分享

Bab. 181 part2

作者: Rizkymutha14
last update publish date: 2026-06-16 23:20:52

Setelah memasuki area Pesta Seribu Bunga, Xiu Jie melangkah dengan tenang di antara deretan paviliun megah yang dipenuhi bunga-bunga bermekaran. Aroma harum melati, peoni, dan anggrek bercampur dengan semilir angin musim semi, menciptakan suasana yang begitu indah hingga membuat para tamu terlena.

Namun, sebelum ia sempat mencapai aula utama, seorang pelayan wanita tiba-tiba muncul dari kerumunan dan membungkukkan tubuh dengan hormat di hadapannya.

“Nona Xiu,” ujar pelayan itu dengan suara lemb
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 181 part2

    Setelah memasuki area Pesta Seribu Bunga, Xiu Jie melangkah dengan tenang di antara deretan paviliun megah yang dipenuhi bunga-bunga bermekaran. Aroma harum melati, peoni, dan anggrek bercampur dengan semilir angin musim semi, menciptakan suasana yang begitu indah hingga membuat para tamu terlena.Namun, sebelum ia sempat mencapai aula utama, seorang pelayan wanita tiba-tiba muncul dari kerumunan dan membungkukkan tubuh dengan hormat di hadapannya.“Nona Xiu,” ujar pelayan itu dengan suara lembut, “hamba diperintahkan langsung oleh Yang Mulia Selir Xiyue untuk menjemput Anda.”Langkah Xiu Jie terhenti.Sepasang matanya yang jernih menatap pelayan tersebut beberapa saat, seolah sedang mempertimbangkan sesuatu. Ia merasa sedikit heran. Seingatnya, Selir Xiyue tidak pernah mengirim seseorang secara khusus untuk menjemputnya.Meski begitu, ia tidak menemukan alasan untuk menolak.“Ah, baiklah,” jawabnya akhirnya.Pelayan itu segera menunjukkan arah dengan sopan.“Mari, Nona. Lewat sini.”

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 180 Part2

    "Ini benar-benar pemandangan yang menyenangkan," bisik Lie Mei pelan.Xiu Jie hanya mengulum senyum.Tanpa mengatakan apa pun, ia melangkah maju dengan anggun.Rok panjangnya bergesekan lembut dengan lantai batu, sementara jepit rambut giok di kepalanya berayun mengikuti langkahnya.Dengan tenang ia melewati Ye Jinjing dan para nona bangsawan yang masih membeku dalam kebingungan.Seolah-olah semua keributan itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan dirinya.Dan justru sikap tenang itulah yang membuat Ye Jinjing merasa semakin terhina.Xiu Jie tersenyum lembut, begitu lembut hingga sulit bagi siapa pun untuk menemukan cela dalam sikapnya.Namun mereka yang mengenalnya cukup lama tahu bahwa senyum seperti itu biasanya menjadi pertanda bahwa seseorang akan dipermalukan tanpa sempat membalas.Ia melirik Ye Jinjing sekilas sebelum kembali menatap para nona bangsawan yang masih kebingungan."Kalian memang salah paham."Xiu Jie menghela napas pelan seolah merasa kasihan."Nona ini bukanla

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 179 part2

    Ketika Xiu Jie dan Ye Jinjing turun dari kereta pada waktu yang hampir bersamaan, perhatian banyak orang seketika tertuju kepada mereka. Aula perjamuan yang semula dipenuhi suara tawa dan percakapan ringan perlahan berubah menjadi lautan bisikan. Tatapan para tamu, terutama para nona bangsawan, bergerak bolak-balik mengamati kedua wanita itu dengan rasa ingin tahu yang sulit disembunyikan.Kabar mengenai Jenderal Tian Ming yang membawa seorang wanita pulang dari medan perang telah lama beredar di kalangan bangsawan. Namun, tidak banyak yang benar-benar mengetahui wajah Ye Jinjing. Sebagian besar hanya mendengar desas-desus, lalu merangkainya menjadi berbagai spekulasi.Bagi beberapa gadis bangsawan yang gemar mencari perhatian dan memanfaatkan gosip sebagai hiburan, kesempatan seperti ini tentu tidak akan mereka lewatkan."Menurut kalian, yang mana istri Jenderal Tian?" bisik salah seorang gadis sambil menutupi mulutnya dengan kipas sutra."Menurutku yang di depan itu," jawab gadis la

