaan Agung

    "Buka garis Barikade fuso dan sambut Jaksa Agung Muda di pelataran luar sekarang, Brian!" bentak Jessy Baskoro tegap menggelegar di pelataran pangkalan.Deru baling-baling helikopter militer menyemburkan angin kencang membelah langit fajar, menerbangkan debu solar dan sisa asap di sekeliling depo.Empat belas personel Brimob bersenjata lengkap melompat tegap dari helikopter, membentuk formasi pengamanan steril di sekeliling pangkalan."Waduhhh… te-te-tetapi Mbak Jessy, itu pasukan bersenjata tajam beneran langsung mengepung pintu depo dua!" jerit Juna agak gagap panik seraya menunduk."Pasukan itu datang untuk mengamankan kedaulatan tanah kita, Juna, dilarang ada kata panik!" potong Brian Baskoro melangkah tegap.'Hukum negara akhirnya berdiri memback-up penuh kedaulatan logistik kita! Selesai sudah riwayat aliansi Singapura!' batin Brian Baskoro tegap membumi.Keringat dingin membasahi pelipis Brian satset, memancar kuat di bawah pen

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 694 Gairah Panas Meja Jati Direksi

    "Kunci pintu ruang direksi ini sekarang, Arya, kepala saya rasanya mau meledak kalau dilarang meluapkan seluruh emosi gila ini!" jerit Sonya Baskoro memecah sunyi ruang kerja.Aura Ratu Besi yang kaku meluruh seketika, berganti gairah dewasa liar pasca-runtuhnya gertakan peledak Hendra di pelataran.Arya Baswira mendobrak grendel pintu jati rapat-rapat satset, menyergap pinggang mulus Sonya seraya memutar tubuh majikannya ke arah meja direksi raksasa."Biarkan supir pribadimu ini melumat seluruh ketakutanmu di atas meja kebesaranmu, Sonya!" erang Arya parau membakar gairah."Waduhhh… te-te-tetapi Arya, ini meja kerja resmi mendiang Papa! Ehmm..Maksudku, Arya, angkat panggul saya dan garap tempat basah saya sekarang juga!" rintih Sonya histeris meremas kemeja taktis Arya.'Sialan, Ratu Besi ini kalau sudah lekat trauma pertempuran malah makin beringas minta dihantam dari depan, batin saya beneran wajib memuaskannya!' tekad Arya penuh overthin

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status