Share

Bab 43

Penulis: Cathy
"Apa yang terjadi pada anak malang ini? Apa dia bisu?" tanya Bi Salma, suaranya penuh kecemasan saat melihat tatapan kosong Abigail.

"Dia sedang sakit," jelasku. "Aku butuh bantuan Bibi untuk merawat dia, bantu dia kembali pulih. Besok aku jelaskan semuanya, tapi untuk sekarang, aku cuma butuh orang yang benar-benar bisa aku percaya."

Aku menunduk, mengecup punggung tangan Abigail yang lemas, lalu membimbingnya turun dari mobil. Dia tidak melawan, tatapannya terpaku pada satu titik jauh seakan m
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Hani Rohani
Thor, how come there's no CCTV in such a magnificent house? ......
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 469

    Sudut Pandang Betty:Sepanjang perjalanan ke rumah sakit, aku hanya bisa bengong dan mengikuti Natalie seperti orang yang berjalan tanpa sadar.Joseph mengikuti kami dalam diam. Aku tidak tahu kenapa dia ikut, tetapi pikiranku sedang terlalu penuh untuk memikirkannya. Yang ada di kepalaku hanya kondisi Mama.Setidaknya saat ini aku merasa berterima kasih pada Joseph. Tanpa bantuan Joseph, kami tidak mungkin bisa sampai secepat itu.Seluruh duniaku terasa runtuh saat melihat Mama terbaring tak sadarkan diri dengan selang-selang yang terpasang di sekujur tubuhnya. Dokter yang menangani Mama menemuiku dan menjelaskan betapa serius kondisinya.Mama membutuhkan perawatan yang tepat secepatnya, yang berarti aku membutuhkan uang yang jumlahnya tidak sedikit. Aku harus mendapatkannya secepat mungkin."Betty, mereka bilang kamu sudah boleh masuk sekarang." Suara Natalie menjadi satu-satunya hal yang membuatku tersadar dari tangisku.Aku melihat ke sekeliling dan merasa kecewa saat menyadari Jos

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 468

    Sudut Pandang Betty:Kepalaku langsung berdenyut mendengar ucapan Joseph tadi. Jadi, semua ini ternyata hanya karena dendamnya terhadap saudara tiri. Entah bagaimana, aku malah terseret ke tengah-tengah masalah mereka. Di mana logikanya?"Aku nggak pernah menyalahimu, jadi jangan libatkan aku di masalah ini. Aku belum siap menikah, apalagi denganmu. Maaf, aku menolak. Kalau kamu nggak ingin aku berada di dekat Aaron, mulai besok aku akan menjauhinya," kataku, berharap bisa mengubah pikirannya.Sejak awal pun aku tidak pernah berniat menjalin hubungan dengan Aaron."Mau kamu memutus hubungan dengan saudara tiriku atau nggak, kamu tetap akan menikah denganku," balasnya, lalu kembali menjalankan mobil.Aku sudah tidak tahu harus berkata apa lagi. Untungnya, dia juga tetap diam.Kami akhirnya sampai di kompleks rusun. Aku melihat lampu masih menyala. Hal ini terasa agak aneh.Aku turun dari mobil tanpa mengatakan apa pun kepada Joseph. Kalau dia ingin menikah denganku, itu urusannya, bukan

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 467

    Sudut Pandang Betty:Aku akhirnya mengembuskan napas lega setelah berada di dalam mobil Joseph.Seluruh tempat itu sudah sunyi. Baru saat itulah aku menyadari bahwa sekarang sudah pukul 2 dini hari. Kekhawatiran terus menggerogotiku karena aku tahu Mama pasti sudah keluar mencariku. Dia pasti panik setengah mati.Dunia di luar begitu sunyi, hanya suara mesin mobil yang membelah kesunyian malam. Lampu jalan dan sorot lampu mobil Joseph menjadi satu-satunya penerang yang mengusir kegelapan.Kami masih berada di wilayah Keluarga Makuta, melewati hamparan lahan pertanian yang rasanya tak ada ujungnya. Bulu kudukku meremang, tetapi aku tetap diam karena tidak banyak yang bisa kulakukan.Setidaknya pria ini membiarkanku meninggalkan kamar itu tanpa terluka dan sekarang dia bahkan mengantarku pulang sendiri. Rupanya dia masih punya sedikit hati nurani. Bagaimanapun, tidak ada satu pun mobil yang terlihat di tempat seperti ini. Kalau tidak ada dia, aku pasti harus berjalan pulang sendirian."K