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 178

    Pesta Seribu Bunga akhirnya tiba.Sejak fajar menyingsing, Istana Giok Bulan telah dipenuhi kesibukan. Para pelayan hilir-mudik membawa baki berisi perhiasan giok, jepit rambut emas, serta gulungan kain sutra terbaik yang telah disiapkan untuk perhelatan besar tersebut. Aroma dupa cendana yang lembut memenuhi ruangan, bercampur dengan wangi bunga peoni yang menghiasi setiap sudut istana.Sebagai permaisuri, Shen Jin telah bersiap sejak pagi bersama ibu mertuanya. Namun, di balik penampilannya yang megah dan sempurna, wajah cantiknya tampak sedikit muram.Ia berdiri di depan cermin tinggi berbingkai emas, menatap pantulan dirinya dengan tatapan pasrah. Jubah kebesaran berlapis-lapis yang dikenakannya menjuntai hingga menyapu lantai. Sulaman burung phoenix berbenang emas berkilauan setiap kali terkena cahaya matahari yang masuk melalui jendela.Shen Jin menghela napas panjang. Dada rampingnya naik turun perlahan, sementara jemarinya tanpa sadar menarik sedikit kerah pakaian kebesaran ya

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 177 part2

    Selama bertahun-tahun terakhir, Xiu Jie jarang pulang ke kediaman keluarga Xiu setelah menikah dengan Tian Ming. Akibatnya, perhatian Perdana Menteri Xiu sebagian besar tertuju kepada Xiu Lian. Semua orang di kediaman bahkan hampir menganggap Xiu Lian sebagai satu-satunya nona keluarga Xiu yang tinggal di rumah. Jika Xiu Jie kembali... Maka semuanya akan berubah. Dan perubahan itu bukan sesuatu yang mereka sukai. "Nona, pelankan suaramu." Nyonya Kedua Xiu menarik putrinya menjauh dari jendela. Baru setelah mereka berjalan cukup jauh, wanita itu kembali berbicara. "Kau terlalu panik." "Bagaimana aku tidak panik?" Xiu Lian menghentakkan kaki kecilnya. "Wanita itu adalah putri sah Ayah." Semakin dipikirkan, semakin tidak nyaman perasaannya. Dari kecil hingga sekarang, satu-satunya orang yang selalu membuatnya merasa kalah adalah Xiu Jie. Xiu Jie lebih cantik darinya. Lebih berbakat darinya. Bahkan statusnya jauh lebih tinggi. Putri sah seorang perdana menteri. Sedangka

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 176 part2

    Sementara itu, di sisi lain ibu kota. Kediaman Perdana Menteri Xiu yang megah dan luas tampak sibuk seperti biasa. Para pelayan berlalu-lalang membawa dokumen, sementara para pejabat bawahan keluar masuk ruang kerja sang perdana menteri untuk melaporkan berbagai urusan pemerintahan. Di ruang baca utama yang dipenuhi rak-rak kayu cendana dan gulungan dokumen berharga, Perdana Menteri Xiu tengah memeriksa laporan resmi dari beberapa wilayah kekaisaran. Pria paruh baya itu dikenal sebagai salah satu pilar utama Kekaisaran Agung. Wajahnya tampak tenang dan berwibawa. Namun ketenangan itu hanya bertahan sampai seorang pengawal kepercayaan memasuki ruangan dengan ekspresi ragu-ragu. "Yang Mulia Perdana Menteri." Perdana Menteri Xiu mengangkat kepala. "Ada apa?" Pengawal itu berlutut. "Hamba menerima kabar dari istana." "Katakan." Pengawal tersebut menelan ludah sebelum melanjutkan. "Persiapan pernikahan antara Jenderal Tian Ming dan Putri Jinghe telah memasuki tahap akhir." S

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 66

    Malam pelan-pelan menyerah pada kehadiran fajar. Langit biru tua perlahan berubah menjadi ungu muda, kemudian merona merah keemasan. Bintang-bintang berpaling, menyerahkan tempatnya pada cahaya pagi.Udara dingin malam berubah hangat, membawa aroma embun dan bunga-bunga yang mulai mekar. Suara buru

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 65

    Di tengah-tengah hutan yang gelap dan berkabut, dalam dunia manusia, terdapat sebuah bangunan kecil yang terbuat dari kayu, hampir tersembunyi oleh bayang-bayang pepohonan yang tinggi. Bai Xiu Xue berdiri di sana, pandangannya tertuju ke arah depan. Senyum iblisnya terpancar, menambah kegelapan sua

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 61

    Kaisar Yuan dan Shen Jin melangkah keluar dari aula istana utama, diikuti oleh Yueyin dan Pangeran Liu Jun. Angin malam yang sejuk menyapu wajah mereka, membawa aroma bunga melati yang mekar di taman istana. Langkah mereka terdengar lembut di atas lantai marmer yang dingin, menciptakan irama yang t

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 59

    Melihat Shen Jin yang dengan tergesa-gesa memakan buah anggur keabadian tanpa memikirkan risiko yang akan dialaminya, Kaisar Yuan segera membawa Shen Jin ke kediaman gurunya. Angin yang dingin menyapu wajah mereka saat mereka bergegas melalui jalan setapak yang diterangi cahaya bulan. Tak berselang

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status