Short
Kematian Palsu, Lembaran Baru

Kematian Palsu, Lembaran Baru

By:  MooreCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Chapters
95views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Saat Arseno berselingkuh, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya berpura-pura tidak tahu. Ketika dia menjadikan Hazel sebagai simpanan di luar, aku juga memaksa diri menahan kesedihan di hati dan terus bersabar. Sebab, aku dan Arseno memiliki seorang putra yang lucu. Dia sangat mencintaiku dan aku ingin memberinya keluarga yang utuh. Sampai akhirnya aku mengetahui bahwa putraku, Ryder, dengan sukarela mengikuti Arseno ke keluarga kecil itu, bahkan memanggil Hazel sebagai "Kakak" dengan akrab. Saat itulah, aku akhirnya tidak ingin bertahan lagi. Aku berkata pada sahabat masa kecilku bahwa aku ingin bercerai. Dia menatapku dalam-dalam lalu berkata, "Aurora, Arseno cinta mati sama kamu. Seluruh Napolis tahu itu. Kekuasaannya tersebar di seluruh Napolis. Nggak akan semudah itu kalau kamu mau pergi." Namun, aku berkata dengan mati rasa, "Kalau begitu, biarkan 'Aurora' mati saja. Mati di depan mata Arseno, biarkan dia menyaksikan sendiri kepergian istrinya. Mulai sekarang, nggak akan ada lagi Aurora di dunia ini." Setelah mengetahui bahwa Ryder lebih menyukai Hazel, barulah aku sadar bahwa dua tahun pertahananku hanyalah sebuah lelucon. Jadi kali ini, baik suami ataupun anakku ... aku sudah tidak menginginkan keduanya lagi.

View More

Chapter 1

Bab 1

Aku memohon pada sahabat masa kecilku, Blake, "Kamu bisa bantu aku nggak? Sekarang satu-satunya orang yang bisa melawan Arseno cuma kamu. Kalau kamu bantu aku, aku baru bisa berhasil memalsukan kematian dan pergi."

Blake adalah pemimpin mafia terbesar di Sisilia. Baginya, menciptakan sebuah kematian palsu semudah membalikkan telapak tangan.

Blake tidak langsung menjawab pertanyaanku, sebaliknya dia malah kembali bertanya, "Aurora, kamu benar-benar rela melepaskan semuanya? Pernikahan lima tahunmu, juga putramu yang selalu kamu sayangi. Begitu kamu memalsukan kematianmu, kamu akan kehilangan segalanya."

Aku menunduk menatap foto keluarga di tanganku.

Di dalam foto itu, Arseno menggendong putra kami dengan satu tangan, sementara tangan lainnya melingkari bahuku erat. Pada saat gambar itu diambil, dia tidak melihat ke kamera, melainkan menunduk menatapku dengan lembut penuh kasih.

Semua orang yang melihat foto keluarga kami selalu berkata bahwa Arseno sangat mencintaiku.

Di hari pernikahan kami, dia membagikan 9999 amplop merah ke seluruh kota hanya agar seluruh Napolis ikut merayakan pernikahan kami.

Saat Ryder lahir, aku hampir mengalami kesulitan persalinan. Arseno menemaniku selama dua hari dua malam tanpa tidur. Ketika aku sadar, dia menangis sambil berkata bahwa dia tidak akan membiarkanku mengalami penderitaan seperti itu lagi, dan Ryder akan menjadi satu-satunya anak kami.

Setelah itu, sesibuk apa pun dirinya, dia selalu mengambil alih tugas merawat Ryder. Dia tidak pernah membiarkanku terlalu repot mengurus anak.

Jelas-jelas dulu kami begitu bahagia, keluarga sempurna yang membuat semua orang iri.

Selama lima tahun, Arseno merawatku dengan sangat baik. Bahkan Ryder juga meniru ayahnya, menjadi anak yang pengertian dan perhatian pada ibunya. Namun aku tidak pernah menyangka, suami dan anak yang begitu mencintaiku ternyata diam-diam dekat dengan wanita lain.

Air mata yang hangat jatuh ke bingkai foto. Aku mengangkat kepala dan berkata dengan tegas pada Blake, "Ya, aku rela melepaskan semuanya! Biarkan 'aku' mati di depan mata Arseno dan benar-benar memutus harapannya!"

Karena aku tidak bisa pergi secara terang-terangan, maka biarkan Arseno menyaksikan sendiri aku menghilang. Seumur hidup ini, aku tidak akan punya kesempatan bertemu lagi dengan kedua orang itu.

Blake terdiam beberapa saat sebelum akhirnya berkata kepadaku, "Kalau itu yang kamu inginkan, akan aku kabulkan."

Blake berkata bahwa dia akan mengatur sebuah kecelakaan mobil untuk memalsukan kematianku. Waktunya dipilih tepat tiga hari lagi, pada hari ulang tahun pernikahanku yang kelima dengan Arseno.

"Aurora, aku harus ingatkan kamu, setiap hari peringatan pernikahan kalian, Arseno selalu menempel di sisimu tanpa pergi selangkah pun. Apa kamu yakin bisa menemukan kesempatan untuk memalsukan kematianmu?"

Bahkan Blake yang berada jauh di Sisilia juga tahu betapa berharganya aku bagi Arseno.

"Kalau dia nggak pergi, maka rencana kematian palsuku dibatalkan. Ini kesempatan terakhir yang kuberikan padanya." Aku mendengar suaraku sendiri yang serak saat mengatakan itu pada Blake.

Setelah semuanya diatur, aku pulang ke rumah dalam keadaan lelah.

Baru saja membuka pintu, Ryder sudah berlari dengan riang menghampiriku sambil membawa seikat bunga kecil berwarna cerah.

"Mama, dari mana? Kenapa pulangnya lama sekali?"

Ryder langsung menerjang ke pelukanku. Dia menyodorkan bunga itu ke hadapanku dengan wajah bangga. "Mama, ini bunga yang kupetik sendiri. Mama suka nggak?"

Setelah itu dia buru-buru menambahkan, "Papa tadi mau bantu, tapi aku menolaknya. Semua ini aku petik sendiri. Hebat, 'kan?" Dia menatapku penuh harap. Ekspresi kecil yang penuh penantian itu langsung meluluhkan hatiku.

Aku mengangkat tubuhnya dan mengecup lembut dahinya. "Terima kasih, Sayang. Mama suka sekali sama hadiahmu."

Ryder pergi dengan puas.

Aku membawa buket bunga itu naik ke lantai atas, berniat mencari vas yang cantik untuk menaruhnya di samping tempat tidur. Tiba-tiba aku teringat bahwa vas bunga di kamar sudah kubawa ke dapur, jadi aku pun berbalik kembali.

Namun baru sampai di ujung tangga, tanpa sengaja aku mendengar percakapan suami dan anakku.

"Ryder, gelang berlian yang kamu pesan khusus di Cartier dengan menghabiskan seluruh uang sakumu itu kamu taruh di mana? Bukannya itu hadiah untuk Mama?"

"Papa, itu hadiah yang mau kukasih untuk Tante Hazel. Kalung yang Papa beli hari ini juga harus disimpan, nanti dikirim untuk Kak Hazel. Aku sudah janji sama dia."

Aku berdiri terpaku di tangga.

Buket bunga murah di tanganku seolah sedang menertawakan rasa percaya diriku yang berlebihan.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
10 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status