Home / Mafia / Istri Rahasia Sang Bos Mafia / Bab 64: Rumputnya Kuning

Share

Bab 64: Rumputnya Kuning

Author: Rizki Adinda
last update publish date: 2026-05-05 21:47:10

Evalia mengusap rambut hitam anaknya yang halus, lalu menuntun Rafael ke ruang tengah. Ia menelan ludah, berusaha pura-pura netral, meski jantungnya berdetak kencang.

Untuk mengalihkan perhatian, Evalia bertanya, “Mau makan apa, Sayang? Mau spaghetti bolognese?”

Wajah Rafael langsung bersinar. “Boleh! Sama kentang goreng juga, ya, Mami!”

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 290: Laporkan

    Sepatu Aleksander nyaris tidak menyentuh lantai saat dia berlari menuju garasi. Napasnya terasa seperti asam yang membakar paru-parunya.Dari sudut matanya, Jono berlari menghampirinya dengan wajah penuh kecemasan. "Boss, Anda mau keluar?""Ya." Aleksander menyambar kunci mobil dari gantungannya. Dia bahkan tidak peduli mengenakan mantel ataupun sepatu yang sesuai dengan cuaca. Semua itu tidak penting. Dia langsung masuk ke kursi pengemudi, lalu menyalakan mesin yang mengaum keras. "Tolong jaga putraku. Ada keadaan darurat... Aku akan menghubungimu nanti."Jono mengangguk. "Baik, Boss."Aleksander tidak memberi dirinya kesempatan untuk berpikir. Karena berpikir berarti membayangkan kemungkinan terburuk.Suara Evalia yang peca

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 289: Mobil Istriku

    Mobil itu kembali berderit. Pohon yang menopang mereka mengerang. Suara kayu yang mulai patah bergema seperti hitungan mundur menuju akhir."Bu Evalia," kata Reza tegas, "ini kesempatan Anda. Kalau kita nggak bergerak sekarang, mobil ini akan jatuh. Dan kalau itu terjadi, kita akan menghantam bebatuan di bawah. Nggak akan ada kesempatan kedua."Dada Evalia terasa sesak. Bayangan demi bayangan melintas di benaknya: senyum Rafael, pelukan Aleksander, keluarga yang baru saja ia temukan, dan detak jantung kecil yang tumbuh di dalam rahimnya. Ia menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri, mengingat setiap latihan bela diri yang telah dipelajarinya sejak kecil.Tenangkan napas. Lindungi bagian inti tubuh. Bergerak dengan tujuan.Evalia menopang tubuhnya dengan kedua

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 288: Jangan Terburu-Buru

    Evalia mendengar embusan napas lega dari seberang, hampir terdengar seperti erangan pelan."Bagaimana pertemuannya? Ada yang mengganggumu?"Evalia tertawa kecil sambil menyandarkan kepala ke kursi. "Tolonglah. Nggak ada yang berani. Mereka menyukaiku sekali.""Wah. Sekarang aku malah khawatir. Jangan-jangan mereka akan merebut istriku.""Tenang saja," goda Evalia. "Biaya merawatku terlalu mahal. Mereka pasti cepat menyerah."Aleksander tertawa pelan. Evalia dapat membayangkan senyumnya, lengkungan bibirnya, dan kehangatan yang selalu terpancar dari matanya. "Jadi, kapan kamu sampai? Aku ingin bertemu denganmu. Aku ingin memeluk…"Kalimat itu tidak pernah selesai

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 287: Apa yang Terjadi?

