Aku Menikah Demi Tahta, Bukan Demi Kamu

Aku Menikah Demi Tahta, Bukan Demi Kamu

last update최신 업데이트 : 2026-06-19
작가:  Audyprmth13연재 중
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
순위 평가에 충분하지 않습니다.
20챕터
244조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Di Kerajaan Montreval pada abad ke-15, Lady Seraphine de Nocteviel, putri Duke Nocteviel yang termasyhur, tumbuh sebagai wanita bangsawan yang cerdas, anggun, tajam lidah, dan memiliki harga diri tinggi. Ia dikenal sebagai wanita tercantik di kerajaan, namun kecantikannya tidak pernah melampaui kecerdasannya. Demi stabilitas keluarga dan kehormatan, Seraphine dijodohkan dengan Lieutenant Luc Bastien de Montclair, seorang jenderal muda berbakat, dingin, karismatik, dan dielu-elukan karena prestasi militernya. Namun pernikahan ini dimulai tanpa cinta. Di medan perang, jauh dari istana, Luc terjerumus dalam hubungan terlarang dengan Lady Mireille d'Aubigny, bangsawan wanita yang memanfaatkan kesepian dan ego Luc. Perselingkuhan itu menjadi luka besar-bukan hanya bagi Seraphine, tetapi juga bagi Luc sendiri ketika ia menyadari bahwa wanita yang ia abaikan justru adalah satu-satunya yang tidak pernah mengkhianatinya.

더 보기

1화

BAB 1 — Pertunangan Sang Duke

Di Kerajaan Montreval, perempuan bangsawan tidak diberi kebebasan untuk memilih.

Mereka hanya diajarkan cara tersenyum saat hidupnya diputuskan orang lain.

“Yang Mulia Duke memanggil Anda ke ruang kerja.”

Seraphine de Nocteviel menatap pantulannya di cermin sesaat sebelum berbalik. Gaun beludru biru gelap membalut tubuhnya elegan, sementara rambut hitamnya disanggul rapi tanpa cela.

“Aku terlihat seperti wanita yang akan dipertunangkan hari ini?” tanyanya tenang.

Mira, pelayannya, tersenyum kecil gugup.

"Tidak, Nona. Anda terlihat seperti seseorang yang akan membuat orang lain menyesali keputusan mereka.”

Sudut bibir Seraphine terangkat tipis.

“Bagus.”

Ruang kerja Duke Henri terasa dingin pagi itu.

Begitu Seraphine masuk, ayahnya langsung berbicara.

“Raja akan mengumumkan pertunanganmu hari ini.”

Seraphine berhenti.

“Dengan siapa?”

“Lieutenant General Luc Bastien de Montclair.”

Hening sesaat.

Nama itu terkenal di seluruh Montreval. Jenderal termuda kerajaan. Pahlawan perang yang hampir tak pernah kalah.

“Aku pernah membaca laporan tentangnya,” ucap Seraphine pelan. “Dia terdengar… tidak mudah.”

“Karena dia tidak mengenal belas kasihan,” jawab Duke Henri.

Duchess Célestine memandang putrinya hati-hati. “Pernikahan ini penting bagi keluarga.”

“Tidak,” kata Seraphine lembut. “Pernikahan ini penting bagi kerajaan.”

Ruangan langsung sunyi.

Ia tersenyum kecil, terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja dijadikan alat politik.

“Tenang saja, Ibu. Aku tidak akan mempermalukan keluarga.”

Tatapannya beralih pada ayahnya.

“Aku hanya ingin tahu satu hal.”

“Apa?”

“Apakah beliau tampan?”

Untuk pertama kalinya pagi itu, Duke Henri tertawa pendek.

“Luc Bastien jauh lebih berbahaya daripada sekadar tampan.”

Dan entah kenapa, jawaban itu membuat Seraphine tertarik.

Balai utama Istana Montreval dipenuhi cahaya chandelier dan bisikan para bangsawan.

Saat Seraphine memasuki aula bersama keluarganya, banyak mata langsung tertuju padanya.

“Itu Lady Seraphine…”

“Dia benar-benar cantik.”

“Kasihan juga… dipertunangkan demi politik.”

Namun Seraphine tetap berjalan tenang, seolah bisikan itu tidak mampu menyentuhnya.

