Beranda / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 207. Telepon Mendesak

Share

Bab 207. Telepon Mendesak

Penulis: Sweety
last update Tanggal publikasi: 2026-07-02 12:00:56
Tak terasa Festival Musim Dingin Alveroz High akhirnya tiba. Halaman sekolah dipenuhi cahaya hangat dari lampu-lampu gantung, berpadu dengan dekorasi putih keperakan yang berkilau seperti embun beku. Musik pelan terdengar dari kejauhan, menyatu dengan riuh rendah suara siswa yang sudah mulai berkumpul.

Aula utama menjadi pusat perayaan, para siswa dan guru bergerak di antara meja-meja panjang berisi hidangan musim dingin. Beberapa sibuk berbincang, bersulang dan foto bersama. Sebagian lainnya
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (4)
goodnovel comment avatar
Uing
semangqttf andr3aa
goodnovel comment avatar
Weiwei
Waaahhh beneran gawat tuh
goodnovel comment avatar
cheesecakee
jut lanjutt
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jerat Ketos Galak   Married Era 1

    Suasana di salah satu ruangan privat gereja tampak begitu hangat. Sinar matahari menyelinap melalui jendela-jendela tinggi, menciptakan pantulan keemasan yang lembut di lantai marmer.Beberapa orang terlihat sibuk mempersiapkan diri, sementara enam sahabat Kyrran—Vanko RJ, Jeremy, Derby, Rasya, Davin dan Ryu berkumpul di salah satu sudut ruangan dengan ekspresi yang mencurigakan, tampak sedang merencanakan sesuatu.Kyrran berdiri tak jauh dari jendela. Pria tampan itu mengenakan setelan jas pengantin berwarna putih gading dengan kemeja putih dan dasi kupu-kupu senada, penampilannya tampak begitu sempurna. Rambut hitam legamnya ditata rapi, sementara sebuah boutonniere—rangkaian bunga mini—tersemat di sisi kiri jasnya.Namun, di balik ketenangan pria itu, ada kegugupan yang sulit ia sembunyikan. Hari ini, Kyrran Diandra Yoseviano akan menikahi Andrea Ilsa Shimano."Hei, pengantin pria!" Ryu menghampiri Kyrran sambil menepuk bahunya.Kyrran

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 81

    Tak terasa waktu berlalu, Andrea berhasil menyelesaikan pendidikannya di bidang Jurnalistik dan meraih gelar Bachelor of Arts (B.A.). Sementara itu, Kyrran berhasil menyelesaikan pendidikan Bachelor of Science (B.S.) in Biology dengan jalur persiapan pre-med. Namun, kelulusan itu bukanlah akhir perjalanan mereka. Masih ada banyak hal yang harus diperjuangkan, terutama bagi Kyrran. Cowok itu akan melanjutkan pendidikan kedokterannya ke luar negeri untuk meraih gelar Doctor of Medicine (MD). Suasana halaman utama Universitas Haster dipenuhi para wisudawan dan keluarga mereka. Jubah hitam dengan selempang merah marun tampak mendominasi pemandangan. Beberapa mahasiswa sibuk berfoto, sebagian lainnya berpelukan dengan keluarga. Suara tawa dan ucapan selamat terdengar dari berbagai penjuru. Andrea berdiri di dekat tangga gedung utama sambil memegang buket bunga yang baru saja diberikan oleh Anastasia ibunya, Kakek Dedrick yang didampingi oleh P

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 80

    Empat bulan kemudian, tim basket Universitas Haster akhirnya berhasil bangkit dari keterpurukan. Sejak kehadiran Kyrran, performa tim tersebut mengalami peningkatan yang signifikan. Cowok itu tidak hanya membawa perubahan dalam strategi permainan, tetapi juga berhasil mengembalikan kepercayaan diri rekan-rekan setimnya.Dan hari itu, Kyrran, Ryu sang kapten dan rekan-rekannya berhasil mencapai Final Turnamen Basket Nasional Antarkampus.Sorak-sorai memenuhi arena pertandingan. Ribuan penonton memadati tribun, sebagian besar mengenakan atribut universitas masing-masing. Spanduk dukungan terbentang di berbagai sudut dan suara genderang serta yel-yel suporter bersahutan tanpa henti.Di salah satu tribun khusus media, Andrea berdiri dengan kamera tergantung di lehernya. Gadis itu mengenakan jaket universitas sambil sesekali mengangkat kameranya untuk mengabadikan jalannya pertandingan.Namun, jangan salah. Meski sedang bertugas meliput pertandingan un