    Genggaman Aleksander pada ponselnya mengencang saat mendengar nama itu.Martadinata.Setelah apa yang dilakukan Natasha Martadinata dengan membocorkan urusan pribadi keluarganya, Aleksander ingin menghancurkan kerajaan mereka dengan tangannya sendiri. Namun, belum sekarang. Saat ini, ia masih harus menghadapi keluarga Morgan, keluarga Evalia.Aleksander memaksa suaranya tetap tenang. "Masalah seperti apa?""Beberapa orang membuat keributan di Star Casino and Clubs milik kita di Semarang. Mereka merusak mesin slot, memfitnah staf, bahkan salah satu dari mereka memukul tamu VIP tanpa alasan. Setelah itu, beberapa anggota VIP langsung membatalkan keanggotaan mereka." Evan menarik napas panjang. "Mereka juga mulai menjalankan kampanye fitnah melalui media. Surya sedang menan

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 286: Kesepakatan Bisnis Baru

    Evalia ragu. Namun pada akhirnya, rasa ingin tahunya mengalahkan keraguan itu. "Buyut," panggilnya pelan, lalu berhenti.Emma menoleh kepadanya. "Ya, Sayang?"Evalia menelan ludah. Keberaniannya terkumpul sedikit demi sedikit. "Boleh aku bertanya sesuatu?"Emma mengangguk lembut. "Tentu."Evalia menunduk, jemarinya mengepal hingga kuku-kukunya menekan telapak tangan. "Maaf kalau pertanyaan ini nggak pantas. Tapi aku penasaran... kenapa nenekku, Gisela, meninggalkan keluarga?"Perubahan di wajah Emma terjadi seketika. Sorot cerah di matanya memudar. Bibirnya bergetar, bukan karena bahagia, melainkan karena beban masa lalu yang kembali menyeruak seperti bayangan.Emma memalingkan pa

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 285: Memperlakukan dengan Baik

    Emma menoleh kepada Evalia dengan senyum lembut yang masih dipenuhi haru. "Lalu sekarang? Kau datang ke sini bukan hanya sebagai Evalia kami... tetapi juga sebagai seseorang yang sudah memiliki keluarganya sendiri, bukan? Ceritakan kepada kami tentang keluargamu."Wajah Evalia tampak sedikit lebih cerah. Ia meluruskan bahunya. "Ya. Aku sudah menikah. Nama suamiku Aleksander. Aleksander Batubara."Alis Niko langsung terangkat. "Batubara? Maksudmu keluarga Adrian Batubara?""Benar." Pipi Evalia memerah tipis. "Aku menikah dengan salah satu cucunya... Dan... kami memiliki seorang putra. Namanya Rafael. Sekarang usianya empat tahun."Emma terengah pelan, suaranya dipenuhi kegembiraan. "Cicit dari cicit kami?"Evalia mengangguk sa

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 4: Jatuh Miskin dan Terlupakan

    Evalia nyaris tak percaya dengan apa yang baru saja dibacanya."Papi…tega banget. Gimana bisa Papi mempermalukan aku kayak gini di depan media?" Genggaman tangan Evalia di ponselnya semakin kuat. Baru lima hari sejak Eva memberitahu ayahnya keputusan tentang hidupnya sendiri. Dan hari ini, ia sud

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 3: Alasan Buat Ngejar Aku

    “Papi!” seru Lestari, suaranya gemetar. “Dia anak kita! Kumohon…”“Dia sudah buat pilihannya,” ujar Waluyo dingin, napasnya berembus pelan seperti asap cerutu yang baru saja padam. “Sekarang aku yang buat pilihanku.”Aura ruangan itu menegang. Tak ada yang berani menatap matanya langsung, bahkan ud

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 2: Dua Jalan Buat Eva

    Malam itu, makan malam keluarga terasa seperti hukuman bagi Eva.Aroma sup ayam yang hangat justru membuat perutnya mual. Lidahnya kelu. Di hadapan ayahnya, Waluyo Wijaya, Eva ingin bicara tentang bayi di rahimnya, tentang kebohongan yang membelit napasnya setiap hari, tapi suaranya terkurung di te

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 1: Aku... Hamil

    Masa depan cemerlang Evalia Wijaya baru saja hancur karena satu gelas wiski. Setidaknya, itulah yang ia ingat malam itu.Tak pernah sekalipun dalam hidupnya, Eva membayangkan langkah kecil menuju bar hotel akan menjadi awal kehancuran dirinya. Satu gelas. Satu tawa. Satu tatapan mata dari pria yang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status