Home / Romansa / Godaan Mantan Istri / [119] Rencana Kembali Bekerja

Share

[119] Rencana Kembali Bekerja

Author: Kim Meili
last update Petsa ng paglalathala: 2025-12-31 21:05:01

Hening. Ruang kamar Ivana terasa begitu sunyi. Tidak ada yang membuka percakapan sama sekali. Keduanya sibuk dengan urusan masing-masing. Ivana sibuk dengan ponsel. Sedangkan Arga hanya sibuk memeriksa dokumen. Sampai Ivana meletakkan ponsel dan membuang napas kasar, membuat Arga mengalihkan pandangan.

“Kamu kenapa?” tanya Arga dengan sorot mata bingung. Padahal tadi istrinya terlihat baik-baik saja, tetapi sekarang Arga melihat jika wanita itu seperti kesal.

‘Apa dia kesal karena aku yang sib
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Godaan Mantan Istri   [145] Akhir Membahagiakan

    Beberapa tahun kemudian.“Enak.”Ivana yang baru saja mencicipi makanan buatannya pun langsung tersenyum lebar. Dia merasa jika masakan yang dibuatnya kali ini begitu sempurna, sesuai dengan apa yang diinginkannya. Dia pun langsung meraih mangkuk dan menuangkan masakan tersebut. Hingga sebuah tangan melingkar di perutnya, membuat Ivana mengalihkan pandangan. “Aku bangun pagi, tetapi kamu sudah tidak ada. Aku pikir kamu pergi ke mana, ternyata malah di dapur,” ucap Arga. Ivana yang mendengar hal itu pun hanya tersenyum lebar. Akhir-akhir ini harga memang terlalu menempel dengannya. Tidak melihat sedetik saja sudah membuat pria itu menjadi cemas. Bukan hanya itu, entah Sudah berapa kali Arga tidak masuk kantor hanya karena tidak mau jauh darinya. “Padahal sudah ada asisten rumah tangga di sini. Seharusnya kamu tidak perlu repot-repot memasak. Kalau kamu ingin apa tinggal bilang saja, mereka pasti akan membiarkannya,” ucap Arga, masih meletakkan kepala di pundak sang istri. “Aku tahu

  • Godaan Mantan Istri   [144] Kabar Mengejutkan

    “Dokter, bagaimana kondisi istri saya?”Noah yang sejak tadi menemani Anika tampak begitu cemas. Dia bahkan tidak melepaskan genggamannya sama sekali, setia menemani wanita itu di sebelahnya. Bahkan saat dokter memeriksa pun dia enggan untuk pergi. “Istri anda baik-baik saja. Dia hanya kelelahan dan juga tekanan darahnya turun. Anda tenang saja, hal ini biasa terjadi dengan ibu hamil mudah muda. Lain kali usahakan lebih berhati-hati lagi,” jelasan dokter. Noah yang mendengar hal itu menganggukkan kepala. Dia tidak memperhatikannya baik-baik, tapi setelah beberapa detik kemudian dia langsung melebarkan kedua mata. Dia mencoba mengulang kembali ucapan sang dokter dan menatap ke arah dokter yang masih berada di sebelahnya. “Dokter, bisa ulangi lagi apa yang anda katakan?” tanya Noah dengan sorot mata menyelidiki. “Istri anda hanya kelelahan, tekanan darahnya juga menurun,” jawab sang dokter, menuruti keinginan Noah.“Bukan di bagian itu. Tapi aku seperti mendengar Kalau dokter mengat

  • Godaan Mantan Istri   [143] Liburan yang Gagal

    “Akhirnya kita sampai.”Ivana dan Anika yang keluar dari mobil langsung melangkah penuh semangat. Kaki telanjangnya menapak di pasir dan berlari menuju ke arah Pantai yang terdapat tepat di depannya. Keduanya menunjukkan senyum lebar. Namun, hal berbeda terjadi dengan Noah dan Arga. Keduanya tidak bersemangat istri mereka, terlebih Noah yang sejak tadi memasang raut wajah masam. Bahkan dia tidak menunjukkan senyum sama sekali. “Padahal hari ini adalah rencanaku jalan-jalan dengan Anika, tetapi karena ulahmu kami jadi harus menginjak kalian,” gerutu Noah.Arga yang mendengar hal itu pun menatap ke arah bawah berada, tetapi tidak mengatakan apapun. Raut wajahnya bahkan tampak sedikit mengejek dengan bibir tersenyum sinis. Kakinya melangkah pelan, menuju ke arah tenda yang sudah disiapkan. “Arga, Memangnya kalian tidak ingin jalan-jalan berdua saja?” tanya Noah masih kesal, selain menurutnya Arga dan Ivana mengganggu acara berliburnya, dia juga merasa tidak terima karena Arga yang tid

