MasukLucas Zander Maxime, merupakan sosok mafia kejam yang dicari-cari di seluruh penjuru kota. Kepintaran dan kelicikan otaknya, membuat segala aksinya sulit dilacak oleh pihak berwajib. Namun, seorang agen wanita bernama Numa Kamala Loyd. Muncul mendekatinya dan coba memikat hati sang mafia, ia ditugaskan untuk memata-matai Lucas dan mencari banyak bukti. Lambat laun, Lucas terpikat pada kecantikan gadis itu dan memilih menikahinya. Namun, Lucas masih belum tahu bahwa ternyata istrinya itu adalah seorang agen rahasia yang ditugaskan untuk menangkapnya. Apakah Lucas akan mengetahuinya?
Lihat lebih banyakSetelah transaksi besar malam itu berlangsung lancar, Lucas Zander Maxime kembali ke rumah dengan perasaan puas. Senyum tersungging di bibirnya, tanda bahwa malam ini berjalan sesuai rencana. Di sisinya, Aurel mengikuti langkahnya dengan tenang, tak pernah meninggalkan Lucas sendirian saat ia bertugas.Sesampainya di ruang tamu rumah megah itu, Lucas melepas jasnya dan menyerahkannya pada Aurel. "Simpan ini!" ujarnya singkat, namun terdengar lembut dibanding biasanya. Aurel menerima jas itu dan menunduk hormat.Lucas lalu duduk di sofa dengan santai, satu kaki menyilang di atas yang lain. Ia bersandar, menyandarkan kedua tangannya di sandaran sofa dan mengisyaratkan agar Aurel duduk di sebelahnya. "Duduklah!" perintah Lucas singkat, dengan nada yang membuat Aurel tak bisa menolak.Aurel menurut dan duduk di sampingnya, menjaga jarak kecil, meski detak jantungnya sedikit berdetak cepat setiap kali berada dekat dengan bosnya. Lucas meliriknya sekil
Hari yang dinanti-nantikan oleh Lucas Zander Maxime akhirnya tiba—hari di mana transaksi besar dengan klien asing yang penuh misteri itu akan terlaksana. Malam itu, Lucas mempersiapkan dirinya dengan matang. Kemeja hitamnya disesuaikan dengan jas gelap, mempertegas kesan dingin yang selalu ia tampilkan. Dengan langkah mantap, ia melangkah keluar, diikuti oleh asistennya yang setia, Aurel. Mereka masuk ke mobil, dan perjalanan menuju tempat transaksi dimulai.Setibanya di lokasi, Lucas segera keluar dari mobil, tatapannya tajam, menyapu sekeliling untuk memastikan semuanya sesuai dengan rencana. Puluhan anak buahnya sudah berjaga di sekitar area, memastikan tidak ada gangguan yang bisa membahayakan transaksi kali ini. Aurel selalu berada satu langkah di belakang Lucas, siap untuk memenuhi segala perintah. Mereka berjalan menuju ruangan yang telah disiapkan, tempat di mana klien mereka sudah menunggu.Begitu Lucas dan Aurel memasuki ruangan, tampak seorang pria paruh baya dengan setelan
Esok harinya, Aurel berjalan dengan langkah cepat menuju lorong kamar pribadi Lucas Zander Maxime. Pagi itu, bos mafia terganas di kota tersebut baru saja keluar dari kamarnya, mengenakan kemeja hitam yang lengan atasnya sedikit tergulung. Tatapan dinginnya tetap melekat, tapi ada sorot ketegangan di balik matanya. "Ada apa, Aurel?" tanya Lucas sambil mengancingkan kemejanya. Aurel, salah satu orang kepercayaannya, memberikan laporan padanya. "Klien besar dari luar negeri akan segera tiba, bos. Mereka siap melakukan transaksi hari ini seperti yang dijadwalkan." Mendengar kabar itu, seulas senyum tipis muncul di wajah Lucas. Ini adalah kesempatan emas, transaksi ini bisa menjadi lumbung uang besar yang akan memperkuat posisinya dalam dunia bawah tanah. "Bagus," gumam Lucas, lebih pada dirinya sendiri. Ia segera meraih ponselnya dan menelepon orang kepercayaannya, Vaga. "Siapkan tempat transaksi! Pastikan semuanya s
Perjalanan truk awal berjalan lancar hingga hampir tiba di gudang yang sudah direncanakan. Namun, firasat buruk tiba-tiba menyergap Lucas. Entah kenapa, ia merasa ada yang tidak beres. Pikirannya berputar cepat, mencoba mencari tahu dari mana perasaan ganjil itu berasal, meskipun tidak ada tanda-tanda bahaya yang jelas. Lucas tiba-tiba memberi perintah tegas, "Berhenti di sini!" Aurel, yang duduk di kursi penumpang, menoleh dengan bingung. "Ada apa, Bos?" Lucas tak memberikan penjelasan panjang. "Pindahkan semua barang ke mobil lain, sekarang juga!" Tanpa protes, Aurel segera menjalankan perintah. Ia tahu bahwa Lucas selalu bertindak cepat dan cermat, terutama dalam situasi berisiko tinggi. Ia mengeluarkan perintah pada anak buah mereka melalui radio, memastikan barang-barang segera dipindahkan tanpa kesulitan. Beberapa anak buah mereka bergerak gesit, memindahkan peti-peti barang dari truk ke dua mobil van yang sudah disiapkan. Semuanya dilakukan dalam senyap, seakan mereka suda
Angin malam berembus lembut di balkon penthouse, membuat suasana semakin intim. Di tengah ketenangan itu, tiba-tiba ponsel Numa bergetar di dalam tasnya. Ia terkejut sejenak, tapi berusaha tetap tenang. Dengan cepat, ia membuka tasnya dan melihat nama Lisa tertera di layar—pesan dari rekan kerjanya
Lucas membawa Numa ke penthouse pribadinya, sebuah tempat mewah di puncak gedung tinggi dengan pemandangan kota yang gemerlap di malam hari. Interiornya elegan dan modern, dipenuhi furnitur mahal yang dipilih dengan selera tinggi. Jendela besar membingkai langit kota dengan sempurna, memberikan nua
Numa duduk di sudut club yang remang-remang, membaur dengan keramaian. Asap rokok dan dentuman musik mengisi udara, membuat tempat itu terasa penuh energi malam. Pakaian yang dikenakannya malam ini jauh lebih menggoda—gaun hitam ketat dengan belahan tinggi di paha dan punggung terbuka, memamerkan p
Pagi masih terasa dingin ketika Aurel berdiri di depan pintu kamar Lucas. Ia mengetuk dua kali, lalu menunggu. Suara langkah kaki terdengar dari dalam, dan tak lama kemudian pintu terbuka. Lucas muncul dengan tubuh kekar dan rambut acak-acakan, hanya mengenakan celana panjang kasual."Ada apa, Aure






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan