Masuk"Ghava, kalau Adele tahu kamu buat dia hamil cuma karena mau pakai darah tali pusarnya untuk menyelamatkan anak kita, apakah dia akan marah?" Suara Renata terdengar lembut dan pelan, tetapi setiap katanya seperti jarum yang menusuk gendang telinga Adele. Detik berikutnya terdengar suara Ghava tanpa sedikit pun emosi, "Dia nggak berhak marah. Itu memang sudah seharusnya dia lakukan." "Dulu dia mati-matian naik ke ranjangku dan maksa aku menikahinya. Malah seharusnya dia merasa beruntung kalau anak yang dikandungnya itu bisa berguna." Adele bersandar di dinding yang dingin. Lembar hasil pemeriksaan kehamilan terlepas dari sela jarinya lalu jatuh melayang ke lantai.
Lihat lebih banyakItu Adele. Benar-benar Adele.Bukan halusinasi.Bukan mimpi.Itu benar-benar Adele yang hidup.Adele telah berubah, tetapi juga seolah tidak berubah. Rambutnya masih pendek. Namun, auranya sudah sepenuhnya berbeda.Dulu dirinya lembut dan penurut, bagaikan tanaman rambat yang harus bergantung pada orang lain. Sekarang Adele tampak tenang, bagaikan sebuah pohon kokoh yang telah melewati badai besar. Satu-satunya yang tidak berubah adalah matanya.Jernih. Tenang.Saat menatap Ghava, tidak ada sedikit pun gejolak emosi."Kamu masih hidup ...." Suara Ghava bergetar. Air matanya tiba-tiba mengalir tanpa bisa ditahan. "Kamu masih hidup ... aku tahu ... aku tahu kamu nggak mungkin mati ...."Ghava mengulurkan tangan seolah ingin menyentuh Adele, tetapi tidak berani. Tangannya menggantung di udara dan gemetar hebat."Adele ... aku ... aku minta maaf ... aku tahu aku salah ... aku benar-benar tahu aku salah ...."Kata-katanya berantakan. Air mata dan ingus memenuhi wajahnya. Tidak ada lagi keso
Empat tahun kemudian.Misi pangkalan laut dalam akhirnya selesai dengan sempurna. Adele dan timnya kembali ke daratan sambil membawa data penelitian yang sangat berharga. Karena tingkat kerahasiaan misi yang sangat tinggi, kepulangan mereka juga dilakukan secara diam-diam.Tidak ada upacara penyambutan. Tidak ada liputan media. Hanya beberapa mobil hitam yang menunggu di dermaga pada tengah malam."Bu Adele, ini identitas baru Anda."Petugas penyerahan menyerahkan sebuah map dokumen kepadanya."Dalam tiga bulan ke depan, Ibu bebas beraktivitas. Setelah itu, silakan melapor ke lokasi yang telah ditentukan untuk mengikuti tahap misi berikutnya."Adele menerima map itu. Di dalamnya terdapat kartu identitas baru, paspor, dan berbagai dokumen penting lainnya.Namanya masih Adele. Namun, usia, asal daerah, dan latar belakang pendidikannya sudah berubah.Mulai sekarang, dia adalah seorang doktor oseanografi yang baru kembali dari luar negeri dan bekerja di sebuah institut penelitian universit
Tiga tahun bekerja dalam sistem tertutup. Lebih dari 700 hari terisolasi dari dunia luar. Tak terhitung banyaknya hambatan teknis yang berhasil mereka lewati.Akhirnya, semua itu membawa mereka pada keberhasilan hari ini."Selamat untuk semuanya," kata Adele. "Malam ini menu makan ditambah."Sorakan yang lebih besar langsung terdengar.Adele meninggalkan ruang kendali utama, lalu berjalan melewati lorong panjang menuju kabinnya sendiri. Kamarnya tidak besar, tetapi fasilitasnya lengkap.Di atas meja ada beberapa buku teknik. Di dinding tergantung peta topografi laut dalam dan sebuah foto dirinya. Foto itu diambil sebelum masuk ke pangkalan.Rambut pendek. Wajah polos tanpa riasan. Tatapan yang tenang.Dia membuka saluran komunikasi terenkripsi untuk menerima informasi dari luar. Ini adalah satu-satunya kesempatan setiap bulan baginya untuk terhubung dengan dunia luar.Seluruh informasi sudah melalui proses penyaringan dan enkripsi ketat. Sebuah pesan muncul di layar.[ Kasus mata-mata
Menjelang akhir masa percobaan tiga tahunnya, Ghava menerima kabar bahwa ibunya dalam kondisi kritis. Saat dia tiba di rumah sakit, ibunya sudah tidak mampu berbicara. Wanita tua itu hanya menggenggam tangannya erat, mata keruhnya dipenuhi air mata."Bu ...."Ghava berlutut di samping ranjang. "Maafkan aku ...."Ibunya menggeleng pelan, lalu dengan susah payah menulis di telapak tangannya.[ Ade .... ]Lalu, tangan itu jatuh lemas. Di monitor, garis detak jantung berubah lurus.Setelah ibunya meninggal, Ghava membereskan barang-barang peninggalannya dan menemukan sebuah album foto lama. Di dalamnya ada banyak foto masa kecilnya. Juga foto-foto Adele saat baru datang ke keluarga mereka.Adele kecil berusia 10 tahun mengenakan gaun yang warnanya sudah pudar karena terlalu sering dicuci. Dia berdiri di depan pintu rumah Keluarga Lunarda sambil memandang kamera dengan takut.Sedangkan dirinya berdiri agak jauh di belakang dengan wajah penuh ketidaksabaran.Adele berusia 15 tahun sudah tumb






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.