  • Godaan Mantan Istri   [142] Ide Jalan-jalan

    “Siapa yang menghubungi?”Anika yang baru saja mematikan panggilan langsung mengalihkan pandangan, menatap arah Noah yang duduk tepat di sebelahnya. Dia tidak langsung menjawab, tetapi memilih meraih gelas di depannya dan menyeruput minuman secara perlahan. Setelah selesai Dia baru kembali menatap ke arah suaminya berada. “Ivana. Katanya mau ke sini,” jawab Anika.Noah yang mendengar pun langsung mengalihkan pandangan, menatap ke arah jam dinding yang terdapat tepat di sebelahnya. Keningnya berkerut dalam dan memasang raut wajah berpikir. Sekarang masih pukul sepuluh, tetapi Ivana sudah mau ke restoran istrinya itu. “Bukankah kamu bilang dia sekarang bekerja? Kenapa malah datang ke sini?” tanya Noah dengan ekspresi bingung. Anika yang ditanya hanya menaikkan kedua bahu dan kembali menurunkannya. Dia sendiri tidak tahu dengan hal itu. Anika bahkan tidak berpikir mengenai hal tersebut. Yang dia tahu Ivana hanya mau datang dan dia sangat menantikannya. “Apa dia keluar dari pekerjaann

  • Godaan Mantan Istri   [141] Masih Berusaha Membuatnya Menyerah

    Arga menjauhkan ponsel dari telinga ketika mendengar teriakan Ivana yang begitu menggelegar. Dia sedikit menutup telinga yang terasa hampir meledak karena teriakan istrinya itu. Hingga Arga yang merasa tidak lagi mendengar teriakan itu langsung mendekatkan ponsel. “Arga, kamu benar-benar kurang ajar,” omel Ivana lagi. Arga hanya bisa tersenyum mendengar ocehan istrinya itu. Dia juga tidak merasa bersalah sama sekali. Bahkan kali ini Arga terlihat begitu santai, duduk dengan sebelah kaki disilangkan. “Kenapa kamu memberiku begitu banyak pekerjaan? Kamu ingin membunuhku?” tanya Ivana dari seberang. Mulai berbicara ngawur. Arga hanya bisa memutar bola mata pelan dan membuang nafas kasar. Istrinya itu selalu mengatakan sesuatu tanpa pikir panjang lebih dulu. “Aku tidak mungkin melakukan itu. Aku malah ingin kamu selalu sehat dan panjang umur,” jawab Arga. “Kalau begitu Kenapa kamu memberiku banyak sekali pekerjaan? Aku bahkan tidak yakin kalau ini bisa selesai tepat waktu,” ucap Iva

  • Godaan Mantan Istri   [140] Arga Bajingan!

    “Hari ini kamu ada rapat dengan Tuan Charles, Arga. Aku akan mempersiapkan semua materinya.”Arga yang mendengar hal itu pun langsung menghentikan langkah. Dia menatap alasan istri yang masih fokus dengan tablet di tangan. Manik matanya memperhatikan wanita yang seakan tidak mempedulikan keberadaannya sama sekali. Raut wajahnya tampak berpikir hingga Ivana yang sejak tadi melangkah seorang diri ikut berhenti. “Arga, kenapa?” Ivana merasa bingung dengan tingkah suaminya itu. Dia melihat ada kebimbangan yang tergambar dari raut wajah Arga. Arga yang semula terdiam langsung mengulas senyum lebar dan menatap ke arah Ivana. Dia kembali menikahkan kaki dan berhenti tepat di depan istrinya dan menjawab, “Tidak apa-apa.” Sebelum menjawabnya Arga sempat berdehem lebih dulu. “Ada yang mengganggu pikiranmu?” Ivana masih tidak percaya dengan jawaban suaminya itu. Dia yakin sang suami sedang menyembunyikan sesuatu. “Tidak ada, tetapi aku rasa untuk rapat kali ini kamu tidak perlu ikut. Biar ak

  • Godaan Mantan Istri   [71] Membuktikan Perasaan

    “Ivana, akhirnya kamu kembali. Mama benar-benar merindukanmu. Mama takut kalau kamu tidak mau kembali ke sini lagi.”Gita yang memang sejak awal tinggal di rumah Arga merasa terharu. Sejak melihat Ivana datang, senyumnya bahkan tidak luntur sama sekali. Dia menatap terus ke arah menantunya berada,

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Godaan Mantan Istri   [70] Memutuskan Kembali

    “Apa sudah waktunya aku harus kembali?”Ivana masih memikirkan mengenai ucapan Noah beberapa waktu lalu. Dia merasa tidak tenang setelah mendengar Arga yang kelelahan karena bekerja. Entah kenapa, dia semakin merasa khawatir. Ditambah sekarang Arga juga mengurus putranya, membuat Ivana kembali mera

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Godaan Mantan Istri   [63] Mengatakan Kejujuran

    “Arga, bangun. Jangan menakutiku.”Ivana yang melihat Arga masih terdiam di sebelahnya mulai merasa cemas. Sejak tadi dia menatap ke arah jalanan dan Arga secara bergantian. Rasanya benar-benar tidak sabar untuk segera sampai di rumah sakit. Meskipun dia membenci pria itu, tetapi Ivana juga tidak m

    last updateHuling Na-update : 2026-03-25
  • Godaan Mantan Istri   [65] Pergi Sejenak

    “Ma, apa menurutmu Ivana tidak akan memaafkanku?” Arga yang baru saja keluar dari rumah sakit kembali merasa bingung. Awalnya dia pikir Ivana akan kembali lagi, setidaknya untuk menjenguknya. Tapi nyatanya, sejak hari itu, Ivana bahkan tidak muncul sama sekali. Wanita itu seperti tidak peduli deng

    last updateHuling Na-update : 2026-03-25
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status