共有

Bab 41 - Hasutan

作者: Pipin
last update 公開日: 2025-12-30 07:28:07

​"Elian..." Suara itu lembut, namun bagi Elian, suara itu adalah pengingat akan masa lalu yang ingin ia kubur.

​"Sarah? Kenapa kamu ada di sini?" tanya Elian dingin. Sorot matanya tajam, seolah ingin menembus kaca yang memisahkan mereka.

​"Kenapa? Sekalipun kamu menganggapku sebagai penghancur segalanya, nyatanya aku adalah orang yang pernah dekat denganmu, dan juga Kirana, Elian. Jangan lupakan itu," jawab Sarah.

​"Pergi. Aku ingin sendiri."

​"Elian, bica
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 164 - Patah

    "Aku tidak bisa, Sonya. Aku tidak bisa membawamu ke tempat yang bahkan lebih buruk dari neraka itu sendiri," suara Antonio memberat, seolah setiap kata yang keluar adalah beban yang menghimpit dadanya.​Ia memejamkan mata sejenak, bayangan masa lalu yang berdarah melintas cepat. "Aku pernah hanya sekadar berkenalan dengan seorang wanita. Besoknya... tubuhnya dibelah dua tanpa ampun, padahal kami tidak ada hubungan apa-apa. Musuh-musuhku terus mencari celah, mencari titik lemahku. Dan aku tidak ingin menambah daftar kelemahanku lagi. Cukup satu orang, Sonya. Cukup Saka saja yang membuatku harus bertaruh nyawa setiap hari."​Sonya terdiam sejenak,lalu berkata. "Jadi... aku benar-benar nggak punya tempat di hati Om?"​Antonio menatapnya dengan tatapan dingin yang dipaksakan, sebuah benteng yang ia bangun demi melindungi gadis di depannya. "Kamu bisa menjadi pacar Saka. Menjadi calon menantuku, tapi bukan istriku."​"Aku nggak punya perasaan seperti itu ke

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 163 - Suka..

    Sementara itu, di dalam kamar rawat yang hening, kelopak mata Antonio bergerak perlahan.​"Om? Om sudah sadar?" Sapa Sonya saat pria itu baru membuka mata.​"Sonya... kenapa kamu di sini?" bisik Antonio parau. Seluruh tubuhnya terasa kaku dan nyeri, seolah-olah ia baru saja dihantam truk. Sudah berapa lama aku tertidur? pikirnya linglung.​"Aku panggil Kak Saka dulu ya, Om. Sebentar!" Sonya setengah berlari keluar kamar, mencari Saka yang sedang mencari udara segar di taman rumah sakit.​"Kak Saka! Om Antonio sudah siuman!"​Saka tidak membuang waktu. Ia berlari secepat kilat melewati koridor, membuka pintu kamar 402. Matanya panas saat melihat pria yang dipanggilnya Papa itu menoleh lemah dengan senyum tipis di bibirnya.​"Ya ampun, Pa... Papa bikin aku khawatir setengah mati, tahu nggak!" seru Saka sambil menggenggam tangan Antonio yang dingin. "Masih sakit banget, Pa?"​"Masih," jawab Antonio jujur. ​Saka mengembuskan napas lega, senyumnya kini lebih lebar. "Papa tahu nggak, Sony

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 162 - Memperbaiki Segalanya

    "Lana..." Elian terpaku, suaranya tercekat saat melihat putrinya berdiri di ambang pintu ruang kerja. Setelah dua minggu penuh aksi bungkam, kehadiran Lana terasa seperti oksigen bagi Elian yang nyaris mati sesak.​"Pa, aku pengen makan ramen," bisik Lana, ingin mencoba memperbaiki hubungan mereka sepenuhnya.​Rinjani yang sedang meletakkan nampan minuman di meja kerja Elian tersenyum lebar. Matanya berkaca-kaca melihat keras kepala putrinya akhirnya melunak. Elian segera berdiri, senyum yang sempat hilang dari wajahnya kini merekah kembali dengan tulus.​"Kamu mau sekarang? Ngga mau ganti seragam dulu, Sayang?" tanya Elian antusias.​"Pengen sekarang," jawab Lana singkat tanpa menoleh sepenuhnya. "Mama nggak boleh ikut. Aku mau berdua aja ama Papa."​Rinjani tertawa kecil, ia paham ini adalah cara Lana untuk membuka kembali pintu komunikasi yang sempat tertutup rapat."Ya sudah, kalian hati-hati. Yakin nggak mau ganti baju dulu?"​"Enggak, Ma," sahut Lana tetap pada pendiriannya.​El