Di sudut aula, seorang wanita bergaun merah anggur memperhatikannya sambil tersenyum samar.

Lady Mireille d’Aubigny.

Dan entah kenapa, Seraphine langsung merasa wanita itu akan menjadi masalah.

“Dengan ini,” suara Raja Théobald IV menggema di seluruh aula, “kami mengumumkan pertunangan antara Lady Seraphine de Nocteviel dan Lieutenant General Luc Bastien de Montclair.”

Riuh tepuk tangan memenuhi aula.

Lalu Luc melangkah maju dari barisan militer.

Tinggi. Tegap. Dingin.

Tatapan mata birunya terasa lebih tajam daripada pedang.

Ketika ia berhenti di hadapan Seraphine, seluruh aula mendadak terasa sunyi.

“Lady Seraphine de Nocteviel.”

Suaranya rendah dan tenang.

Seraphine membungkuk anggun.

“Lieutenant General Luc Bastien de Montclair.”

“Sebuah kehormatan akhirnya dapat bertemu langsung dengan putri keluarga Nocteviel,” ucap Luc formal.

“Begitu pula dengan saya,” jawab Seraphine halus. “Nama Anda cukup sering terdengar bahkan hingga ruang-ruang istana.”

“Semoga dalam kesan yang baik.”

“Montreval mengenal Anda sebagai pahlawan perang,” kata Seraphine. “Sulit menemukan kesan buruk dari seseorang yang terus membawa kemenangan untuk kerajaan.”

Tatapan Luc menahannya beberapa detik lebih lama.

“Anda terlalu baik, Lady Seraphine.”

“Tidak,” jawab Seraphine lembut. “Saya hanya mengatakan apa yang seluruh aula pikirkan malam ini.”

Raja tersenyum puas sebelum menyatukan tangan mereka sebagai simbol pertunangan resmi.

Sarung tangan Seraphine bersentuhan dengan jemari Luc yang dingin.

Dan saat itu juga, Seraphine memahami satu hal:

Luc Bastien de Montclair bukan pria yang mudah dibaca.

Malamnya, Seraphine berdiri sendirian di balkon istana saat suara langkah mendekat dari belakangnya.

“Menyesal?”

Luc berdiri beberapa langkah darinya, masih mengenakan seragam militernya.

“Apakah aku seharusnya menyesal?” tanya Seraphine balik.

“Kebanyakan wanita akan takut dipertunangkan dengan pria sepertiku.”

Seraphine tersenyum kecil.

"Anda mengatakan itu seolah saya terlihat seperti wanita yang mudah takut.”

Untuk sesaat, Luc terlihat tertarik.

Namun sebelum ia sempat menjawab—

“Luc.”

Suara perempuan memotong keheningan.

Lady Mireille muncul dari koridor balkon dengan senyum yang terasa terlalu akrab.

"Aku mencarimu sejak tadi,” katanya lembut.

Luc langsung diam.

Dan perubahan kecil itu tidak luput dari perhatian Seraphine.

Mireille menatap Seraphine sekilas sebelum kembali memandang Luc.

“Kau bahkan tidak menemuiku setelah pengumuman sebesar ini.”

“Ada banyak orang di aula,” jawab Luc pendek.

“Itu bukan alasan,” balas Mireille sambil tersenyum samar. “Kau biasanya tetap mencariku.”

Hening.

Seraphine perlahan menatap Luc.

Dan entah kenapa, diamnya pria itu terasa lebih menjelaskan daripada jawaban apa pun.

Luc akhirnya menoleh pada Seraphine.

“Jangan salah paham.”

Seraphine tersenyum lembut.

Cantik sekali.

Namun matanya perlahan berubah dingin.

“Tenang saja, Jenderal,” katanya pelan. “Aku tidak cukup bodoh untuk salah paham pada pria yang baru kukenal beberapa jam.”

Setelah itu ia melangkah pergi meninggalkan balkon.

Dan untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun berada di medan perang—

Luc Bastien de Montclair merasakan sesuatu yang asing saat melihat seorang wanita berjalan menjauh darinya.

Perasaan tidak nyaman.

Seolah tanpa sadar…

ia baru saja membuat kesalahan besar.

Dan malam itu, tak seorang pun menyadari—

pertunangan tersebut bukan awal kisah cinta.

Melainkan awal dari penyesalan.

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
20 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status