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 79

    Kyrran melingkarkan lengannya di punggung Andrea sembari mendekatkan wajah mereka. "Kenapa, Baby Reaku Sayang… kamu gak nyaman?"Andrea menggeleng pelan. "Nyaman kok, cuma…" ia melipat bibir sejenak, "deg-degan aja."Kyrran berkedip pelan sembari mengulas senyum tipis. Tangan cowok itu naik meraih pipi Andrea dan mengusapnya pelan dengan Ibu jarinya. Kyrran menatap Andrea lekat-lekat. "Karena yang di bawah?" tanyanya dengan nada yang menggoda.Andrea menunduk. "Hmm."Kyrran menyeringai tipis. Tiap mereka bermesraan di posisi itu, Andrea kerap kali mengungkapkan hal yang sama. Namun ketika sudah larut, Andrea sendiri akan lupa jika dirinya deg-degan dan justru bergerak di atas Kyrran dengan semangat.Cowok itu akhirnya menyentuh dagu Andrea, mendongakkan gadisnya itu, kemudian mendaratkan kecupan lembut di bibir Andrea.Cup…Andrea mengerjap pelan, mengalungkan lengan di leher Kyrran, lalu membalas kecupan sang kekasih.

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 78

    "Baby Ran, bagaimana kalau kita tidak bisa keluar?" Andrea tersengal-sengal. "Sepertinya ini bagian labirin yang paling dalam." Kyrran menyunggingkan senyum, lalu mengusap punggung tangan Andrea dengan ibu jarinya. "Jangan khawatir, Sayang. Aku tahu jalur keluarnya, kalaupun kita tersesat, kita manjat saja." Andrea menghela napas dengan lengkungan senyum di bibir ranumnya. Ia mengangkat satu tangan dan memukul lengan kekar Kyrran. "Dasar! Aku serius, Baby Ran!" Kyrran membungkuk, mendekatkan wajahnya ke wajah Andrea, hingga tatapan mereka sejajar. "Aku juga serius, Sayang. Aku memang tahu jalan keluarnya." Kyrran kemudian menegakkan punggung dan berdiri di sebelah Andrea sembari menggenggam tangan mungil kekasihnya itu. "Ingatanku tetang tempat ini sudah kembali," sahut Kyrran. Suaranya rendah. Andrea mendongak ke samping, menatap profil samping cowoknya itu. "Ingatan masa kecil kamu ya, Sayang?" Kyrran menoleh lalu mengangguk tipis. "Hm." "Dulu tiap datang ke Alveroz

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 77

    "Kalau begitu, aku juga seharusnya mendapatkan restu Papa, kan?"Semua orang menoleh serentak ke sumber suara.Karryne Xaonela Yoseviano ala Noela—kembaran Kyrran—berdiri di sana dengan kedua tangan terkepal lembut di kedua sisi tubuhnya. Ia baru juga tiba di Alveroz Estate. Tiga saudara laki-lakinya—Jergar, Isaac dan Lysander—menyusul masuk."Selama malam semuanya," sapa Noela ceria. Ia mengangguk hormat pada yang lebih tua.Gadis itu kemudian melangkah masuk, berhenti di samping Papa Adriell."Papa, bagaimana? Aku juga sudah cukup dewasa untuk mendapatkan restu, bukan?"Papa Adriell memijat pelipisnya. "Noela, jangan mulai."Noela merengek dramatis di sebelah papanya. "Tapi Kyrran bisa, kenapa aku yang kembarannya gak boleh pacaran."Lysander si bungsu yang sudah berada di pangkuan Opa Riovandra, menyahut. "Kakak El jangan syedih, aku juga tidak dikasih izin sama papa pacal-pacalan."Ruangan itu langs

  • Jerat Ketos Galak   Bab 4. Imbalan Tutup Mulut

    Apa kata Noela kalau melihat Andrea cuma pakai handuk dan berduaan dengan cowok di kamarnya. Andrea buru-buru mendorong Kyrran keluar dari kamar. Cowok tinggi itu sendiri tidak ada perlawanan, membiarkan punggungnya didesak pergi. Dia menggeser pintu balkon dan menarik tirai dengan sekali gerakan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 3. Kemunculan Tiba-tiba Kyrran

    Lampu taman mulai menyala satu per satu dan para siswa Alveroz High mulai kembali ke asrama masing-masing. Di kamar mandi sebuah unit kamar 207 lantai dua di asrama putri, Andrea berendam dalam bathtub. Air di bathtub bergerak pelan saat gadis itu bersandar, bahunya tenggelam setengah dan rambut h

  • Jerat Ketos Galak   Bab 2. Ketua OSIS Galak

    Siapa yang tidak kenal dengan Kyrran Diandra Yoseviano. Selain sebagai Ketua OSIS, cowok itu merupakan siswa jenius yang selalu dipandang sebagai panutan sempurna. Dia selalu mendapatkan A di semua mata pelajaran. Wajah cowok itu tampan dengan garis rahang tegas dan hidung lurus yang memberi kesan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 1. Skandal di Lab Biologi

    "Andrea Ilsa Shimano dari kelas 11-D, silakan ke ruangan dewan kedisiplinan sekarang juga."Suara pengumuman dari interkom sekolah menggema di setiap sudut Alveroz International High School.Percakapan siswa pada deretan meja panjang kafetaria langsung mereda. Hampir semua kepala menoleh bersamaan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status