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 161 - Terima kenyataan

    "Gimana, Kak? Om Antonio udah baikkan?" tanya Sonya duduk disamping Saka di bangku taman sekolah.​"Papa masih belum mau buka mata," jawab Saka. "Sonya, lo tahu sesuatu tentang Papa?"​Untuk kali pertama dalam hidupnya, Saka menyadari betapa sedikit ia mengenal pria yang membesarkannya. Selama ini, Antonio selalu tampil rapi dengan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun, di ruang ICU kemarin, saat perawat mengganti perban, Saka melihatnya—deretan tato legam yang merayap di punggung dan lengan ayahnya. Sebuah peta rahasia dari dunia yang tak pernah ia sentuh.​Sonya duduk di samping Saka, mengabaikan tatapan penasaran murid lain yang berlalu-lalang. "Menurutmu sendiri gimana?"​"Papa cuma pakai kedok sebagai pengusaha logistik. Dia menyembunyikan hal yang jauh lebih kelam di sana," gumam Saka.​"Dan kamu keberatan?" tanya Sonya tenang.​Saka menatap gadis di sampingnya. Sonya yang dulu ia anggap rapuh, kini justru menjadi orang yang paling berani menasihatinya.​"Kak, siapapun d

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 161 - Bangun Pa

    "Sonya..." Saka berbisik, suaranya tercekat saat menatap pakaian gadis itu yang basah kuyup oleh darah merah pekat yang mulai mengering. Horor terpancar jelas dari matanya.​"Saka... Om Antonio..." Sonya tidak sanggup melanjutkan kalimatnya, bahunya berguncang hebat karena sisa trauma. ​"Ada apa sebenarnya? Kenapa bisa seperti ini? Apa Papa dirampok?" cecar Saka, tangannya gemetar saat memegang pundak Sonya, menuntut jawaban yang masuk akal.​Sonya terdiam. Ingatannya kembali ke pelabuhan—pemandangan mayat yang bergelimpangan, senjata api, dan bagaimana Antonio bertarung layaknya monster yang haus darah. Jelas sekali pria itu bukan orang sembarangan. Apa aku harus mengatakannya? Apa aku harus membongkar sisi gelap pria itu sekarang? batin Sonya. ​"Tidak..." ucap Sonya tegas, ia memilih menyimpan rahasia itu demi martabat Antonio di mata anaknya.​"Apa Papa menyembunyikan hal lain lagi?" gumam Saka, mulai curiga dengan keheningan Sonya y

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 160 -

    Sore itu, begitu pintu depan terbuka, Antonio langsung berdiri dari kursi kerjanya. Ia sengaja menunda semua demi anaknya. ​"Saka, kamu sudah pulang? Bagaimana tadi... di sekolah?" tanya Antonio, suaranya mengandung nada kecemasan yang tertahan setelah Saka kabur dari rumah. ​"Baik, Pa," jawab Saka singkat. Ia memberikan senyum simpul—hanya sebuah formalitas agar sang ayah tidak bertanya lebih jauh."Kamu masih marah pada Papa?" Tanya Antonio menahan bahu Saka saat anak itu hendak ke kamarnya.​Saka terdiam sejenak, menatap anak tangga di depannya dengan tatapan kosong. "Aku nggak bisa marah lama-lama sama Papa. Memangnya aku bisa apa tanpa Papa?" Saka menoleh sedikit, menatap ayahnya dengan sorot mata yang penuh luka tersembunyi. "Aku harus sadar diri, kan? Kalau bukan karena Papa, aku hanyalah anak yang ditelantarkan. Mungkin kalau bukan karena pertolongan Papa belasan tahun lalu, aku sudah ada di dalam tanah bersama Mama.""Jangan bersikap seperti ini pada Papa, Saka... Papa mel

  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 40 - Puncak kegilaan Elian

    Rinjani meraih botol obat di atas nakas dengan jari-jari yang kaku karena ketakutan. Ia menuangkan air ke gelas, berusaha tidak memedulikan denting gemetar kaca yang beradu.​"Minum, Elian. Tolong... ini akan membuatmu sedikit lebih tenang," pinta Rinjani.Sudah jam sebelas mala

    last update最終更新日 : 2026-03-21
  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 32 - Terlambat

    Satu minggu berlalu. Rumah Baskara berubah menjadi tempat yang mengerikan. Elian tidak lagi pergi ke kantor. Ia mengurung diri di rumah, menolak makan, dan hanya mau meminum obat penenangnya dalam dosis yang mengkhawatirkan.​Bi Lastri mencoba membawakan nampan makanan ke kamarnya. "Tuan, makanlah

    last update最終更新日 : 2026-03-20
  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 34 - Singa "Baskara".

    Lobi utama gedung Baskara Corporation yang biasanya tegang, pagi ini mendadak senyap saat pintu otomatis terbuka. Langkah kaki yang tegas dan berirama mantap bergema di atas lantai marmer. Elian Baskara melangkah masuk dengan dagu terangkat, mengenakan setelan jas navy yang pas di tubuhnya. Wajah

    last update最終更新日 : 2026-03-20
  • Kesayangan Tuan Elian   Bab 30 - Lepas kendali

    Elian kembali ke kantor, Dia masuk ke ruangannya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Suasana di lantai eksekutif langsung membeku.Elian melemparkan kunci mobilnya ke meja dan segera memanggil Alexa melalui interkom."Semua laporan Grand Marina minggu lalu, sekarang!" perintahnya, suaranya tajam da

    last update最終更新日 : 2026-03-20
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status