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 466

    Sudut Pandang Betty:Setelah berhasil menenangkan diri, aku duduk di sudut dan menunggu Joseph kembali. Aku takut seseorang mungkin menemukanku di kamarnya dan menarik kesimpulan yang keliru.Sebenarnya aku terlibat dalam masalah apa? Aku adalah gadis baik-baik. Apa takdir sedang mengujiku? Aku bersumpah pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan pernah menginjakkan kaki di rumah mewah ini lagi. Setelah hari ini, aku tidak mau lagi berurusan dengan seluruh Keluarga Makuta, termasuk Aaron."Sekarang jam berapa?" gumamku sambil melihat ke sekeliling. Mereka punya uang sebanyak ini, tetapi tidak ada satu jam pun di tempat ini?Mama pasti sudah sangat khawatir sekarang. Lalu Natalie, apa mereka sudah pergi? Apa ada yang menyadari bahwa aku menghilang?Sambil memikirkan hal itu, aku berdiri dan berjalan menuju pintu. Perlahan kuputar kenopnya, lalu rasa lega membanjiri hatiku. Ternyata tidak dikunci.Aku mengintip keluar dengan hati-hati, tetapi langsung membeku saat melihat dua orang di atas

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 465

    Sudut Pandang Betty:Aku terbangun di sebuah kamar yang asing. Tubuhku berbaring di atas ranjang empuk dengan udara sejuk dari AC yang menerpa.Aku refleks melihat sekeliling, lalu langsung bangkit saat mengingat apa yang terjadi sesaat sebelum aku kehilangan kesadaran. Kepanikan segera melandaku saat terpikir bahwa Joseph mungkin telah melakukan sesuatu terhadapku.Air mata menggenang ketika aku memeriksa tubuhku sendiri. Dari novel-novel yang pernah kubaca, seharusnya terasa sakit di bagian bawah jika seorang pria telah berhubungan denganmu. Namun, aku tidak merasakan sesuatu yang aneh. Seketika, rasa lega menyelimutiku.Jadi, dia tidak melakukan apa pun kepadaku. Kalau begitu, kenapa dia menculikku? Apa sebenarnya yang dia inginkan?Aku turun dari ranjang dan bergegas menuju pintu, tetapi ternyata pintunya terkunci. Mataku kembali terasa perih karena air mata.Sebenarnya apa yang ingin dilakukan Joseph? Kenapa dia mengurungku di sini? Sekarang sudah jam berapa? Mama pasti sangat men

  • Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi   Bab 464

    Sudut Pandang Betty:Joseph ada di sana, menatapku seolah dia sama sekali tidak melakukan sesuatu yang tidak senonoh sebelumnya. Berani sekali dia. Dia bahkan tampak seperti tidak merasa malu sedikit pun."Benarkah, Nenek? Wah, bagus sekali! Selamat, Betty! Aku bangga padamu. Ini juga alasan aku mencintaimu!" seru Aaron.Wajahku langsung memanas. Dia benar-benar mengatakannya dengan lantang di depan seluruh keluarganya. Dari sudut mataku, aku melihat ibunya mengangkat sebelah alis, jelas tidak senang mendengar apa yang baru saja diumumkan putranya."Kalian saling kenal? Apa Betty pacarmu?" tanya Esti kepada cucunya.Aku merasa semakin tidak nyaman. Semua anggota Keluarga Makuta yang duduk di meja itu sontak menatapku. Rasanya sangat memalukan karena aku dan Aaron memang tidak cocok. Dunia kami benar-benar berbeda."Bukan, Nenek. Tapi aku nggak akan menyerah. Aku akan terus mengejar Betty sampai dia menjadi pacarku," kata Aaron dengan bangga.Rasanya aku ingin menghilang saja. Apa ini m

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status